Black Arc Saga

Black Arc Saga
Prolog


__ADS_3

Seribu tahun yang lalu, dunia dilanda


kehancuran saat perang kuno antara ras dewa melawan ras iblis terjadi. Bangsa


iblis dengan kekuatan kegelapan berniat menghancurkan dunia, namun para dewa


tidak membiarkan hal tersebut. Akan tetapi, kebencian mendalam dari ras iblis


kepada dunia terlalu kuat hingga menyebabkan ras dewa terdesak. Di hadapan pemimpin


ras iblis, para dewa takluk dan terpaksa mundur memberikan peluang bagi ras


iblis untuk bergerak maju menggapai tujuan mereka.


Dunia perlahan hancur oleh bangsa


iblis, namun para dewa tidak lagi mampu menandingi mereka. Pada saat itulah bangsa


dewa memiliki sebuah ide untuk menjalin kerja sama dengan bangsa lain guna


melawan ras iblis yang semakin berkuasa. Mereka berhasil mengajak ras yang ada


dan bersama-sama mereka menantang sang dewa kegelapan guna menghancurkan rencananya


untuk menguasai dunia.


Pertarungan berjalan sengit antara


kedua belah pihak. Pihak dewa yang dibantu oleh manusia, Elf/Dwarf dan Spirit


berhasil melawan balik pasukan iblis hingga menuju ke benua yang ada di bagian


barat bernama Valhalla. Dan di sanalah pertarungan terakhir terjadi.


Dengan bantuan ras lain, akhirnya pihak


dewa mampu mendesak pemimpin bangsa iblis. Namun, meski demikian, sang penguasa


kegelapan tidak semudah itu dikalahkan. Tak sedikit dari pihak dewa yang

__ADS_1


menjadi korbannya selama pertarungan tersebut. Hal tersebut memaksa pihak dewa untuk


mengambil satu-satunya pilihan terakhir guna menghentikan dewa iblis. Dengan


segenap kekuatan mereka, bangsa dewa memutuskan untuk menyegel dewa iblis


bersama rasnya selamanya dari dunia ini.


Pengorbanan tersebut membuahkan


hasil, bangsa iblis akhirnya tersegel untuk selamanya dari dunia dan membawa


kemenangan bagi pihak dewa. Akan tetapi, sebagai konsekuensi atas tindakan


mereka, bangsa dewa tidak memiliki lagi kekuatan untuk membimbing dan mengatur


dunia. Hingga pada akhirnya, dengan keajaiban terakhir yang mereka miliki,


mereka memberikan berkah terakhir mereka untuk ras yang tersisa dan dunia


sebelum sepeninggalan mereka. Berkah itu akhirnya diberi nama Skill yang


kelak akan menggantikan mereka memandu dunia setelah mereka pergi.


mengorbankan diri mereka untuk menjadi satu dengan segel guna mencegah iblis


kembali ke dunia. Dengan begitu, perang kuno pun berakhir dan para dewa tidak


lagi ada selamanya. Satu-satunya yang tersisa dari mereka adalah berkah mereka


yang akan menjadi pengingat pengorbanan mulia mereka bagi ras yang tersisa.


Ratusan tahun berlalu sejak perang


tersebut berakhir. Kini dunia perlahan kembali seperti sedia kala meski tanpa


kehadiran dewa di sisinya. Umat manusia mulai bangkit dan membangun peradaban


mereka sendiri di benua pusat sebagai wilayah kekuasaan mereka, disusul oleh

__ADS_1


bangsa peri di sebelah timurnya yang berbagi tempat tinggal dengan bangsa Dwarf


dan sebagian kecil bangsa Spirit. Dengan berkah dari dewa, mereka mampu melangkah


menuntun takdir mereka sendiri tanpa lagi bergantung kepada para dewa. Peradaban


mereka maju dengan pesat dan tokoh legenda pun banyak bermunculan. Dengan Skill,


mereka mampu melakukan banyak hal yang luar biasa yang sebelumnya tidak mampu


mereka lakukan.


Namun sayangnya, dengan kehadiran Skill


tidak serta merta membuat dunia menjadi lebih baik. Di satu sisi, Skill


memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan mereka, tetapi di sisi yang


lain itu memberikan dampak yang buruk. Perang tak jarang terjadi antara bangsa


satu dengan yang lain. Mereka menggunakan berkah dari dewa untuk membunuh sehingga


terciptalah sebuah rantai kebencian antara pemilik berkah satu dengan yang


lain.


Sejak saat itu pula, pandangan satu


sama lain ikut berubah. Mereka tidak memandang lagi saudaranya sama, tetapi


semua itu berdasarkan Skill apa yang mereka miliki. Hal tersebut menciptakan sebuah


kasta dalam kehidupan. Apakah seseorang berakhir menjadi pahlawan atau


pecundang semuanya ditentukan dari Skillnya.


Dan begitulah, saat para dewa


memberikan berkahnya dengan harapan dapat membantu membimbing dunia menuju ke

__ADS_1


arah yang lebih baik justru berubah menjadi alat penindas satu sama lain. Inilah


kutukan yang sejak dulu tidak dapat diubah.


__ADS_2