A DREAMER

A DREAMER
Episode 52


__ADS_3

"Aku benar benar tidak tahu, hiks.. Hiks..." Maya menangis sesegukan saat ia di introgasi oleh Arga, apa lagi Arga mengintrogasi nya dengan sangat menyeramkan.


Tidak membentak, apa lagi memukul. Namun hanya selalu melemparkan tatapan penuh intimidasi dan bertanya dengan sangat dingin.


"Apa kau punya pekerjaan cadangan?" tanya Arga dengan raut wajah yang begitu dingin, Maya menggeleng pelan.


"Kalau begitu seperti nya kamu akan jadi pengemis karena setelah berita yang tersebar ini, Kenzo pasti akan menghancurkan mu" desis Arga yang membuat Maya panik.


"Jangan, aku mohon..." lirih Maya memelas "Aku_ aku memuat berita ini demi karir ku, karena... Hiks hiks..."


"Bicara yang benar! Jangan menangis" desis Arga yang membuat Maya terkesiap dan secara spontan ia menutup mulut nya yang masih terisak itu.

__ADS_1


"Sekarang bicara!!!" tegas Arga lagi. Maya menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskan nya secara perlahan. Ia menatap Arga dengan takut, namun ia coba menekan rasa takut itu.


"Aku_Saya..." Maya berusaha menghilangkan kegugupan nya sementara Arga masih menatap nya tanpa berdekip sedikit pun, itu lah yang membuat Maya sangat takut pada Arga "Saya mendapatkan berita itu via email, Pak. Dan karena berita itu tentang Zendaya yang memang saat ini ramai di bicarakan, saya pun memuat berita itu karena selama dua tahun ini, saya tidak mendapatkan berita apapun yang bisa viral, saya harus memperjuangkan karir saya" Maya berkata dengan sedikit terbata-bata, sementara Arga menyunggingkan senyum sinis nya mendengar apa yang di katakan Maya itu.


"Hanya demi sebuah karir, kamu rela menyakiti orang yang bahkan tidak kamu kenal? Kalau kamu ada di posisi dia, apa kamu akan baik baik saja?" tanya Arga yang membuat Maya langsung tertunduk takut dan malu.


"Aku rasa aku punya penawaran untuk mu, Maya" seru Arga kemudian yang membuat Maya langsung mendongak "Bagaiamana jika aku buat karir mu melejit dengan satu syarat, kamu tidur dengan ku" ucap Arga dengan tenang nya yang tentu saja membuat Maya langsung terperangah.


"Kenapa? Bukankah itu yang kamu tulis tentang Zendaya?" Maya langsung kembali terdiam "Jika Zendaya bisa berada di posisi ini karena rela di tiduri oleh kekasih nya sendiri, lalu kenapa kamu tidak melakukan hal yang sama? Aku bisa membuat karir mu berada di puncak. Bagaimana?"


"Tidak, dan tidak akan pernah. Aku tidak serendah itu!" seru Maya lagi.

__ADS_1


"Oh, jadi kamu fikir kamu wanita terhormat sedangkan Zendaya tidak?" Maya kembali terdiam setelah mendengar pertanyaan menohok Arga, ia melupakan hal itu saat memuat berita miring tentang Zendaya.


"Bagaiamana, Maya?" tanya Arga lagi mendesak, Maya terdiam dan menunduk dalam selama beberapa saat sebelum akhirnya ia kembali mendongak.


"Aku akan hapus artikel itu, aku juga akan memberikan alamat email dari si pengirim. Kalau perlu, aku akan meminta maaf pada Zendaya" tukas Maya kemudian dia cepat.


"Sayang nya bukan aku yang memutuskan nasib mu, kita tunggu saja Kenzo dan Zendaya"


..........


Sementara itu, Zee saat ini sedang berada di kamar nya sendirian sedangkan Kayla pergi makan malam bersama teman teman yang lain. Zee berselancar ria di media sosial hingga ia menemukan sebuah posting dengan like dan comment yang sangat banyak, namun bukan itu yang menjadi fokus Zee melainkan isi postingan itu.

__ADS_1


__ADS_2