
Ketika charlotte sudah pergi , clarissa langsung teringat akan permintaan marquez yang menyuruhnya untuk mengambil dokumen pengalihan harta warisan yang di simpan oleh charlotte .
Clarissa mencari dokumen tersebut di seluruh kamar charlotte namun ia tak menemukannya ,
kemudian clarissa mencoba mencarinya di ruangan kerja charlotte .
Ia mencoba mencari didalam rak dan laci namun clarissa kebingungan karna banyak sekali dokumen yang disimpan oleh kakaknya itu .
Lalu ada salah satu dokumen yang berbeda dengan dokumen lainnya ,
Tertera didalam dokumen tersebut atas nama louis bellamy
Dan tertulis jika louis meninggal akan menyerahkan perusahaan yang sedang ia kelola kepada anak pertamanya marquez bellamy .
Tak ambil lama , clarissa langsung menyembunyikan dokumen tersebut di balik baju yang ia kenakan .
Ia kemudian keluar dari ruangan charlotte saat keluar dari ruangan tersebut , ia berpapasan dengan salah satu anak buah kepercayaan kakaknya .
" nona rissa .. Kau sedang apa kemari ? " tanya anak buah itu dengan curiga , clarissa pun terkejut dan kebingungan untuk menjawabnya
__ADS_1
" eh .. Eh .. Itu aku sedang mencari berkas tentang ayah dan ibukku tapi tidak ada di kamar jadi aku pikir kakak menyimpan di ruangannya tetapi di ruangan kakak ternyata juga tidak ada " ucap clarissa dengan gugup
" baiklah , nanti aku akan membantumu untuk mencarinya " saut anak buah itu , clarissa mengangguk dan cepat cepat pergi kembali kedalam kamarnya . Setelah ia merasa cukup aman , clarissa membawa dokumen tersebut ke dapur .
Kemudian ia membuatkan minum dan mengambilkan makanan untuk marquez , Clarissa mencoba menyelipakan dokumennya di atas nampan , dan melapisinya dengan napkin (serbet) ,karna terlalu banyak penjaga di depan kamar marquez , jadi clarissa beralasan memberikan minuman dan makanan untuk marquez .
Clarissa pun bergegas masuk ke dalam kamar marquez dan mengunci pintu kamarnya berharap tidak ada penjaga yang mengetahui niatnya .
Terlihat marquez sedang bersandar duduk di tempat tidur sembari memejamkan matanya ,
" tuan marquez " suara clarissa mengagetkannya
Clarissa mengambil dokumen yang sudah ia sembunyikan didalam nampan dan hendak memberikannya kepada marquez ,
" tuan marquez aku sudah mengambil dokumen yang kau maksud " ucap clarissa seraya menyodorkan dokumen tersebut , marquez membuka matanya , ia langsung menyaut dokumen itu dan memeriksanya .
Ketika tau dokumen itu ialah dokumen asli yang sedang ia cari , senyuman senang langsung menyeringai wajahnya . Ia langsung memeluk tubuh clarissa dengan erat .
" clarissa terimakasih kau sudah mau membantuku " ucao marquez
" tuan marquez , aku ingatkan kembali padamu . Meskipun kau sudah mengambil dokumen ini , kakakku dan tuan alex tidak akan membiarkanmu begitu saja . Dia pasti akan mengejar ngejar dirimu " ucap clarissa dengan khawatir
__ADS_1
" kau tenang saja .. Aku tau itu , dari pada aku harus menyerahkan perusahaan ayahku kepada alex si binatang itu lebih baik aku jual kepada teman ayahku yang memang dari dulu juga mengincar perusahaan itu " tutur marquez
" kenapa kau harus menjualnya ?" tanya clarissa
" yang pertama , jika aku menyerahkan perusahaan itu kepada alex dan alex yang mengendalikan perusahaan itu , ia akan berbuat semena mena dan yang kedua aku tidak ingin membahayakan nyawa adik adikku hanya karna mempertahankan sebuah harta , " ucap marquez dengan tatapan kosongnya
" bahkan meskipun aku menyerahkan perusahaan ayahku kepada alex , nyawa adik adikku akan tetap terancam . karna aku tau , alex tidak akan tenang jika keluargaku masih hidup , dan setelah aku bisa keluar darisini aku akan mengajak adik adiku pergi sejauh mungkin dari london , mereka sangat penting bagiku bahkan dari pada apapun " sambung marquez
" tuan marquez apa kau juga akan mengajakku ? " tanya clarissa menatap kedua mata marquez , marquez pun menganggukkan kepalanya . Ia menaikan dagu clarissa dan mecium bibirnya , kemudian marquez menindih tubuh clarissa hingga keduanya hanyut bersama .
" clarissa .. tetapi aku masih bingung " ucap marquez seraya tangannya memeluk tubuh clarissa yang hanya terbalut dengan selimut .
" bingung kenapa " tanya clarissa
" aku bingung bagaimana caranya keluar dari sini , sementara disini penjagaan dari anak buah kakakmu dan juga anak buah alex begitu ketat " tutur marvin
" kau jangan khawatir , nanti aku akan membantumu untuk keluar dari sini " ucap clarissa
" baiklah , terimakasih " seru marquez semakin mendekap erat tubuh clarissa
__ADS_1