BERI AKU CINTA

BERI AKU CINTA
BAB 42. KEMBALI MERAWAT DIRI


__ADS_3

"Bas... ayo angkat panggilan teleponku! Ini kesempatanmu yang terakhir, aku masih berbaik hati memberimu peluang untuk balikan lagi dengan Devani," monolog Mahen.


Mahen ternyata masih kepikiran dengan penjelasannya tadi, yang diabaikan oleh Bastian. Dia menscroll ponselnya, lalu menghubungi nomor Bastian yang sempat disimpannya saat Devani kecelakaan. Tapi, ternyata sia-sia, ponsel Bastian tidak aktif.


"Maaf Bas, kesempatan yang kuberikan untukmu sudah habis! Tinggal dari Devani, apakah dia masih akan memberimu kesempatan sampai hari pernikahan kami tiba atau tidak.


Jika hari ini Devani menerima satu tanda ikatan dariku, baru setelah itu kamu datang, kita akan bersaing Bas. Aku pastikan... Aku tidak akan pernah melepaskan dia lagi," monolog Bastian.


"Pak!" sapa Lusy sekretaris Mahen.


"Memangnya Bapak sedang bicara dengan siapa? Jangan-jangan Bapak..." tanya Lusy yang baru saja masuk ke dalam ruangan Mahen dan tidak jadi melanjutkan ucapannya karena Mahen menatapnya dengan tatapan dingin.


Lusy takut Bosnya kena gangguan jiwa, sebab semenjak kematian sang istri, bosnya itu berubah drastis, baik dari penampilan, sikap, perilaku dan dalam hal memimpin perusahaan juga jauh menurun.


Jika Mahen merasa stres, dia pasti melimpahkan semua pekerjaannya kepada Lusy. Makanya saat mendengar dan melihat Mahen berbicara sendiri Lusy jadi takut jika bosnya benar sudah mulai gila.


"Kenapa tidak diteruskan! Kamu pikir Saya sudah gila ya!" ucap Mahen sambil menandatangani berkas yang baru saja di bawa oleh Lusy sekretarisnya.


"Nggak dong Pak! Maksud Saya, jangan-jangan Bapak punya indera keenam dan sedang bicara dengan para makhluk halus penunggu kantor ini," ucap Lusy sambil gemetar memegang berkas yang baru saja dikembalikan oleh Mahen.


"Lus, Saya mau keluar kantor dan mungkin hari ini tidak akan balik ke kantor lagi, jika ada tamu yang mencari saya, bilang saja untuk kembali besok," ucap Mahen.


"Baik Pak! Oh ya Pak, tapi kan sore ini, Bapak ada pertemuan dengan tamu dari Jepang di resto Seribu Rasa, apa juga harus saya cancel Pak?" tanya Lusy.


"Tidak usah Lus, Saya akan langsung kesana nanti sore untuk menemui mereka,"ucap Mahen.


"Ada tugas lagi Pak? jika tidak ada lagi, Saya permisi ya pak," ucap Lusy.


"Sudah cukup untuk hari ini, nanti sore sebelum kamu pulang, serahkan berkas-berkas yang saya tanda tangani tadi ke bagian HRD," perintah Mahen.

__ADS_1


"Siap Pak!"


Lusy pun kembali ke ruangannya, sementara Mahen membereskan mejanya lalu bersiap-siap untuk pulang.


Sesuai janjinya Mahen akan menjemput Devani sore ini, tapi sebelum itu dia akan membersihkan wajah serta potong rambut di klinik khusus perawatan pria.


Dulu ketika Devina masih ada Mahen rajin melakukan perawatan, tapi setelah sang istri meninggal, dia jadi malas, bahkan rambutnya seringkali dibiarkan panjang.


Mahen juga tidak rutin bercukur, paling sesekali dia pergi ke tempat pangkas biasa serta bercukur sendiri di rumah.


Padahal memiliki wajah bersih dan bersinar adalah idaman bagi setiap orang. Bahkan kini para pria juga bisa merawat diri dan berhak merasakan kesempatan perawatan wajah serta kulit berteknologi canggih.


Pada tahun 2019, kolaborasi antara pengusaha, dokter, dan juga artis meluncurkan klinik perawatan pertama khusus pria bernama MEN/O/LOGY by ZAP. Klinik ini hadir dan menjawab permasalahan para pria mengenai perawatan kulit.


Saat peresmian MEN/O/LOGY by ZAP pada 11 Juli 2019 di Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan, CEO ZAP Clinic Fadly Sahab mengatakan bahwa perawatan untuk para pria perlu dihadirkan di Indonesia. Selain karena adanya peluang yang tinggi, mereka juga ingin menjadi salah satu penggerak utama dibidang perawatan pria.


Setelah berpuluh tahun fokus dengan pasar wanita, saat ini sang CEO mantap untuk membawa ZAP Clinic berekspansi menggarap pasar pria.


Pengelolaan klinik ini, bekerjasama dengan dua artis pria terkenal, yaitu Bams eks vokalis band Samsons dan dokter Tompi yang juga seorang penyanyi, serta dermatologis dr. Endi Novianto, SpKK(K), FINSDV, FAADV.


Bams selaku co-founder MEN/O/LOGY by ZAP juga mengatakan bahwa klinik ini hadir untuk menjawab permasalahan pria terutama di ibukota yang ingin merawat wajah dan kulit, tetapi tidak memiliki tempat khusus.


Klinik ini bisa menjadi jawaban bagi para pria, terutama di Jakarta dan sekitarnya yang selama ini ingin merawat wajah dan kulit, tapi tidak nyaman karena harus datang ke klinik kecantikan wanita atau ke salon. Sudah saatnya pria lebih peduli dengan penampilan tanpa malu atau ragu.


Klinik MEN/O/LOGY menghadirkan berbagai perawatan untuk pria, di antaranya adalah PRP untuk mengatasi kebotakan dan bekas jerawat, serta Photo Facial untuk mengatasi kulit kusam.


Lalu ada Laser Tattoo Removal untuk menghilangkan tato tanpa sakit, Infuse Booster untuk menambah daya tahan tubuh dan stamina, serta Active Acne Laser untuk membasmi jerawat aktif.


Dermatologis dr. Endi Novianto, SpKK(K), FINSDV, FAADV juga mengatakan bahwa klinik perawatan pria pertama di Indonesia ini, menggunakan teknologi berbasis cahaya.

__ADS_1


Teknologi laser ini telah teruji secara aman dan efektif serta telah digunakan selama bertahun-tahun di seluruh cabang ZAP Clinic.


Tompi juga menambahkan bahwa hadirnya klinik ini untuk memahami kebutuhan para pria ibukota yang punya banyak kesibukan.


Perawatan kulit pria di tempat ini dirancang secara efektiif dan tidak memakan waktu lama, makanya Mahen dulu lebih senang berlangganan dengan klinik tersebut.


Tompi yang merupakan dokter spesialis bedah plastik ini juga mengatakan bahwa bukan hanya pria yang aktif di industri hiburan yang dapat merawat kulitnya.


Namun para eksekutif, pekerja kantoran seperti Mahen, sampai pria paruh baya juga tak kalah penting untuk merawat ketampanannya.


Saat Mahen tiba di salah satu cabang ZAP Clinic langganannya, para karyawan yang bekerja di sana pun pada bertanya, mereka heran penampilan Mahen tidak seperti dulu.


Karyawan yang biasa merawat Mahen pun bertanya, "Pak Bos tampan kemana saja, kok baru kelihatan? Biasanya minimal dua minggu sekali Pak Bos, pasti kesini."


Mahen pun menanggapinya dengan tersenyum lalu dia meminta karyawan tersebut agar cepat mengerjakan tugasnya karena dia harus segera menjemput Devani.


"Aduh Pak Bos, kenapa wajah Bapak jadi kusam begini dan rambut jadi tumbuh tak beraturan, memangnya Ibu cantik tidak komplain Pak?" tanya karyawan tersebut.


"Ibu sudah tidak ada," jawab Mahen.


"Maksud Pak Bos?"


"Istri saya sudah meninggal hampir satu tahun yang lalu, karena kecelakaan," ucap Mahen lirih.


"Maaf Pak Bos, bukan maksud saya membuat Bapak sedih. Saya turut berdukacita ya Pak. Pantas saja Bapak nggak pernah kesini lagi, ternyata ibu cantik dan baik yang sangat perhatian kepada Bapak sudah tiada," ucap karyawan tersebut ikut sedih.


"Jadi si comel mentel, siapa yang mengasuh Pak?"


"Adik kembar istri Saya," jawab Mahen.

__ADS_1


"Syukur deh, setidaknya masih ada sosok mama yang bisa menjaga, menyayangi serta mengayomi si comel."


"Apalagi si Tante, adik kembar mamanya itu, pasti sama cantik, dan prilakunya pasti tidak jauh berbeda dari ibu cantik," ucap karyawan tersebut yang memang akrab dengan Devina serta Annisa karena mereka sering ikut Mahen bila sedang perawatan.


__ADS_2