Amoera Is My Lady

Amoera Is My Lady
Bertanggung jawab ~ Amoera


__ADS_3

Marquez mendekat ke arah Clarissa dan menatap wajah wanita itu dengan tatapan penuh penyesalan.


" Marquez " ucap Clarissa lirih , ia memperhatikan wajah laki laki yang ia cintai berjalan mendekatinya . Kedua mata Marquez sejenak menatap Clarissa dan kini bergantian menatap wajah bayi mungil yang ada di dekapan ibunya . tangannya membelai kepala bayi itu dengan mata yang berkaca kaca . sesakit ini rasanya Marquez seakan tak percaya dengan ini  semua .


" Kau sedang apa disini ? " tanya Clarissa , ia sontak sedikit menjauhkan anaknya dari Marquez.


" Clarissa aku sudah tau semuanya " ucap Marquez , suaranya terdengar begitu berat seakan ada sesuatu yang ia tahan saat ini.


Clarissa sejenak mencerna ucapan Marquez  yang baru saja ia dengar.


" Clarissa maafkan aku " tutur Marquez lirih . Clarissa begitu terkesiap mendengar perminta maafan marquez yang membuat air matanya meleleh  seketika. mulut Clarissa tak bergemming seolah ada sesuatu yang tercekat disana.


" Aku mohon maafkan aku " ucap Marquez kembali. ia mencoba memeluk Clarissa namun Clarissa menolaknya.


" Marquez lepaskan aku ! aku tidak mengerti apa maksudmu pergilah dari sini " seru Clarissa , ia mencoba mendorong tubuh Marquez agar menjauh darinya.


" Clarissa , aku sudah tau dia anakku " ucap Marquez.


" Dia bukan anakmu pergilah  dari sini " seru Clarissa .


" Clarissa aku mohon , aku sudah tau semuanya ku mohon jangan seperti ini . tolong maafkan aku " ucap Marquez .


" Dia bukan anakmu ! pergiiii .. ku mohon pergilahhhh " Clarissa setengah berteriak hingga air matanya semakin menderas di wajah . ia begitu sakit harus berbicara seperti itu, tapi bagaimana lagi . Clarissa tidak ingin merusak hubungan Marquez dan Hanna .


Marquez mendekat dan mengangkat wajah Clarissa hingga ia begitu jelas melihat Clarissa menangis. kedua mata Marquez dan Clarissa beradu pandang dengan jarak yang begitu dekat hingga membuat Clarissa seakan tak berkutik di dekat laki laki yang ia cinta .


" Pergilah " bibir Clarissa berucap lirih .  Marquez malah  menatap kedua bola mata Clarissa dengan begitu dalam

__ADS_1


" Bilanglah sekali lagi jika memang anak ini bukan anakku " ucap Marquez. namun Clarissa hanya terdiam rasanya tatapan Marquez begitu melemahkannya. dan air mata yang berjatuhan di pelupuk mata Clarissa seakan berbicara akan kebenarannya .


" Cepat bilanggggg , bilang kepadaku kalau anak ini bukan anakku " seru Marquez . namun Clarissa tak bisa berkata , air matanya malah semakin menderu deras membanjiri wajahnya  . Marquez seketika memeluk tubuh Clarissa dan mencium keningnya.


" Maafkan aku! tidak seharusnya aku berbuat seperti ini kepadamu " ucap Marquez. ia  semakin mengeratkan pelukannya. Marquez benar - benar begitu menyesal .


" aku akan menikahimu . kita besarkan anak kita berdua " tutur Marquez . Clarissa tiba - tiba mendorong tubuh Marquez .


" Aku tidak bisa menikah denganmu , jangan pernah menggangguku ! " seru Clarissa.


" Clarissa " ucap Marquez.


" Seperti sebelumnya , aku sudah terbiasa hidup berdua dengan kakakku dan sekarang aku akan terbiasa hidup berdua dengan anakku. jadi ku mohon jangan mengganggu kehidupanku dan anakku  " saut Clarissa.


" Kenapa ? apa karna hanna ? aku akan membatalkan pernikahanku dengan dia. tapi aku mohon biarkan aku menebus kesalahanku kepadamu  " tutur Marquez seraya mengusap air yang sempat terjatuh dari pelupuk matanya. Clarissa seakan terluka mendengarnya .


" Aku tidak butuh menjalin sebuah hubungan hanya karna belas kasihan " tutur Clarissa.


" Kau bohong ! seperti sebelumnya kau selalu membohongiku .. kau membohongiku " seru Clarissa.


" Demi tuhan ,, Aku tidak berbohong! aku benar - benar mencintaimu! selama ini perasaanku kepadamu tertutup hanya karna rasa dendamku kepada kakakmu dan aku tidak menyadari itu " seru Marquez .


" Aku akan membatalkan pernikahanku dengan Hanna " ucap Marquez seraya pergi meninggalkan Clarissa.


" Marquez ku mohon jangannnn " teriak Clarissa. namun Marquez tak menghiraukan Clarissa .


" Marquezzzzz " teriaknya kembali .

__ADS_1


" Hanna orang baik , aku tidak akan merusak kebahagiannya " gumam Clarissa . tiba tiba terdengar suara tangisan anaknya dengan begitu kencang .


" Sssh , sssh ,sssh diam ya sayang " Clarissa mencoba menenangkan anaknya dan saat dirasa anaknya sudah tidak menangis lagi , Clarissa meletakan anaknya tersebut di keranjang bayi yang letaknya ada disamping pembaringannya .


Sementara Marquez menuju ke parkiran dan mengambil mobil miliknya dan kemudian ia melajukan mobil tersebut dengan sangat kencang menuju ke arah rumah .


Setibanya di rumah ,


Marquez memarkirkan mobilnya di halaman rumah dan ia turun dari mobil itu kemudian masuk kedalam .


saat itu Ia melihat Hanna berada di ruang depan duduk berdua bersama Alice sedang melihat catalog dekorasi pernikahan. Haana tersenyum ketika melihat calon suaminya sudah kembali .


" Sayang .. kau sudah kembali ? " tanya Hanna. ia beranjak berdiri dan menghampiri Marquez hingga membuat


petahanan Marquez Menciut , seakan tak tega untuk mengatakan sebenarnya .


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Kalau mau baca yang sabar ya anak - anak . kalau ngga mau sabar nunggu yasudah , aku ngga maksa kok.


__ADS_2