Apakah Ini Cinta??

Apakah Ini Cinta??
Tentang kado dari Riri


__ADS_3

" selamat pagi anak-anak" Seorang guru Kesenian pun masuk kelas dan langsung memberi tugas yaitu membuat hiasan pot yg terbuat dari tempurung kelapa dan di tempeli kepingan cangkang telur menggunakan lem. Guru tersebut mempraktekkan cara membuatnya dan kemudian di ikuti oleh para siswa di meja nya masing-masing.


" gue ko malah salah bawa lem gini" ucap Dewa. Ia malah membawa lem kertas bukan lem yg d gunakan untuk serbaguna.


Ia pun mencari-cari dan menghampiri Haevi yg sedang fokus dengan tugasnya itu.


" Vi, gue salah bawa lem nih. Nimbrung dong" ucap Dewa memohon.


" heuh gue juga bawa lem nya dikit, tuh liat Ayri bawa lem banyak nimbrung aja. itung-itung PDKT" jawab Haevi malah mengusulkan yg tidak-tidak. Tetapi Dewa malah nurut dengan saran haevi tersebut.


Dia mendekati meja Ayri dengan PD.


" Ay, gue nimbrung ya, gue salah bawa lem nih" Dewa meminta ijin pada Ayri.


" iya" jawab aayri biasa saja sambil fokus membuat tugasnya. Sementara itu, Dewa duduk di atas meja Ayri karna tidak ada bangku lagi.


Ketika itu Melly dan shisi.


" Mell, aku kebelet pipis nih. Anterin dong" ucap Shisi, Melly pun menuruti padahal mereka hanya beralasan, mereka hanya pergi ke kantin untuk membeli minuman, Shisi hanya berniat supaya Ayri berdua bersama Dewa menikmati tugasnya.


" kemarin kemana ga keliatan" tanya Dewa basa basi.


" sakit, tapi lumayan lah hari ini udah lebih baik lagi" jawab ayri masih jutek.


" cie, yg lagi fokus menata masa depan" celoteh Saydi kepada Dewa dan Ayri yg masing-masingnya fokus menata cangkang telur pada tempurung.


"Heh jangan bercanda, Ayo lanjutkan tugas kalian. Bapak tinggal dulu ke kantor ya nanti kalo sudah selesai kalian kumpulkan ke kantor di meja bapak" Guru tersebut pun keluar kelas.


Sementara Riri juga keluar kelas setelah guru itu hilang dari pandangan, Ia duduk di teras depan kelas sambil menggerutu dan menangis. Sedangkan Ayri memperhatikan gerak gerik Riri dan ia pun ikut pergi keluar kelas untuk menuturkan Riri. Ayri mengintip dari tembok sebelah kelas.


" gue tuh **** banget sih, udah berharap banget kalo Dewa bakal suka sama gue. Nyatanya apa, dia lebih dekat sama Ayri dari pada sama gue " tangis Riri di balik tiang pondasi teras.


" sampe segitunya Riri terhadap Dewa, Gue pun sama suka sama Dewa dan ga rela rasanya kalo Dewa di sukai orang lain" gumam Ayri.

__ADS_1


Sementara itu, Rika menghampiri Riri yang sedang sendiri itu dan Riri berbagi cerita dengan Rika. Ayri mengendap masuk lagi kedalam kelas. Ia melihat Dewa yg masih duduk di bangku Ayri.


" Eh ko lo anteng banget sih di meja gue, sana gih pindah di tempat duduk lo. Dan ini lem udah nih gue kasih separuh sana lo duduk lagi di bangku Lo" Ayri berusaha mengusir Dewa dari tempat duduknya.


" ya elah bentar lagi tugas gue udah selesai" Dewa menolak namun Ayri memaksa. Ia merasa tidak enak hati terhadap Riri.


Shisi dan Melly kembali ke dalam kelas ia melihat Ayri sudah kembali duduk sendiri dengan tugasnya.


" Dewa nya kemana?" tanya Shisi.


"tuh di mejanya. Risih dari tadi gangguin gue melulu" jawab Ayri berpura-pura.


Jam istirahat tiba..


semua tugas sudah di kumpulkan, Ayri berniat untuk ikut ke kantin bersama Shisi dan Melly namun ia mengurungkan diri karna dia ingin ngobrol dengan Saydi.


" Say, gue boleh tanya sesuatu?" tanya Ayri kepada Sayd saat ia sedang duduk sendiri.


" apa?"


" Iya dia cerita dan dia pake topi yang dari lo" jawabnya jujur, dan Itu yg Ayri harapkan.


" masa? terus yg dari Riri juga di pake?" tanya Ayri lagi.


" ngga. Dari sejak di buka, topi itu langsung di minta sama Gugun" Saydi menjelaskan kejadian waktu itu.


" apa? serius Lo? ga ngarang cerita kan?" Ayri terkejut mendengar penjelasan Saydi.


" ya serius lah ngapain gue bohong. Jadi gue udah tau Lo tuh sebenernya suka kan sama Dewa?" Saydi berbalik bertanya.


" oke deh, thanks ya atas infonya." Ayri tidak menjawab pertanyaan saydi. Dia malah buru-buru keluar meninggalkan Saydi.


Kini Ayri berusaha mencari posisi Dewa yg sedari bel istirahat langsung keluar dari kelas. Ia mencari di kantin tapi tidak menemuinya, dan ia pun mencari di taman sekolahan. Benar saja Dewa ada di taman ia sedang ngobrol bersama temannya.

__ADS_1


" Dewa sini deh gue pengen ngobrol bentar" Ayri menarik tangan Dewa memaksa agar Dewa mau meladeninya.


" apa?"


" gue mohon plis jawab jujur. Apa bener lo kasihin kado dari Riri ke Gugun?" tanya Ayri tegas.


" ko lo tau, dari siapa?" Dewa berbalik tanya.


" kenapa lo malah kasih kadonya ke orang lain? lo tuh bener-bener ya ga ngehargai pemberian orang lain. Kasian tau Riri, dia merasa ngga di harga" Ayri bernada marah terhadap Dewa.


" kenapa Lo jadi marah ke gue, itu kan gugunnya yg ngerebut. Jadi gue kasih lah" jelas Dewa mengatakan sejujurnya.


" dan 1 lagi, plis lo jangan terlihat Deket sama gue di depan Rika dan Riri" ucap Ayri yang kemudian pergi meninggalkan Dewa.


Kali ini Ayri bersikap tidak biasa, ia merasa bersimpati terhadap perasaan Riri meskipun ia tidak mengatakan langsung kepada Riri tapi setidaknya ia berusaha agar Riri tidak merasa lebih sakit hati terhadapnya.


sepulang sekolah..


Ayri pergi menemui kakanya di toko sembako milik pamannya. Ia merasa jenuh di rumah karna semasa sakit sehari full dia istirahat di rumah.


" sini ka biar Ayri bantu" Ayri mengikuti kakanya yg sedang menimbang gula pasir.


" tumben kamu kesini bantuin Kaka" Kakanya merasa heran.


"hmm, ya karna jenuh aja di rumah" jawabnya singkat.


Sebenarnya Ayri merasa tidak nyaman bila ada di toko, karna anak-anak Genk yg selalu mejeng di cafe depan toko selalu memperhatikan gerak gerik Ayri, terutama Nana yg waktu itu memberikan surat dan bertemu tanpa sengaja di alun- alun.


Terdengar dari cafe, suara pemandu lagu yg akan bernyanyi.


" lagu ini di persembahkan untuk Nana yg sedang jatuh cinta namun tidak pernah ada respon dari sang cewe" ucapnya. Dan kemudian musik pun di lantunkan pemandu tersebut menyanyikan lagu "pujaan hati dari Band Kangen"


" apa maksud dari lagu tersebut?" gumam ayri dalam hati. Ia bertanya - tanya

__ADS_1


"kenapa Nana request lagu itu, apa dia tau gue ada di sini? apa lagi itu buat gue?" dalam hatinya penuh pertanyaan.


" ah entahlah, gue pura-pura ngga tau aja. Lagi pula kan emang gue ga merasa" Ayri merasa PD.


__ADS_2