Apakah Ini Cinta??

Apakah Ini Cinta??
Kembali dengan Rangga (1)


__ADS_3

Hari ini adalah hari libur di tanggal merah, keluarga Ayri di sibukkan oleh acara penjemputan saudara yg baru pulang dari umroh. Sebenarnya ia tidak ingin ikut menjemput, berhubung yg umroh adalah sepupunya mau tidak mau ia harus ikut menjemput. Mereka pergi menjemput dengan menggunakan bus travel, beruntunglah teman semasa kecilnya itu ikut ( Yosi dan Indah) sehingga ia tidak suntuk selama perjalan.


Sesampainya rombongan sampai di parkiran bandara, para penjemput berbondong keluar karna mereka merasa suntuk 3 jam menempuh perjalanan. Namun tidak untuk Ayri, Yosi dan Indah mereka anteng di dalam bus karna ingin berselfi di dalam bus dan berdandan centil di dalam bus.


" ka, ka. perhatiin deh di mobil bus yg di sebelah itu. kayanya cowo itu melambai ke arah kita deh" ujar Yosi yang memperhatikan cowo yg berada di mobil sebelah. Benar saja cowo itu ternyata adalah Rangga.


" hah? apa gue ga salah lihat?" ayri melihat ke arah bus tersebut dan yg ia lihat adalah Rangga.


" ngapain dia ada disini?" gumam Ayri heran. Rangga mengisyaratkan Ayri untuk keluar dari mobil dan menemuinya, Ayripun menuruti.


" kenapa Kaka ada disini?" tanya Ayri heran.


" Kaka lagi ikut temen jemput saudaranya pulang umroh " jawabnya. Ia terlihat pucat tidak bergairah.


" Ay, punya obat pusing ga? Kaka kayanya mabuk perjalanan nih" Rangga tak berdaya, ia duduk dan bersandar di belakang mobil bus.


" eh bentar ya aku cari siapa tau temen ku ada yg bawa" Ayri panik dan kembali kedalam mobil untuk mencari obat, syukurlah Yosi membawa obat anti mabuk perjalanan. Ia kembali menemui Rangga memberikan obat tersebut.


" nih obatnya diminum ya, jangan lupa istirahat gih. Aku tinggal lagi ke dalam bus ya" Ayri tergesa-gesa dan langsung masuk ke dalam mobil lagi. Ia masih merasa canggung dengan rangga, merasa takut bila dekat lagi dengan rangga dia tidak ingin merasakan sakit hati untuk yg ke dua kalinya.


" Ih Bt banget sih di dalam mobil, kita keliling-liling bandara yuk" Indah merasa resah karna dari tadi saudara yg di jemput belum kunjung datang. Pesawatnya telat mendarat sehingga jam penjemputan di undur 2 jam lagi.


" kita cari minum yuk di kantin bandara, sambil nyari toilet. Kaka juga kebelet pipis nih" Ayri, Indah dan Yosi akhirnya keluar dari mobil dan pergi mencari toilet, namun Rangga dengan temannya mengikuti mereka dari belakang.


" Ka, kayanya cowo yg tadi melambai-lambai itu ngikutin kita dari belakang deh" Yosi memperhatikan dari kaca makeup nya dia yg selalu ia bawa. Ayri pun menengok ke belakang, dan benar saja di belakangnya ada Rangga dengan temannya yg mengikuti.


Rangga terpergok oleh Ayri


" Ka Rangga ngikutin aku dari tadi ya?" jawab Ayri ketus.

__ADS_1


" memangnya kenapa kalo ngikutin? Kaka cuma mau jagain kamu dari belakang aja ko. Disini tuh banyak orang asing, takutnya kamu kenapa-kenapa" jawab rangga.


"ga penting banget deh, lagi pula aku kesini sama keluarga dan saudara. Tuh lihat, itu, itu dan itu adalah sodara aku semua yg lagi nunggu ka Yassin mendarat dari pesawat" Ayri menunjuk ke beberapa saudaranya yg duduk di lobi-lobi bandara.


" oh ya ga apa-apa, lagi pula Kaka juga pengen ngobrol sama kamu, gabung bolehkan?" ucap Rangga banyak alasan.


" terserah Kaka deh, ayo Yosi, Indah kita cari toilet" ke 2 tangan ayri menggandeng tangan Yosi dan Indah menuju toilet yg sudah ia lihat di depan.


" siapa sih itu ka? Kaka ko kenal sama cowo itu?" tanya Yosi ingin tahu.


" itu temen Kaka, udah kalian ga usah kepo" Ayri merapihkan baju dan penampilannya setelah keluar dari toilet. Setelah selesai dari toilet, mereka berjalan mengendap-endap untuk kembali ke parkiran mobil. Ia merasa risih tidak ingin Rangga mengikuti langkahnya .


Beruntung Rangga tidak lagi mengikuti, namun pada saat di parkiran Rangga dan temannya sudah menunggu di depan pintu bus.


"Ndah, Yosi kalian masuk duluan gih ke dalam mobil, Kaka mau ada perlu dulu sama mereka" suruh Ayri, dan ia meladeni Rangga yg membuatnya sangat risih.


" Ka plis deh jangan bikin aku risih, aku tuh malu sama keluarga dan sodara aku ngobrol sama temen cowo. Tadi aku udah ngasih Kaka obat, dan aku mau masuk ke mobil bentar lagi sodara aku mendarat dan aku mau pulang, udah ya" Ayri menjelaskan kepada Rangga, namun Rangga malah mencegah Ayri pada saat Ayri akan menaiki tangga mobil.


" iya, terus terang iya" jawab Ayri jujur dan melepaskan pegangan tangan Rangga yg mencegah Ayri masuk ke dalam mobil.


Tidak lama kemudian, ka Yassin yang telah sampai dan di gandeng oleh beberapa saudara yg menjemput masuk ke dalam mobil bus dan bersalaman kepada setiap yg menjemput di dalam mobil termasuk dengan Ayri, dan tidak lama kemudian pun bus yg di tumpangi siap untuk jalan menuju pulang.


****


ke esokan harinya..


Ayri berangkat sekolah kesiangan karna kecapean kemarin, waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB ia baru akan masuk kedalam kelas sedangkan pelajaran sudah dimulai sejak 30 menit yg lalu.


"Assalamualaikum" ucap Ayri melangkah kedalam kelas, guru yg sedang mengajar B. Indonesia pun menoleh

__ADS_1


" dari mana kamu jam segini baru masuk?" ucap pak Cahyo yg sedang menerangkan hasil tulisannya di papan tulis.


" maaf pak saya terlambat karna jam 7 tadi saya baru sampai dari Jakarta" terang Ayri, ia menundukkan kepalanya merasa malu dan bersalah terhadap teman dan gurunya.


" assalamualaikum pak" tiba-tiba datang lagi siswa laki-laki yg ternyata itu adalah Dewa, ia pun sama terlambat dan mengekspresikan seperti apa yg Ayri lakukan.


" kalian itu habis janjian ya, datang bareng. Kamu apa alasannya terlambat?" tunjuk pak Cahyo terhadap Dewa.


" Saya berangkat bawa sepedah pak, dan di jalan ban nya bocor. Jadi, saya..."


" bertle-tele. Sudah kalian berdiri saja di sini sampe pelajaran saya selesai"


Akhirnya, merekapun berdiri di depan kelas dengan di selimuti rasa malu. Apalagi dengan tuduhan mereka janjian padahal mereka mengatakan alasan sebenarnya.


jam pelajaran pun berganti, mereka lulus dalam hal hukuman pagi ini.


" huh ternyata pak Cahyo tuh galak juga ya, gue ga nyangka" ujar Ayri yg mulai duduk di bangkunya.


" emang sebenernya Lo dari mana sih sampe telat 1 jam, kebetulan pula telatnya bareng sama Dewa" tanya Melly penasaran.


" mana gue tau, gue kemarin dari Jakarta baru sampai rumah tadi pagi, dari pada gue ga masuk sekolah ya mending gue telat. Ga ada hubungannya dengan Dewa"


sementara Dewa yg duduk di bangkunya.


" parah lu Wa, kalo janjian tuh yg kira-kira, masih ada guru malah pada selonong masuk kelas aja" ucap Ali yg percaya dengan tuduhan pak Cahyo terhadap Dewa dan Ayri.


"apaan sih Li, Lo kalo ngomong yg kira-kira dong. Siapa juga yg habis janjian sama Ayri " Dewa mengelak tuduhan tersebut.


" terus kenapa kalian telat barengan gitu. Eh Ayri Lo abis ngapain aja sama Dewa sampe lupa diri selonong aja ada guru juga" Ali yg berwatak kaleng rombeng itu mengintrogasi Ayri.

__ADS_1


" kepo banget sih Lo jadi cowo" jawab Ayri ngeyel. Ia merasa serba salah dan kenapa secara kebetulan seperti itu mereka telat secara bersamaan.


__ADS_2