
Setelah kejadian 4 hari Agun tidak terlihat di sekolah, dan sejak itulah Ayri tidak pernah lagi bertemu dengannya. sampai beberapa bulan kemudian, sampai waktu kenaikan kelas pun tiba, sampai itu pula Ayri memendam rasa bersalah terhadap Agun.
Hari ini adalah hari pertama ayri memasuki kelas baru di kelas 2. Ia tidak mendapatkan peringkat 10 besar tetapi nilainya lumayan rata-rata 7-9.
Kejadian hari ini sama persis seperti kejadian waktu awal Ayri masuk kelas 1, ia terlambat berangkat sekolah dan lebih parahnya lagi kali ini ia tidak mendapati tempat duduk.
Syukurlah ada teman yg mengalah berbagi tempat duduk meskipun itu di barisan paling belakang dan dengan teman lelaki.
" Sini aja duduk sama gue, ga apa-apa ko lagi pula gue belum ada temen sebangku." Ucap teman lelaki itu.
"Oke, makasih ya udah mau berbagi. " Ayri senyum terpaksa mendapati teman sebangku dengan laki-laki.
Sementara itu, pandangan ayri masih ke setiap sudut kelas. Ia berharap agar 1 kelas lagi dengan Lili dan lebih berharap lagi sekelas dengan Dewa, namun harapan tersebut hanyalah harapan tanpa pasti. Ia tidak sekelas dengan salah satu teman tersebut.
Di jam istirahat Ayri memasang wajah muram sambil mencoret-coret buku yg sama sekali belum ia pakai.
" Kalian d kelas mana sih? gue terpencil dalam 1 kelas yg berbeda. Di sini kelas 1 semua. " Memang pd saat itu kelas Ayri berada diantara kelas 1, dengan ruangan yg baru di bangun.
" Eh kasian tau teman kita yg satu itu, mana duduk di barisan cowo duduk sebangku sama cowo, dan sekarang dia sendirian aja ngga ada temennya. Kita samperin yuk." Bisik ke 3 teman perempuan yg duduk di bangku paling depan, mereka menghampiri Ayri yg sedang muram.
" Hey, ngga keluar kelas?." Basa basi salah satu teman perempuan itu.
" Eh, ng, ngga . Lagi males aja, hehe. " Jawab Ayri dengan senyum malu-malu.
__ADS_1
" Kenalin gue Avril, dan temen gue yg ini tea (sebelah kanan) Rina (sebelah kiri)."
" Hey salam kenal." Sapa mereka serentak.
" Nama gue Ayri. " balas Ayri menyodorkan tangannya untuk bersalaman.
"Kalo lo ngga keberatan lo boleh gabung sama kita dan Duduk bareng kok di depan." Avril menawarkan.
"Eh gimana ceritanya, bukannya tadi kalian duduk berpasangan kan? teman yg satunya kemana?. " Ayri tengak tengok mencari salah satu teman mereka.
" Ga apa-apa kok nanti salah satu ada yg ber tiga dari pada Lo duduk sama cowo itu
Tau ga, dia itu temen sekelas gue waktu kelas 1 dia bandel banget, gue takutnya lo diisengin sama cowo itu. " Terang Rina.
"BTW, gue tinggal dulu ya, mau ada perlu sama temen di kelas lain, hehe. " Pamit Ayri,
Ia bergegas keluar kelas dan mencari kelas Lili.
"Duhh Lili di kelas mana sih? susah banget nyari nya. " Ia tengak tengok mencari keberadaan Lili dari tiap jendela kelas.
" Tunggu, itu kaya Dewa. Iya itu Dewa, oh ternyata dia di kelas 8E (sedangkan ayri di kelas 8A) jadi kita sekarang ngga sekelas dong, terus ngga ada temen bercanda dan ga ada yg ngisengin gue lagi. Hikss sedih banget sih gue. " Ia tengak tengok dari luar jendela 8E mencari barang kali ada teman cewe yg dulu 1 kelas.
"Ah itu rina, gue pura-pura aja nemuin dia. " Ayri pun masuk kelas tersebut.
__ADS_1
"Hey Rin. kelas mu sekarang disini kah?. " Ucap Ayri basa basi.
"Ehh Ayri, iya ay. Kamu di kelas mana sekarang?." Tanya balik Rina.
" Aku sekarang di 8A jauh banget kelasnya dan ga ada temen cewe yg 1 kelas lg dari kelas 7D " Jawab Ayri memelas.
"Ya ampun kasian. Ya udah sabar, kamu perlu beradaptasi sama temen lain. Aku disini banyak lho temen yg 1 kelas lg, Tuh ada Dewa, Agun juga 1 kelas disini juga. Bete deh sekelas lagi sama dia. " Keluh Rina dengan nada manjanya, sedangkan Ayri sesekali melirik Dewa yg sedang asik bergabung bersama teman baru bahkan dia tidak memperhatikan Ayri yg sejak tadi meliriknya sambil berbincang dengan Rina.
" Bahkan Dewa cuek ke gue. Udah lupa kali dia ke gue. Eh tapi Agun dimana ko gue ga liat dia sih?. " Guman- gumam ayri dalam hati.
tet, tetttttttttt (bel tanda masuk)
"Eh Rin bel udah bunyi tuh, kalo gitu aku ke kelas dulu ya. Nanti kalo ada waktu lagi aku main ya ke kelas kamu. "
"Oh iya ay dengan senang hati. " jawab Rina dengan senyum manjanya.
Ayri pun kembali ke kelasnya yg hening tidak ada teman ngobrol yg asik seperti Lili, Ia bergabung duduk ber 3 dengan Rina dan tea.
"Ini kita ga apa-apa duduk ber 3? kalian nyaman kalo ada gue gabung?. " Ayri merasa tidak enak terhadap Avril, Rina, tea dan Chua.
"Ga apa-apa ko, kita welcome. Oh iya kenalin gue Chua. salam kenal ya, hehe. "
"oh iya salam kenal nama gue Ayri, hehe." mereka saling berjabat.
__ADS_1
"Semoga teman-teman baru ini akan jadi teman yg mengasyikan buat gue. " Ucap Ayri dalam hati.