Apakah Ini Cinta??

Apakah Ini Cinta??
sehari tanpa ayri


__ADS_3

" Udah-udah biarin aja dia mau nyerocos apa pun jangan di ladenin. Gue pusing. " Ucap Ayri menghentikan ocehan melly.


" Kalo lo pusing mending lo ke UKS aja atau pulang, dari pada lo kaya gini. " Melly mengusulkan namun Ayri menolak dan ingin tetap di kelas menyimak pelajaran nanti.


Pelajaran pun dimulai, untunglah pelajaran kali ini tetap santai dan tidak ada tugas sehingga Ayri pun bisa mencerna penjelasan guru sambil bisa menyenderkan kepalanya di tembok, menulis pun seperti tidak bertenaga.


" Baik anak-anak kayanya pelajaran hari ini cukup sampai sini aja, soal nya hari ini para guru akan mengadakan rapat mengenai ujian sekolah kalian bulan depan.


" Alhamdulilah akhirnya pulang. " Celoteh salah satu siswa.


Para siswa lain pun mengemas buku dan tas bergegas untuk pulang.


Di rumah..


Ayri hanya bisa berbaring lemas, mulut terasa pahit badan masih terus menggigil sampai timbul ruam kemerahan di badannya. Entah sakit apa dia, tapi enggan untuk memeriksakan keluhannya tersebut ke dokter.


Ke esokan harinya..


Ayri menyerah ia memutuskan untuk tidak berangkat sekolah karna ia merasa tidak kuat untuk keluar rumah karna terkena angin pun badan malah menjadi gatal dan menggigil, terpaksa ia di larikan ke rumah sakit.


Sementara di sekolah, Shisi dan Melly merasa kesepian karna biasanya ada senyum canda rese Ayri.


Begitupun Dewa, ia memperhatikan sejak ia sampai di kelas sampai bel tanda masuk berbunyi ia tidak melihat sosok Ayri masuk ke dalam kelas.


" Kayanya dia ga masuk sekolah karna sakit. " Gumam Dewa dalam hatinya. Menunggu guru masuk ke dalam kelas siswa laki-laki asik memainkan alat gitar nya dan meja di jadikan bahan gendang mereka bernyanyi-nyanyi dengan penuh semangat, begitupun Dewa yg ikut dalam bermain gitar. di sela waktu nya ia bertanya pada Saydi.


" Say, Ayri ga masuk sekolah ya?. " Tanya Dewa.


" Kayanya karna kemarin maksain sekolah jd hari ini ngedrop deh. " Ucap Saydi.


" iya kali ya" Jawab Dewa lurus.


" Oh iya wa, kaya nya dia tuh suka deh sama lo. Sampe segitunya dia mau ngasih Lo hadiah valentine ( kini Saydi tau bahwa isi dari kado pemberian Ayri adalah topi beserta sapu tangan karna sebelum sampai di rumahnya, Dewa bersama Haevi mampir terlebih dahulu di rumah Saydi untuk sekedar main dan membuka kado tersebut)".


" Haha, iya kali ya tapi dia jaim. Dan gue juga kayanya ngerasa hal yang sama, tapi Lo jangan cerita kesiapa-siapa lo. "

__ADS_1


"Hahaha, akhirnya jujur juga lo. Jadi si Riri lo tolak nih?. "


" Apaan sih say" Dewa menyiku dada Saydi bermaksud candaan.


Sementara itu lantunan lagu-lagu mereka menghibur para siswa 1 kelas.


"Riri sini. " Rika mendekati siswa-siswa tersebut yg asik melantunkan lagu, namun Riri enggan untuk mendekat karna malu terhadap Dewa.


" Sini. " Rika pun menarik paksa Riri.


Rika mencoba ikut bernyanyi di sela mereka.


" Idih ganjen banget sih tuh jadi cewe. " Ketus Melly yg sedang berdua bersama Shisi di bangkunya.


Riri hanya diam duduk di samping Rika sembari memperhatikan ekspresi Dewa.


" Tak perlu kau beri alasan mengapa kau ingin pergi meninggalkan diriku... na na na na (mereka melantunkan lagu Vagetoz yg berjudul saat kau pergi yg booming di masa itu) Namun Dewa tidak mempedulikan hadirnya Riri di depannya itu, ia hanya fokus bermain gitar sambil bernyayi.


"Lagu yg lain dong bro" Ujar Rika.


" Woyyy kalian mau anteng aja di dalam kelas, hari ini bebas pelajaran woy gurunya masih pada rapat. " Ujar ketua kelas yg masuk dan mengambil tas.


" Eh tapi besok kita ada tugas dari guru kesenian, katanya suruh bawa tempurung kelapa, lem, sama cangkang telur sebanyak-banyaknya. " Sambung Yusi selaku ketua kelas.


"Serius nih, ayo pulang cusss. " Melly dan Shisi bergegas dari tempat duduk dan meninggalkan kelas, di depan kelas mereka di hampiri oleh tea dan Avril.


" Eh Shisi Melly, kalian liat Ayri ga?. " tanya Avril.


" Ayri hari ini ga masuk sekolah, dia sakit. " jelas Shisi dengan nada lembutnya.


" Oalah gitu ya, oke deh thanks ya udah kasih info. mungkin sekarang kita mau jenguk dia. " Ujar Avril.


" Eh bentar, nanti nitip pesan ya ke ayri besok ada tugas kesenian suruh bawa tempurung kelapa sama cangkang telur" kata Shisi perhatian.


" Oh iya oke, thanks ya. kalo gitu kita duluan. " Avril dan Tea mendahului Shisi dan Melly.

__ADS_1


" Assalamualaikum. " Avril dan Tea mengucapkan salam ketika mereka sudah berada di depan pintu rumah Ayri, ibunya Ayri menemui mereka dan mempersilahkan masuk langsung ke kamar Ayri. Mereka dapati Ayri sedang tertidur namun ketika mereka datang Ayri kaget dan terbangun.


" Lo kenapa ay, sampe ngedrop gini? udah priksa?. " Tanya Tea.


" Iya, lo juga ga ngabarin kita kalo Lo lagi sakit, untung tadi shisi ngasih tau kita. " Sambung Avril.


" Gue kemarin sempet berangkat cuma hari ini badan gue bner-bener ga kuat, tadi udah ke dokter alhamdulilah gue masih bisa rawat jalan. " Jelas Ayri yg masih berbaring di kasur.


"Syukurlah, o iya tadi ada pesan dari shisi katanya besok kelas Lo suruh pada bawa tempurung kelapa sama cangkang telur. semoga besok Lo udah bisa sekolah lagi ya. "


obrolan mereka pun mulai dari serius hingga Ngalor ngidul bercanda seperti Ayri tidak sedang sakit..


Ke esokan harinya..


Ayri sudah merasa baikan dan ia memutuskan untuk pergi ke sekolah meskipun harus di antar oleh kakanya.


" Cie udah sembuh nih?. " Saydi menyapa Ayri paling awal, ia sudah duduk siap di bangkunya.


" alhamdulilah, gue udah baikan ga enak di rumah ga ketemu kalian" jawab Ayri.


"Hmm, ketemu kita apa ketemu Dewa nih. haha. " Canda Saydi.


"Apaan sih say ko jadi ke Dewa sih, oh iya shisi sama Melly kemana?. " Ayri mengalihkan pembicaraan, namun dalam hatinya penuh tanya.


" Biasa ke kantin".


tidak lama kemudian, Dewa pun baru sampai di kelas ia meletakkan tasnya dan melirik Ayri yg ia lihat Ayri jauh lebih baik dari pada kemarin, namun ia tidak berani untuk menyapa, begitupun Ayri.


" Ada kejadian apa ya kemarin disini ? hmm entahlah yg penting hari ini gue jauh lebih baik dari kemarin. "


bel tanda masuk pun berbunyi, semua siswa berbondong masuk menuju kelas.


" Ayriiiiiii" teriak Shisi dan Melly setelah masuk kedalam kelas dan melihat Ayri duduk di mejanya.


" Ya ampun gue khawatir banget tau kemarin sama lo, sekarang gimana udah baikan?. " Shisi merangkul Ayri.

__ADS_1


" hehe alhamdulilah aku udah baikan ko Shi thanks ya kalian udah perhatian banget"


__ADS_2