Amoera Is My Lady

Amoera Is My Lady
Melarikan diri ~ Amoera


__ADS_3

" aku harus pergi dari sini " gumam amoera ia beranjak hendak pergi dari rumah sakit ,


Dengan langkah yang tertatih tatih dan kepala yang mengucur darah ia berjalan.


Dilihat di depan ruang rawatnya tidak ada orang ia langsung cepat cepat keluar meninggalkan rumah sakit , sesekali ada anak buah marvin lewat , amoera langsung bersembunyi di bilik tembok


Setelah anak buah marvin tak terlihat ia langsung melanjutkan jalan kembali



Albert pun kembali ke rumah sakit , ia bertemu dengan marvin di parkiran



" marvin kau darimana ? " tanya albert



" aku habis mencari makan " jawab marvin



" kenapa kau tidak pulang ? " tanya albert kembali , sembari berjalan beriringan dengan marvin



" nanti saja " saut marvin


__ADS_1


Tiba tiba seorang anak buah marvin lari menghampiri marvin



" tuan .. Tuann marvin , amoera melarikan diri " ucap penjaga itu



Marvin dan albert langsung menghampiri ruang rawat amoera , ia mencoba mencari di sekitar namun tetap tidak menemukan amoera , ia melihat kasurnya ada beberapa tetes darah dan juga perban bekas yang dipakai oleh amoera



" kenapa kalian menjadi bodoh seperti ini , disuruh menjaga wanita lemah saja tidak becus " teriak marvin mendorong salah satu anak buahnya



" maaf tuan tadi kami melihat dia belum sadar jadi saya tinggal kedepan sebentar , waktu saya balik dia sudah tidak ada " saut penjaga itu




Marvin pun melajukan mobilnya perlahan lahan tak henti matanya melirik ke semua arah untuk mencari amoera



" aku tidak akan membiarkanmu bebas begitu saja " gumam marvin dengan geram


__ADS_1


Amoera menyusuri jalan , ia berpegangan tembok dan tangan satunya memegangi kepalanya yang sedang terluka


Amoera melihat didepan ada jalan raya yang begitu ramai , ia hendak melintas jalan tersebut bermaksud menabrakan dirinya diantara puluhan kendaraan yang sedang berlewatan.


Namun saat hendak ke jalan raya albert melihat amoera terlebih dulu ,


Sontak albert pun turun dari mobilnya dan hendak menghampiri amoera , ketika amoera tau albert sedang menghampirinya ia langsung mem percepat jalannya menuju ke jalan raya



" amoera tungguuuuu " teriak albert namun amoera tak menghentikan langkahnya , albert pun terkejut ketika melihat amoera menyabrang tanpa memperhatikan sekitar


Albert pun lari , ia menarik tangan amoera , namun amoera meronta ronta melepaskan tangan albert .



" tuan saya mohon lepaskan tangan saya " pinta amoera sembari menangis mencoba menepis tangan albert yang sedang memegangnya



" amoera kau sedang terluka , ayo kembali kerumah sakit " ajak albert



" saya tidak mau lepaskan tangan saya " teriak amoera , ia melihat ada sebuah truck besar sedang melaju dengan kecepatan tinggi , tak berpikir panjang amoera langsung mendorong albert ia berlari menghampiri truck itu berharap truck itu menghantamnya , albert yang melihatnya hanya bisa berteriak teriak memanggil nama amoera.



" ayah tunggu amoera .. " gumam amoera lirih ia menangis sembari memejamkan matanya menunggu truck tersebut menghantam tubuhnya ,

__ADS_1



Namun sang sopir truck terkejut saat melihat amoera sedang berdiri menghalangi jalannya ia langsung mengerem trucknya seketika , dan truck itu berhenti tepat didepan amoera dengan jarak 0,5 meter .


__ADS_2