
Clarissa kini masih berada di dekapan nenek Tiny , nasehat demi nasehat di lontarkan dari bibir mulut wanita tua itu . setidaknya Clarissa sedikit tenang berbagi rasa sakitnya dengan nenek Tiny . nenek Tiny sudah menganggap Clarissa sebagi cucunya sendiri , terlihat jelas di kedua bola mata nya bahwa ia begitu menyayangi Clarissa .
kini Clarissa harus bersiap diri untuk berangkat kerja , dengan hati yang begitu enggan melihat kenyataan pahit lagi , iya benar .. hari ini ia harus bertemu kembali dengan Hanna dan Marquez , laki laki yang ia cinta . hari terakhir untuk menentukan konsep pernikahan mereka .
" nenek , Clarissa berangkat kerja dulu " pamit Clarissa.
" apa kau yakin akan pergi ? " tanya Nenek Tiny seraya menyibakan rambut Clarissa . Clarissa mengangguk dengan menahan air matanya .
" yasudah kau hati hati nak , ingatlah .. ini semua sudah takdir dan kau tidak boleh menyalahkan takdir , tuhan memiliki alasan di balik ini semua " tutur nenek Tiny .
" iya nek " saut Clarissa , suaranya terdengar begitu berat . Clarissa pun berjalan untuk mencari Taxi menuju ke tempat dirinya bekerja . sesekali ia merasakan perutnya seikit mulas namun Clarissa tak menghiraukannya .
Sementara Marvin siang itu ia hendak pergi . namun tiba tiba Alice menghampirinya untuk menagih janji kepada kakaknya yang setiap hari akan mengajaknya untuk mengunjungi Amoera .
" kakak , kau sudah berjanji kepadaku " ucap Alice .
" Kakak ada pekerjaan penting sayang , besok saja ya kita kesana " ucap Marvin . Alice terdiam sejenak dengan menatap kakaknya begitu senduh .
" sayang , kakak janji besok kakak akan mengajakmu berkunjung ke Amoera " bisik Marvin karna ia takut percakapannya dengan Alice didengar oleh orang rumah .
" kakak beranji kan ?" tanya Alice seakan tak percaya .
" iya sayang kakak janji " ucap Marvin . Alice pun tersenyum dengan lega .
Marvin pun pergi meninggalkan rumah untuk menyelesaikan pekerjaannya , seusai menyelesaikan pekerjaanya ia hendak pulang kembali menuju ke rumah nya . namun entah angin apa yang tiba tiba membawanya untuk memutar arah menuju ke rumah singgah Amoera , setibanya disana ia memarkirkan Mobil miliknya di depan halaman rumah . kemudian ia pun masuk kedalam rumah tersebut .
" kalau aku mengajak Alice kemari setiap hari , yang ada bisa bisa kakak dan Elsa curiga ?" gumam Marvin seraya melangkahkan kakinya menuju ke kamar Amoera .
ia membuka gagang pintu kamar Amoera
ceklekkk (pintu pun terbuka)
Marvin masuk namun tidak menemukan siapapun di dalam kamar itu , ia mencoba melihat ke kamar mandi namun Amoera uga tidak ada .
" kemana dia " gumam Marvin , ia melangkahkan kakinya dengan cepat hingga suara sepatu fantovel yang ia pakai terdengar sangat nyaring berbenturan dengan lantai . Marvin mencari Amoera keseluruh ruangan namun tetap tidak ada .
__ADS_1
" bibi Liannnn " teriak Marvin dengan sangat lantang . mendengar suara teriakan marvin , bi Lian pun keluar dari kamarnya .
" iya tuan Marvin ada apa ? " tanya bi Lian dengan menundukan pandangannya karna takut .
" dimana Amoera " tanya Marvin .
" ada di kamar tuan " ucap bi Lian .
" tidak ada ! aku sudah mencari di seluruh rumah juga tidak ada " seru Marvin . kedua mata bi Lian membulat karna terkejut .
" sebentar tuan saya akan mencoba mencarinya " saut bi Lian , ia pun berlalu meninggalkan Marvin untuk mencari Amoera . begitu juga Marvin , ia hendak keluar rumah untuk mencari keberadaan Amoera .
" jangan jangan dia kabur , aku tidak akan memaafkannya " gumam Marvin dengan geram , namun saat ia hendak keluar dari pintu rumah , tiba tiba ia terkejut saat berpapasan dengan Amoera yang tengah membawa kantung plastik di tangannya . Marvin pun menajamkan kedua matanya menatap Amoera .
" kau .. darimana saja " tanya marvin dengan setengah berteriak . kedua matanya teralih ke sesuatu yang tengah di pegang oleh Amoera .
" maaf .. aku tadi dari toko depan " ucap Amoera dengan menundukan kepalanya .
" kau habis membeli apa ? " tanya Marvin kedua mata marvin memperhatikan ice cream yang ada di dalam kantung plastik tersebut .
" Ehm , aku tadi menggunakan uangmu untuk membeli ice cream , nanti jika aku punya uang aku akan menggantinya " ucap Amoera lirih .
" kalau kau keluar rumah kau harus bilang kepada bi Lian , biar dia mengantarmu " ucap Marvin , Amoera menganggukan kepalanya . Marvin masih berada didalam kamar Amoera dan ia mendudukan tubuhnya di atas kursi . Amoera menelan ludahnya dengan begitu kasar rasanya ia ingin sekali menikmati ice cream yang sempat ia beli tadi namun ia enggan karna rasa tidak nyaman akan Marvin yang dari tadi memperhatikannya .
" kenapa kau tidak memakannya ? " tanya Marvin .
" Ehm iya aku akan makan , apa kau mau ? " tanya Amoera .
" tidak " saut Marvin .
" kau tidak mengajak Alice ? " tanya Amoera
" besok aku akan mengajaknya kemari " ucap Marvin , amoera pun mengiyakannya . kini Amoera memulai memakan ice cream yang hampir meleleh itu . rasanya mood Amoera begitu bahagia saat menikmati ice cream tersebut . sangking bersemangatnya ice cream tersebut tumpah dan belepotan di sekitar bibirnya . Marvin yang daritadi memperhatikannya kini ia berdiri dan menarik beberapa lembar tissue . dan memberikannya kepada Amoera .
" ambilah , kau ini seperti anak kecil saja " ucap Marvin dengan menyodorkan tissue tersebut . Amoera pun mengambil tissue tersebut .
" terimakasih " ucap Amoera . saat Marvin berbalik badan dan hendak meninggalkan Amoera , tiba tiba suara Amoera menghentikannya .
__ADS_1
" Marvin " panggil Amoera , ia menoleh ke arah Amoera tanpa bersuara .
" ada apa ? " tanya Marvin
" setelah aku melahirkan anak ini , kau janji kan akan membebaskanku dari sini kan ? " tanya Amoera dengan tatapan sendunya . Marvin terdiam sejenak . entah apa yang membuat dirinya susah untuk mengiyakan pertanyaan Amoera baru saja .
" Ya " singkat Marvin .
" kau dan nona Elsa akan menjaga anak ini dengan baik kan ?" tanya Amoera kembali . rasanya Marvin tidak ingin menjawab pertanyaan Amoera . ia mengangguk tanpa bersuara dan berlalu meninggalkan Amoera .
visual AMOERA nih
copyright : kaiboet
.
.
.
.
.
jangan lupa setelah membaca tekan like , mau aku update tiap hari kan ? wkwk
__ADS_1