
" Udah ga apa-apa, yang pentingkan pacaran kita ngga mengganggu cita-cita kita. Dan ngga mengganggu pelajaran kamu juga, jangan sedih, semangat. Aku juga disini happy terus ko. " ucap Dewa membelai jilbab Ayri.
" Dewa, kayanya aku juga ga akan lama disini, perjalanan jauh terus aku kefikiran papah terus. Takut beliau marah kalo aku pulang lama. " tutur Ayri bergegas mengambil tas yang di letakkan begitu saja di lantai.
" Ya udah Ayo aku antar sampai depan gerbang. " Ayri dan Dewa keluar dari kamar kontrakan dan menemui Yani yang sedang ngobrol dengan pemilik kontrakan.
" Aih, kenapa kalian malah keluar. Udah selesai ngobrolnya?. " Tanya Yani kaget melihat Dewa dan Ayri muncul di belakang Yani.
" Hehe, udah. Tante makasih ya, titip saudara saya yang lagi PKL. "
" Eh, nya neng sami-sami. Hehe. " Jawab pemilik toko dengan senyuman.
" Oke deh, ya udah Wa kalo gitu kita pamit dulu ya. Jaga kesehatan dan jaga diri baik-baik. " Pamit Yani.
Ayri dan Yani pun melangkahkan kakinya menuju jalan utama untuk menaiki angkutan umum.
" Sebelum pulang, gue ketemu bentar ya sama pacar gue. " Ucap Yani santai.
" Ya udah ayo, ketemu dimana?." Tanya Ayri sambil melangkahkan kakinya.
" Tuh di gank depan ." Yani mendahului langkah Ayri.
Sesampainya di depan gank, Seorang wanita cantik bertubuh tinggi dengan rambut di gerai turun dari motornya dan menghampiri Yani serta Ayri yang tengah berdiri tengak-tengok.
" Yani. " Ucap wanita itu datar.
" Hey, sendirian ?. " tanya Yani kepada wanita itu, namun wanita itu hanya mengangguk dan menarik Yani untuk menjauh dari Ayri.
" Aku mau bicara sama kamu. " Ucap wanita itu kemudian.
" Masih memperpanjang masalah yang kemarin?. " Tanya Yani merasa terusik. Sementara Ayri mendengar perbincangan mereka dengan sayu.
" Iya, fix mulai hari ini kita putus. Plis jangan hubungi aku lagi, jangan pernah muncul lagi di depan gue. " Ucap wanita itu sinis dan kemudian langsung lari menuju motor nya dan pergi begitu saja meskipun Yani berusaha menyangkal.
" Ratnaaaaaaa. " Teriak Yani berusaha agar Ratna tidak pergi begitu saja, tetapi Ratna pergi begitu saja.
" Ada apa sih Yan, itu pacar kamu? Kenapa dengan kalian?." Tanya Ayri heran karna Ayri menyaksikan dan mendengar kata putus dari mulut Ratna.
" Udah lah, ayo kita lanjut perjalanan. Mungkin udah nasib gue harus jomblo. Emang hubungan kita yang ga pernah cocok selalu cekcok. " Ucap Yani dengan nada frustasi.
__ADS_1
" Kenapa sih, aku ngga ngerti. Ayo dong cerita,serius ini aku lagi ga main-main. " Tanya Ayri serius.
" nanti deh gue ceritain, itu angkot udah di depan kita harus jalan cepat. " Yani dan Ayri pun mempercepat langkah nya menghampiri angkutan umum.
Suasana angkot begitu sempit sehingga Ayri dan Yani duduk berdesakan dengan bersebelahan sampai bahu mereka saling menempel.
" Aduh sempit banget sih, mana nyangkut pula tas nya di selipan jok. " Ayri berniat memindahkan posisi tas yg semula di samping menjadi di depan. Namun ketika Ayri menoleh ke samping tiba-tiba kepala Ayri berbenturan dengan kepala Yani.
" Aduh. " Ucap Ayri spontan dan mengelus kepalanya karna benturan yang lumayan keras
" Eh sorry-sorry. " Yani pun secara reflek ikut mengelus kepala Ayri. Elusan yang seperti di sengaja yang lama-lama memelan dan elusan itu tiba-tiba diam.
Ayri pun merasa tidak nyaman dan berusaha mengalihkan tangan Yani yang masih menyentuh kepala Ayri.
" Udah, ngga, sakit. " ujar Ayri pelan.
" Oh udah ya, oke. " Yani langsung membuyarkan lamunannya dengan cara melihat ke arah depan dengan tangan d pahanya.
Semakin jauh angkot semakin longgar karna penumpang tengah berhenti di sepanjang jalan.
" Yan, ayo dong plis cerita kenapa Ratna sampe minta putus ke kamu. Plis, katanya kita sahabat. Kalo sahabat itu harus saling berbagi cerita dong. " Bujuk Ayri kepada Yani.
" Hello, cuma karna hal kaya gitu doang kalian putus? ya wajarlah Yan namanya LDR, gue juga sama kan baru 2 minggu ngga ketemu Dewa aja kangen banget sampe di bela-belain kesini kan. Harusnya kalian itu saling memahami dong jangan saling egois. " Ujar Ayri
" Sini gue pinjem HP lo, mana HP nya. " Lanjut Ayri memaksa Yani untuk memberikan HP nya.
" Buat apaan sih. " Yani dengan mudahnya memberikan HP kepada Ayri.
Ayri mencari kontak Ratna dan menyalinnya ke HP Ayri.
" Udah nih, pokonya lo sama Ratna harus balikan. Udah sampe Ayo turun. " Ucap Ayri yang kemudian bergegas turun karna tidak terasa perjalanan pulang mereka telah sampai di terminal daerah mereka.
" Lo udah ada yang jemput?. " Tanya Yani.
" Udah, itu kakak gue. Makasih banyak ya Yan lo udah baik banget sama gue peduli banget. Your is the best dah pokonya. " Puji Ayri kepada Yani yang kemudian pergi meninggalkan Yani lari menuju tempat Kakaknya menunggu.
Di rumah setelah Ayri selesai mandi dan makan, ia merebahkan badannya di atas kasur sambil memberikan kabar kepada Dewa bahwa ia sudah sampai rumah dengan selamat dan tidak ada omelan dari ayahnya. Selain itu juga, Ayri mencoba mengirim pesan kepada Ratna.
" Assalamualaikum Ratna, salam kenal ini Ayri teman Yani yang tadi ketemu di purwakarta. " Ayri
__ADS_1
Beberapa menit pesan Ayri belum di respon oleh Ratna. Ayri pun memejamkan matanya karna lelah dan mengantuk.
" Iya ada apa. " Balas Ratna dengan kata yang menandakan sinis terhadap Ayri.
Ayri tidak sempat membaca karna ia masih terlelap tidur.
" Lo di suruh Yani kan buat bujuk gue baikan? jangan harap. Dasar wanita busuk. " Lanjut Ratna.
Jam bekker yang menunjukkan jam 6 petang berdering kencang sehingga membangunkan Ayri dari tidur nya yang sebentar.
" Hmm, udah magrib. Kepalaku pusing banget, mending shalat aja dulu. " Ayri meregangkan badan nya dan kemudian membuka HP sebentar.
Ayri membaca pesan yang sangat mengagetkan hatinya di sebut wanita busuk oleh Ratna. Ayri terpancing emosi dan akhirnya ia menelfon Ratna.
" Hallo, maaf ya Ratna maksud kamu apa ngatain aku wanita busuk? Kita baru kenal ya, berani-beraninya kamu ngatain aku wanita busuk. Punya masalah sama aku?." Ucap Ayri meluapkan emosinya.
" Oh, jadi kamu ngga sadar hah? Haha, dasar cewe bego. Lo ga sadar selama ini jadi penghancur hubungan orang?. " Ucap Ratna tidak jauh ketus.
" Apa maksud kamu berkata kasar seperti itu tolong jangan berbelit-belit apa maksud nya?. Maaf ya aku cuma berniat mau memperbaiki hubungan kamu dengan Yani, bukan untuk seenaknya di caci maki sama kamu wanita Brotowali. " Nada mereka saling ngegas.
" Dasar wanita bego, eh lo tuh ga tau diri banget sih, lo ga nyadar kalo Yani itu lebih milih Lo dari pada gue. Sejak Yani punya sahabat yang dia sebut Ayri, gue ga di peduliin. Dan dengan terang-terangan bilang ke gue dia lebih suka sama lo, cinta sama lo ketimbang gue. Buka mata lo kalo ga faham. " Ucap Ratna yang di ikuti suara isakan.
" Buka hati lo biar lo tau dan introfeksi diri kalo diam-diam lo adalah penghancur hati wanita lain. Cam kan itu. " Kemudian Ratna mengakhiri telfonnya.
Kata-kata itu membuat Ayri tercengang, terpaku tidak menyangka bahwa ia secara tidak langsung telah membuat hati wanita lain sakit. Dan tanpa di sadari bahwa kebaikan Yani terhadapnya ada maksud lain selain menjadi sahabat.
Hati Ayri kalut masih tidak mempercayai hal itu menimpa nya, rasa kecewa terhadap Yani pun muncul.
" Pantas saja dia selama ini baik, selama ini mau berbagi cerita ternyata di belakang punya maksud lain." Ucap Ayri sambil termenung di iringi tetesan air mata.
" Prilakunya saat di angkot juga beda. tiap aku cerita tentang Dewa juga. Tapi kenapa kemarin dia dengan senang hati menawarkan aku untuk ketemu Dewa, kenapa? " Lanjutnya dengan memegang kepala.
Beberapa minggu sebelumnya setelah acara Reuni..
Yani terlihat berbeda oleh Ayri, menatap sinis Ayri ketika Dewa bercengkrama dengan Ayri. Tetapi disisi lain sikap Yani cool di depan orang lain dan juga Ayri. Bahkan ketika Chatingan dengan Ayri pun kalimatnya bernada biasa saja. Hanya saja ketika Ayri tiba-tiba bercerita tentang hubungannya dengan Dewa, balasan nya hanya singkat.
'Cerita dong, gimana sekarang hubungan lo sama Dewa, masih harmonis kah?.' Tanya Yani
' Alhamdulilah, rencananya sih semoga kita bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk modal menikah. Wahahaha. Ngarep banget ya ' Balas Ayri
__ADS_1
" Oh. Baguslah. " Balas Yani singkat.