Amoera Is My Lady

Amoera Is My Lady
Kepingan hati ~ Amoera


__ADS_3

" Kau siapa nak ? " pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut nenek Tiny yang terlihat semakin layu itu.


" Saya , saya Marquez nek "  saut Marquez , nenek Tiny terperanjat dan begitu terkejut saat tau bahwa laki laki yang di depannya saat ini bernama Marquez. nama yang tak asing di telinga nenek Tiny,


bukankah nama itu  ialah nama laki laki yang seringkali di ceritakan oleh Clarissa kepada nenek Tiny ?  nama dari orang yang Clarissa cintai.  ingatan nenek Tiny benar benar masih jelas tentang apa yang sering diceritakan oleh Clarissa . nenek Tiny masih membungkam memperhatikan sekujur tubuh Marquez.


" Nek ? " panggil Marquez.


" Eh-m kau siapanya Clarissa nak ? " tanya Nenek Tiny .


" Sa-saya  .. " ucap Marquez dengan kebingungan.


" Apa kau laki - laki itu ?  laki laki yang meninggalkan Clarissa di kota ini ? " Nenek Tiny menyela begitu saja hingga membuat Marquez begitu terkesiap dan kebingungan dengan pertanyaan nenek Tiny yang baru saja ia dengar. namun Marquez membenarkannya.


" Nek .. saya hanya butuh kebenaran saja apa benar waktu nenek menemukan Clarissa dia dalam keadaan hamil ? " tanya Marquez . nenek Tiny terdiam sejenak , kemudian ia menganggukan kepalanya.


" Apa selama ini Clarissa pernah menikah atau dia dekat dengan laki laki lain ? dan anak yang baru saja di lahirkan nya ? " tanya Marquez kembali . Nenek Tiny terdiam, kedua matanya yang senduh itu menatap Marquez dengan tatapan yang begitu dalam. Marquez memegang tangan nenek Tiny dan mendekap tangan rentannya.


" Nenek saya mohon .. saya butuh kebenarannya , saya mohon tolong ceritakan kebenarannya kepada saya nek " pinta Marquez dengan memelaskan wajahnya . ia sudah merasa benar benar frustasi akan menerka nerka semua ini .


" Dia tidak pernah menikah atau dekat dengan laki - laki , dia datang kemari hanya ingin menemuimu , bukannya kau sudah menjanjikan sebuah hubungan kepadanya ? " tanya Nenek Tiny. Marvin memejamkan mata dan menganggukan kepalanya.

__ADS_1


" Kau dendam dengan kakak dia tapi kau membalas semuanya kepada Clarissa , lalu kau mendapat apa ? " tanya nenek Tiny .  Marquez terdiam.


" Apa kau sudah puas membalaskan dendammu nak ? apa kau bisa mendapatkan kebahagian setelah membalas dendam kepada orang yang sama sekali tidak bersalah ? " tanya Nenek Tiny , pertanyaan pertanyaan itu sungguh membuat Marquez hampir gila memikirkannya .


ia  sejenak menelan ludahnya dan menundukan  kepalanya .


" Bahkan kau begitu tega menelantarkan wanita yang sudah melahirkan anakmu di kota asing ini " imbuh nenek Tiny .


 


Deg


Deg


" Dia ? " ucap Marquez.


" Sebelum nenek menemukan Clarissa di jalan , Clarissa sudah hamil . dia menceritakan semuanya kepada nenek tentang dirimu  " tutur Nenek Tiny .


 " Ya Tuhan , apa yang telah ku lakukan " gumam Marquez dengan mengusap kasar wajahnya , raut wajahnya berubah di penuhi dengan rasa bersalah ketika mengetahui kebenaran ini semua .


kebenaran bahwa perempuan yang ia jadikan sebagai alat balas dendam telah melahirkan anaknya .

__ADS_1


" Apa kau tidak berpikir waktu itu sebelum mengusir Clarissa ?  kalau saja yang menemukan Clarissa bukan nenek melainkan orang jahat ? bagaimana nasibnya di kota ini ? apa kau tidak berpikir sampai disana ? " tanya Nenek Tiny hingga terlihat buliran air mata menetes disana .


" Saya sudah mencarinya nek tapi saya tidak menemukannya dimanapun " ucap Marquez dengan meletakan kedua tangan diatas kepalanya .


" Hanya sekali kau mencarinya ?  lalu 5 bulan setelahnya , apa kau mencoba  mencarinya ! " seru nenek Tiny dengan begitu emosi  .


" Nenek juga seorang ibu ! jika anak perempuan nenek di perlakukan sama seperti Clarissa  , nenek juga akan merasa terluka seperti sekarang ini  ! " tutur Nenek Tiny sembari mengusap air mata yang menetes di kulit wajahnya yang keriput .


Marquez memejamkan mata dengan begitu menyesal , ia  beranjak dari duduknya meninggalkan nenek Tiny .dan berjalan menuju ke ruangan Clarissa , ia membuka separuh pintu tersebut hingga di sudut ruangan itu terlihat seorang wanita yang tengah tersenyum memangku bayi di di dekapan tangannya..


Hati Marquez seakan begitu hancur berkeping keping saat melihat pemandangan yang menyesakan dadanya saat ini . ia melangkahkan kakinya berjalan mendekati Clarissa . Clarissa pun langsung menoleh saat dirinya tau seseorang ada yang masuk di ruangannya saat itu .


.


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa setelah membaca tekan like terimakasih


__ADS_2