
"Kamu kucing lecil nya" Ucap Bara mencubit hidung Leta gemas.
Leta yang merasa kesakitan memukul Bara dengan bantal yang dia bawa tadi.
"Leta Leta sudah iya aku salah maaf" Ucap Bara menutupi kepala nya dengan tangan.
"Terserah kalai lah" Ucap Vero marah karena di cuekin oleh Bara dan Leta.
Leta beranjak dari sebelah Bara. Dia lebih memilih pergi ke kamar nya dari pada harus berantem terus dengan Bara.
"Siapa dia?" Tanya Vero serius.
"Istri ku lah. Tadi kan sudah ku kasih tau juga" Jawab Bara santai.
"Lalu bagaimana dengan gadis kecil yang kamu cari selama ini?" Tanya Vero lagi.
Bara terdiam sejenak. Dia ingin bercerita pada Vero namun dia takut jika Leta tiba tiba datang dan mendengar semua cerita nya.
"Nanti aku ceritakan. Aku tidak ingin sampai Leta mendengar nya" Jawab Bara.
Tak lama Sesa sampai di rumah Bara. Dia terlihat lelah karena harus mengurus semua belanjaan Bara.
"Sayang ku" Ucap Sesa memeluk Vero.
"Kamu kenapa kok kucel gitu?" Tanya Vero heran karena setau dia Sesa selalu rapi dan cantik.
"Tanya saja tuh sama dia" Jawab Sesa menunjuk ke arah Bara.
"Permisi bu. Ini barang barang nya mau di taruh mana?" Tanya pria yang di minta Sesa mengantar belanjaan Bara.
"Taruh saja semua di sini" Jawab Sesa menunjuk lantai di ruang tamu.
Vero heran dengan beberapa pria yang bolak balik membawa kotak kotak belanja yang sangat banyak.
"Kamu habis borong pusat perbelanjaan Bar?" Tanya Vero.
"Iya ini semua untuk Leta" Jawab Bara.
Vero berfikir negatif tentang Leta. Dia berfikir kalau Leta hanya mengeruk kekayaan Bara.
"Kamu akan memelihara parasit itu?" Tanya Vero.
"Jaga mulut kamu Vero. Dia istri ku jangan pernah kamu menghina nya" Ucap Bara marah.
"Kamu kenapa sih Vero kok kamu malah bicara seperti itu pada Bara. Leta itu gadis yang baik" Sahut Sesa.
"Gadis baik yang hanya mengincar harta kamu?" Ucap Vero tertawa licik.
Leta ternyata sedari tadi mendengar ucapan Vero yang menghina diri nya. Dia mendekat ke arah Bara Sesa dan Vero.
Byurrr.
Leta menyiram air tepat di wajah Vero.
"Jaga ucapan anda. Anda terlihat berpendidikan namun mulut dan perkataan anda seprti orang yang tidak berpendidika." Ucap Leta marah.
__ADS_1
"Saya memang suka uang. Terus kenapa kalau saya ingin menghabiskan uang suami saya sendiri. Anda juga tidak menyumbang hadiah untuk saya. Terus kenapa kalau saya meminta hadiah dari suami saya sendiri?" Tanya Leta marah.
Bara merasa puas karena Leta yang biasa nya terlihat pendiam namun jika marah dia lebih menakutkan dari pada singa betina.
"Leta bukan seprti itu. Vero hanya salah paham saja" Ucap Sesa yang menengahi pertengkaran Leta.
"Kak. Kakak tau saya seperti apa tapi jika dia terus menghina saya. Saya akan melakukan sesuatu untuk membela diri saya sendiri" Ucap Leta tegas.
Leta pergi dari hadapan mereka. Sedari tadi Vero hanya terpana karena baru pertama kali nya dia di labrak oleh gadis.
"Kamu dapat dia dari mana? Gila dia keren banget" Ucap Vero takjub.
Bara yang marah memukul Vero dengan bantal sofa.
"Dia istri gue awas kalau sampai kamu macam macam sama dia" Ancam Bara.
"Lagian kamu sudah punya aku. Mau cari apa lagi sih?" Tanya Sesa marah.
"Enggak ah. Wanita yang gila kerja itu nggak bisa romantis" Jawab Vero cuek
"Awas saja kalau sampai kamu jatuh hati sama aku. Aku akan membuat kamu bertekuk lutut di depan ku" Ucap Sesa marah.
Sesa beranjak dari duduk nya dan pergi meninggalkan rumah Bara begitu saja.
"Lagian kenapa sih kamu nggak mau sama Sesa. Dia cantik cerdas berbakat. Apa lagi coba yang kurang?" Tanya Bara.
"Aku merasa minder kalau bersebelahan sama dia Bar. Aku seperti bukan seorang yang pantas bersanding dengan dia" Jawab Vero tertunduk.
"Jadi sebenar nya kamu juga punya perasaan sama Sesa?" Tanya Bara lagi.
Leta keluar dari kamar dan menuju ke dapur.
"Non Leta ada yang bisa kami bantu?" Tanya kepala pelayan.
"Aku mau masak" Jawab Leta.
"Tidak perlu non kami yang akan menyiapkan segala nya untuk nona dan tuan" Ucap kepala pelayan.
"Enggak usah. Mulai hari ini aku akan memasak sendiri. Aku hanya butuh pelayan 2 orang saja untuk membantu ku memasak" Pinta Leta.
"Maaf nona kami tidak bisa melakukan itu." Jawab kepala pelayan.
"Ada apa sih?" Tanya Bara yang menghampiri Leta di dapur.
"Maaf tuan" Ucap kepala pelayan.
"Aku mau masak tapi mereka tidak memperbolehkan aku" Ucap Leta.
"Bukan maksud saya tidak memperbolehkan nona Leta masak tapi ini sudah menjadi tugas kami. Jadi kami tidak berani untuk melawan perintah tuan" Jelas kepala pelayan.
"Ya sudah biarkan Leta yang memasak. Kalian turuti saja apa yang Leta kata kan" Ucap Bara.
Leta tersenyum bahagia karena dia sudah boleh memasak.
"Baik tuan" Jawab kepala pelayan.
__ADS_1
Bara kembali ke ruang tamu untuk mengobrol dengan Vero.
"Maaf ya kalian kena marah Bara" Ucap Leta menyesal.
"Bukan salah nona kami lah yang salah" Jawab kapala pelayan
Leta mulai memasak dengan bantuan beberapa pelayan nya. Namun dia sendiri lah yang meracik masakan nya.
"Mbak apa Bara mempunyai alergi terhadap makanan?" Tanya Leta.
"Tidak ada nona. Tuan tidak pemilih makanan" Jawab kepala pelayan.
"Oh bagus lah kalau begitu" Jawab Leta.
"Mbak ini tolong di tata ya" Pinta Leta.
"Baik non" Jawab pelayan.
Setelah makanan nya sudah siap. Leta meminta kepala pelayan untuk memanggil Bara dan Vero.
"Harum nya" Ucap Bara yang sudah datang ke meja makan.
"Ini makanan apa saja sih?" Tanya Vero yang baru pertama kali melihat makanan yang ada di depan nya.
"Makanan kampung." Jawab Leta.
"Sudah kalau nggak mau dia marah makan saja" Bisik Bara.
"Kalian bisik bisik apa sih?" Tanya Leta.
"Tidak ada" Jawab Bara dan Vero bersamaan.
Vero mulai mencoba memakan makanan yang ada di depannya. Saat suapan pertama dia tercengang karena makanan yang bentuk nya aneh itu sangat lah enak.
"Bagaimana?" Tanya Leta
"Luar biasa ini enak sekali" Jawab Vero antusias.
Bara yang merasa penasaran mulai memakan makanan nya. Dia juga terkejut dengan rasa nya yang sangat enak.
"Enak banget Leta. Mulai sekarang kamu saja yang masak " Pinta Bara.
"Berapa bayaran nya?" Tanya Leta tersenyum licik.
"300 juta setiap bulan" Jawab Bara.
"Setuju" Teriak Leta bahagia.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
**Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak**
# selamat membaca kak
# terima kasih banyak
__ADS_1
šššššš