Amoera Is My Lady

Amoera Is My Lady
kembali lagi ~ amoera


__ADS_3

Amoera kembali kedalam kamarnya , ia duduk di tepi tempat tidur dengan gemetar .


Sementara alice , kembali ke meja makan dengan membawa sesuatu ditangannya .


Ia kebingungan saat sudah tidak melihat amoera di meja makan tersebut.


" kak .. Amoera dimana ? " tanya alice kepada marvin


" kembali dikamarnya ! " saut marvin seakan acuh saat mendengar nama amoera . Kedua matanya melirik ke arah tangan alice yang sedang memegang kotak perhiasan yang berisi sebuah kalung .


" alice mau kau kemanakan perhiasan itu ? " tanya marvin sembari mengernyitkan dahinya


" aku mau memberi salah satu kalungku untuk amoera " ucap alice


" tidak boleh ! Itu peninggalan ibu . Kau tidak boleh sembarangan memberikan kalung itu kepada orang lain " seru marvin dengan meninggikan suaranya .


" perhiasan yang ditinggalkan oleh ibu untukku sangat banyak kak , jadi tidak masalah jika aku memberikannya kepada amoera . Karna ini sudah menjadi miliku ! lagi pula amoera bukan orang lain disini . Amoera sahabatku sekaligus kakakku " seru alice dengan kesal .


" marvin biarkan saja alice memberi kalungnya kepada amoera , hanya sebuah kalung . Itu tidak ada bandingannya dengan apa yang telah kau lakukan kepadanya " ucap albert , ia begitu kesal akan sikap marvin yang seperti itu . Saat marvin hendak berbicara , tiba tiba elsa datang menghampiri mereka bertiga .


" semuanya pada berkumpul disini ? Ada apa ini ? " tanya elsa , kedua matanya melirik ke kotak perhiasan yang dibawa oleh .


"alice sayang , kalung ini sangat cantik sekali apa ini milikmu ? " tanya elsa seraya mengambil kalung itu , ia memperhatikan kalung itu dengan seksama .


" kemarikan , iya ini milikku . Ibu yang memberikannya kepadaku , dan sekarang aku akan memberikannya kepada amoera " ucap alice dengan menyaut kasar kalung itu dari tangan elsa


" alice .. Kalung ini sangat mahal , untuk apa kau memberikan kepada wanita itu ? Wanita yang tidak tau jelas asal usulnya , kalung ini sangat tidak pantas dipakai untuk dia ! Lebih baik kau simpan kalung itu . " ujar elsa , ia terlihat tidak senang ketika alice terlalu mengistimewakan amoera .


" siapa kau berani menyuruhku seperti itu? Terserah aku mau memberikannya kepada siapa pun , amoera itu wanita baik dan sangat pantas memakai kalung ini . kau itu hanya menumpang disini dan bukan bagian dari keluargaku jadi lebih baik kau diam ! " celetuk alice


" aliceee .. Bicara yang sopan kepada elsa , dia akan menjadi kakak iparmu ! Kenapa hanya karna wanita itu kau jadi tidak sopan seperti ini " teriak marvin dengan keras .


" marvinnnn .. " tiba tiba marquez berteriak dari arah pintu , ia berjalan cepat dengan menghampiri marvin dan yang lainnya . Namun langkah kaki marquez diikuti oleh seorang perempuan di belakangnya .


" jangan berteriak seperti itu kepada alice " teriak marquez . Alice pun takut akan marvin yang marah kepadanya , ia pun langsung bersembunyi dibalik tubuh marquez .


" dia sudah keterlaluan kak ! Karna amoera dia jadi melupakan sopan santunnya kepada orang yang lebih tua " teriak marvin

__ADS_1


" jangan berteriak di depanku ! Turunkan suaramu itu . Aku sangat tidak suka kau membentak adikku seperti itu . Sekali lagi aku dengar kau membentaknya hanya karna kau membela seorang wanita , aku tidak akan membiarkanmu " seru marquez dengan geram seraya melirik ke arah elsa , albert hanya menggelengkan kepalanya karna melihat pertengkaran antar saudara itu .


" kak .. Ini semua karna amoera ! " seru marvin


" diammmm ! Jangan mengkambing hitamkan gadis malang itu !


marvin .. Kenapa Semakin lama kakak semakin tidak mengenli dirimu seperti ini ? Apa kau lupa apa yang telah kau perbuat dengan amoera ? Bukannya menyesali apa yang telah kau perbuat , kau malah menyalahkan dia " teriak marquez , marvin hanya diam saja tanpa menjawab perkataan kakaknya tersebut .


" sudah sudah .. Aku sangat pusing melihat kalian bertengkar seperti ini " ucap albert


" elsa ayo kita pergi dari sini " ajak marvin dengan menarik tangan elsa , kedua mata marvin dan elsa melihat ke arah wanita yang berdiri berjarak 2 meter di belakang marquez


" kak hana " marvin dan elsa bergumam dengan penuh keheranan , ternyata wanita itu ialah ia hana . Kekasih marquez yang sempat meninggalkan marquez secara tiba tiba . Hana hanya menundukan kepalanya .


Marvin melanjutkan langkah kakinya bersama elsa menuju ke kamarnya .


" alice apa kau tidak apa apa ? " tanya marquez kepada alice


" tidak kak alice tidak apa apa " ucap alice


" tidak apa apa .. Kau boleh memberikan kalung ini kepada amoera " kata marquez


" benarkah kak ? Aku boleh memberikan kalung ini kepada amoera ? " tanya alice dengan riang .


" iya berikan sana " kata marquez , namun saat alice hendak pergi ke kamar amoera . Ia mengalihkan pandangannya kepada hana .


" kak hana " sapa alice , ia langsung memeluk hana dengan begitu erat .


" alice .. Bagaimana kabarmu sayang? " tanya hana


" aku sangat baik kak , kakak kemana saja selama ini ? Aku sangat merindukanmu " ucap alice


" iya .. Maafkan kakak karna kakak habis terkena masalah sayang " ucap hana dengan lirih .


" kak .. Aku punya teman baru namanya amoera , nanti akan ku perkenalkan dia kepada kakak . Sekarang kakak istirahat saja " pinta alice dengan begitu riang


" baiklah sayang " ucap hana seraya menepiskan senyumnya , alice pun berlalu pergi ke kamar amoera .

__ADS_1


" hana ayo istirahatlah di kamar " pinta marquez kepada hana


" tidak usah marquez , aku kemarin sudah menyewa apartement dekat dengan daerah sini " ucap hana


" hana ayo duduklah dulu , kau juga pasti sangat lelah karna perjalanan panjang " pinta albert , ia menarik kursi dan menyuruh hana duduk , hana pun mengiyakannya .


Hana ialah perempuan cantik yang tak lain mantan kekasih marquez , ia berumur kurang lebih 26 tahun ia seorang perempuan yang sangat ramah dan lemah lembut kepada siapapun .


Satu jam yang lalu .


Saat albert menemui marquez di kamarnya , albert bilang bahwa ada seseorang yang ingin menemui marquez di luar .


Marquez pun keluar halaman kedua matanya dengan jeli melihat kearah sekitar untuk melihat orang yang sedang mencarinya tersebut .


" marquez " terdengar suara seorang perempuan , perempuan itu tak lain ialah hana , mata marquez terkesiap saat melihat mantan kekasihnya yang dulu meninggalkannya tanpa alasan tiba tiba ada di depan pandangannya . Hana pun berjalan mendekati marquez .


" kau ? Sedang apa kau kemari ? " tanya marquez seraya membuang pandangannya .


" aku kemari karna ingin bertemu denganmu . Aku sangat merindukanmu " ucap hana


" hah , masih punya muka juga kau ternyata , aku sudah tidak ingin bertemu denganmu , pergilah " seru marquez ia hendak beranjak masuk kedalam rumah . Namun hana menahan tangannya .


" marquez ku mohon dengarkan aku . Aku kemari ingin menjelaskan kenapa waktu itu aku pergi meninggalkanmu " ucap hana , marquez pun sedikit penasaran akan alasan hana


" marquez ku mohon sebentar saja " pinta hana dengan mengatupkan kedua tangannya .


" baiklah , kita duduk di sana " ajak marquez , ia mengajak hana duduk di depan halaman rumah .


" marquez .. Waktu itu aku meninggalkanmu karna punya alasan tersendiri ! Ayahku hampir bangkrut dan ia memiliki hutang begitu besar kepada perusahan asing . Ayahku tidak sanggup membayar hutang hutang itu tetapi pemilik perusahaan asing itu selalu mengejar ngejar ayah hingga ayah merasa tertekan dan jatuh sakit . Pemilik perusahan asing itu mempunyai anak yang memiliki cacat mental , dan dia akan menganggap lunas semua hutang hutang ayahku jika aku mau menikahi anaknya yang cacat itu . Waktu itu aku tidak punya pilihan lagi . Demi ayahku aku terpaksa mengiyakannya , makanya aku pergi meninggalkanmu . Dan dua bulan yang lalu saat aku akan melangsungkan pernikahan , dalam perjalanan aku mengalami kecelakaan hingga aku koma selama satu minggu . Pernikahanku dengan laki laki itu terpaksa di tunda , saat aku sadar . Orang yang menabrakku meminta maaf kepadaku , ia begitu merasa bersalah , aku menceritakan masalahku kepada orang itu . Dan Sebagai menebus kesalahannya. Ia membantuku untuk melunasi hutang hutang ayahku kepada pemilik perusahaan asing itu dan perjanjian pernikahan itu langsung di batalkan " ucap hana dengan isakan tangusnya . Marquez pun terkejut mendengar apa yang baru saja hana sampaikan .


" kenapa kau tidak memberitahuku ? Kalau kau memberitauku aku pasti akan membantumu " ucap marquez


" aku tidak bisa membebani mu , keluargaku sudah banyak menyusahkanmu . Terlebih lagi waktu itu keluargamu juga sedang berada dalam masalah , jadi aku tidak ingin membebankan masalahku kepadamu " tutur hana ,


" hana .. Kau sama sekali tidak pernah membebankan aku , aku minta maaf selama ini aku berpikir yang buruk karna kau tiba tiba meninggalkanku " ucap marquez seraya memeluk hana .


Kemudian marquez mengajak hana untuk masuk kedalam rumahnya

__ADS_1


__ADS_2