Apakah Ini Cinta??

Apakah Ini Cinta??
Flash Back Tentang Dewa part 3


__ADS_3

(Baca Eps. Kecewa)


Dewa masih menunggu Ayri untuk memberikan tas.


Dalam hati Dewa bertanya-tanya, harusnya Ayri memberikan kado tersebut dengan senyuman kenapa dia malah berbalik ekspresi. Jutek, tidak seperti kemarin pada saat dia menawarkan seakan dia jaim namun ceria.


" Hoalah, dia pasti salah faham karna gue tadi Nerima kado dari Riri, Ayri maafin gue." Ucap Dewa dalam hati. Ia menyesali akan kelakuannya.


" Woy, ga pulang lo? ayo." Ucap Saydi yg merangkul bahu Dewa menandakan untuk jalan bersama.


" Lo kenapa sih, ada apa antara lo sama Ayri?." Tanya saydi. mereka berjalan menuju parkiran.


" Ngga ko." Jawab Dewa menutupi.


" Ini apaan lagi tas lo ko tiba-tiba berisi gini?." Saydi iseng dan berusaha membuka sleting tas milik Dewa.


" Apaan sih, jangan ceroboh deh." Dewa mengelak.


"Ya elah liat doang, ah gue tau itu kaya bingkisan kado. Kaya nya pemberian dari Ayri ya? tadi gue liat pas Ayri ngasih tas ke lo." Saydi ceplas-ceplos ceplos, sambil tetap merangkul bahu Dewa mereka berjalan.


" Ya udah cukup cuma lo yang tau, gue di kasih bingkisan ini. Tapi gue ga tau isinya apa." Ucap Dewa datar.


sebelum Dewa sampai rumah, ia mampir ke rumah Saydi bersama Haevi hanya sekedar main dan membuka kado dari Ayri.


" Lho, isinya ko sama ya kaya Punya Riri. Tapi ini ada sapu tangannya. Lo yang minta ya? " Namun Dewa hanya terdiam.


"Eh, ngaku aja deh luh." Ucap Saydi.


" Iya gue suka sama dia, tapi gue ga bisa ngungkapinnya. " Jelas Dewa kemudian. Ia mulai jujur terhadap Saydi bahwa ia kini tengah jatuh cinta terhadap Ayri.


" Tapi gue minder untuk ngungkapinnya, gue anak orang miskin yang ga pantes cintai cewe cantik. " Ucap Dewa memelas.


" Ya elahhhh, pantes aja sikap Lo ke Ayri dan Ayri ke Lo juga beda. Ternyata kalian sama - sama suka. Dewa, Dewa. " Saydi mengelus pundak Dewa.


" Lo cukup tau ya, dan jangan bilang ke siapapun terutama ke Ayri kalo gue suka sama dia. " Ucap Dewa berharap Saydi tidak ember.

__ADS_1


.....


( Baca Eps. Sehari tanpa Ayri)


Dewa melihat Ayri yang hari ini lusuh, loyo tak bersemangat membuat hati Dewa khawatir. Ia ingin menghampiri Ayri tapi khawatir Ayri marah. Sehingga Dewa pun menyuruh Ali untuk berpura-pura pinjam pena.


"Ay, kata Dewa minjem pena tuh." Kata Ali lurus tanpa basa basi.


" Kemarin dia udah minjem pena gue dan ga di balikin, sekarang awas aja kalo ga di balikin." Ayri merogoh laci dan mengambil pena nya.


" Thanks, o iya sweater nya juga lucu, gue pinjem juga ya, hehe." Ali langsung kembali menuju mejanya tanpa mempedulikan Ayri yg sedang merasakan tidak enak badan tersebut. dewa pun memperhatikan kekusutan Ayri.


" Nih gue dapet penanya dan sekalian minjem sweater nya, bagus loh sweater nya nyaman di pake nya. coba deh Lo pake." Ujar Ali kepada Dewa.


Kesempatan Dewa untuk berusaha menghibur Ayri siapa tau Ayri merespon, biasanya Ayri akan kelabakan kalau barang-barang kesayangannya di pinjam orang lian ia akan kelabakan.


Dewa memakai Sweater milik Ayri, tetapi Ayri tidak merespon apa-apa. sehingga Dewa berinisiatif untuk menghampiri Ayri.


" Ayri, nih penanya gue balikin. Lo kenapa, sakit?." tanya Dewa dan ia masih memakai sweater milik Ayri.


" Iya gue lagi ga enak badan, ngapain Lo pake sweater gue, lepasin. Bau tau sweater nya belum sempet gue cuci, lagi pula gue kedinginan nih." ucap Ayri dengan nada tak berdaya.


" Oh iya nih." Dewa melepaskan sweater nya, dan memakaikannya pada Ayri. Saydi dan Haevi yg menyaksikan hal tersebut pun mencandai Ayri dan Dewa.


" Cieee anget dong habis di pake Dewa, uh so sweet." celoteh mereka.


Namun Ayri dan Dewa tidak mempedulikan candaan tersebut, hanya saja Riri dan Rika yg sedang ngobrol di mejanya mereka menyaksikan hal tersebut dan mereka melihat dengan antusias.


Dewa pun kembali ke bangkunya setelah ia memakaikan sweater, sementara Shisi dan Melly sudah datang dan memberikan roti serta obat pada saat Dewa selesai memakaikan Ayri sweater.


" Thanks ya kalian baik banget ke gue." Ayri terharu terhadap ke 2 temannya itu, ia merangkul Shisi dan Melly.


Ketika Dewa tengah duduk dan melanjutkan menulis, Rika menghampiri Dewa.


" Heh Dewa, apa-apaan Lo tadi? Lo ngga liat apa tadi Riri merhatiin Lo dan tuh lihat sendiri dia sampe keluar kelas karna jelous liat tingkah Lo terhadap Ayri, ternyata lo tuh cowo lenjeh ya." ucap Rika dengan amarah.

__ADS_1


Dewa merasa risih ketika Rika berkata seperti itu. Dimata Dewa, Riri wanita manja yang tidak bisa melakukan sesuatu sendiri. Dewa tidak suka akan sikap Riri dan Rika.


" Biarin aja sih, kelakuan-kelakuan Dewa ini, lagi pula Riri kan bukan pacarnya Dewa, jadi Dewa bebas dong mau ngelakuin apa aja." Ucap Ali ceplas-ceplos ceplos.


" Udah ah, ke kantin yuk kita sarapan." Dewa tidak mempedulikan ocehan Rika dan ia malah pergi keluar kelas.


.....


( Baca Eps. Sehari tanpa Ayri )


" Say, Ayri ga masuk sekolah ya?. " Tanya Dewa. Karna Dewa hari ini tidak melihat kehadiran Ayri.


" Kayanya karna kemarin maksain sekolah jd hari ini ngedrop deh. " Ucap Saydi.


" iya kali ya" Jawab Dewa lurus.


" Oh iya wa, kaya nya dia tuh suka deh sama lo. Sampe segitunya dia mau ngasih Lo hadiah valentine.


" Haha, iya kali ya tapi dia jaim. Dan gue juga kayanya ngerasa hal yang sama, tapi Lo jangan cerita kesiapa-siapa lo. "


"Hahaha, akhirnya jujur juga lo. Jadi si Riri lo tolak nih?. "


" Apaan sih say" Dewa menyiku dada Saydi bermaksud candaan.


" Kelas ini sepi tanpa Lo ay, cepet sembuh ya. Gue khawatir " Batin Dewa.


Sementara itu lantunan lagu-lagu mereka menghibur para siswa 1 kelas. Dewa ikut gabung bermain musik di dalam kelas


"Riri sini. " Rika mendekati siswa-siswa tersebut yg asik melantunkan lagu, namun Riri enggan untuk mendekat karna malu terhadap Dewa.


Namun ada hal yang membuat Dewa risih. Rika ikut gabung dan malah memanggil Riri untuk ikut gabung. Tetapi Dewa memasang sikap angkuh terhadap mereka.


Riri hanya diam duduk di samping Rika sembari memperhatikan ekspresi Dewa.


" Tak perlu kau beri alasan mengapa kau ingin pergi meninggalkan diriku... na na na na (mereka melantunkan lagu Vagetoz yg berjudul saat kau pergi yg booming di masa itu) Namun Dewa tidak mempedulikan hadirnya Riri di depannya itu, ia hanya fokus bermain gitar sambil bernyayi.

__ADS_1


"Lagu yg lain dong bro" Ujar Rika.


__ADS_2