Amoera Is My Lady

Amoera Is My Lady
Baju ~ Amoera


__ADS_3

" oiya vin , katanya kau sudah menemukan  pelaku yang telah melenyapkan ayahmu ? " tanya albert


" iya .. aku menyekapnya disini " jawab marvin


" dirumahmu ini ? kenapa tidak kau penjarakan saja ? "tanya albert


" tidak .. aku sendiri yang akan menghukumnya , membalas semua yang telah dia dan pamanku lakukan terhadap ayahku " ujar marvin dengan pandangan mata yang penuh amarah


" apa aku boleh melihatnya ? " pinta albert


" tentu saja .. akan ku suruh penjaga memanggilnya kemari ," jawab marvin ,  kemudian marvin memanggil penjaga


" panggilkan dia , bawa dia kemari  " pinta marvin kepada penjaga , penjaga pun mengiyakannya , mereka mendatangi kamar amoera , kala itu amoera sedang duduk kebingungan diatas tempat tidur


tiba tiba penjaga membuka pintu kamar dan menyeret amoera dengan kasar , amoera pun meronta kesakitan


penjaga itu menhempas tubuh amoera tepat di hadapan marvin dan albert , dan penjaga itu langsung keluar dari ruangan marvin


" marvin dia siapa ? " tanya albert heran , marvin pun mendekati amoera dan mencekik lehernya hingga ia kesulitan bernafas


" dia suruhan paman untuk melenyapkan ayahku " kata marvin memberi tahu albert  , ia pun mengernyitkan dahinya begitu keras ketika melihat amoera


" marvin .. lepaskan tanganmu dia kesulitan bernafas " pinta albert menepis tangan marvin , marvin pun melepaskan leher amoera hingga amoera terbatuk batuk karna sesak nafas


"  apa kau  bercanda kalau dia ini pembunuh om louis ? " tanya albert tiak percaya

__ADS_1


" kau pikir aku sedang bercanda ?, dia memang pembunuh ayahku ! pamanku sendiri yang mengatakannya ! " saut marvin menunjuk jarinya kepadda amoera ,


tiba tiba marvin memperhatikan baju yang dikenakan oleh amoera , ia mendekati amoera kembali dan menarik baju amoera


" berani sekali kau memakai baju pemberian ibuku untuk alice " teriak marvin


" maaf tuan .. nona alice sendiri yang memberikannya padaku " saut amoera lirih ketakutan


" cepat lepasssssss " teriak marvin mendorong tubuh amoera dengan kasar


" marvin , kau jangan keterlaluan dia ini perempuan " teriak albert


" seharusnya dia tau kodrat sebagai perempuan itu seperti apa ! perempuan memberikan kehidupan baru untuk manusia lainnya  , sementara dia !! dia malah  mengakhiri hidup manusia lain .. perempuan macam apa dia ? dia tidak pantas diperlakukan layaknya perempuan " teriak marvin kepada albert , hati amoera pun merasa sakit mendengar pernyataan marvin , ia pun menangis


" baiklah tuan aku akan melepaskannya " jawab amoera ia pun berdiri hendak pergi ke kamarnya untuk melepaskan baju yang telah alice berikan


" mau kemana kau " tanya marvin dengan geram


" saya mau ke kamar melepas baju ini tuan  " saut amoera lirih sembari menepis air matanya yang masih mengalir , albert memandanginya dengan penuh rasa ibah , dirinya sama sekali tidak percaya bahwa amoera seorang pembunuh


" siapa yang menyuruhmu melepaskan baju dikamar ? lepaskan bajunya disini " teriak marvin


" Marvinnnnnnnnnnnnn " teriak albert


" lebih baik kau diam " pinta marvin kepada albert

__ADS_1


" tapi tuan ,, " ucap amoera lirih , air matanya semakin membanjir


" cepat lepas disini " pinta marvin kembali


" marvin tolong jangan seperti ini " tutur albert , memegang kencang bahu marvin


" albert , dia pantas mendapatkan ini semua " saut marvin , amoera pun melepaskan baju atasannya yang telah diberikan oleh alice , dengan  rasa malu ia membuka kancingnya satu persatu  yang sudah menyatu satu sama lain di bajunya tersebut ,


ia hendak membuka seluruh bajunya itu namun  tiba tiba albert melepas kemejanya hingga ia telanjang dada dan langsung menutupi tubuh amoera dengan kemejanya tersebut


" cepat pakailah .. " pinta albert menatap kedua mata amoera


" terimakasih tuan " saut amoera lirih ia menangis sembari menundukan kepalanya , amoera pun mengenakan kemeja yang diberikan oleh albert , tubuh albert sangatlah berisi dan berotot hingga kemeja yang ia berikan kepada amoera terlihat sangat besar saat ia kenakan


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2