
Leta mengambil tisu di meja kerja Bara dan menaruh nya di meja.
"Ini pak tisu nya" Ucap Leta lembut.
"Kamu yang bersihkan. Kamu yang menumpahkan" Ucap Bara datar.
Leta takut dengan Bara. Tapi dia yang bersalah dan harus bertanggung jawab. Dia mendekati Bara dan berjongkok di depan Bara.
Bara merentangkan tangan nya ke sandaran sofa. Sedangkan Leta mulai membersihkan baju Bara menggunakan tisu.
Saat tangan Leta menyentuh tubuh Bara yang terkena kopi tadi ja tung Bara berdetak kencang tak menentu.
"Apa kamu tidak mengingat ku lagi?" Guman Bara dalam hati.
Karena sudah tidak sabar Bara menarik tangan Leta. Dia menarik tengkuk Leta juga dan mencium bibir Leta.
Leta yang terkjeut hanya mampu terbelalak dan diam mematung.
"Pergi" Ucap Bara yang sudah sadar akan apa yang dia lakukan. Dia melepaskan ciuman nya dan menyuruh Leta keluar dari ruangan nya.
Karena ketakutan Leta berdiri dan tersandung dengan kaki panjang Bara hingga terjatuh di atas tubuh Bara.
"Apa kamu ingin menguji ku Leta?" Guman Bara lirih tepat di depan wajah Leta yang kini terlalu dekat dengan nya.
Leta berdiri dan merapikan pakaian nya.
"Maaf pak. Saya permisi" Pamit Leta.
Leta keluar dari ruangan Bara dengan berlari. Bara yang melihat tingkah Leta pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya.
"Sungguh menggemaskan" Ucap Bara tersenyum.
Leta yang akan masuk ke dalam ruang OB. Bertabrakan dengan Dion.
"Leta. Kamu kenapa kok lari lari gitu?" Tanya Dion.
"Eng.... Enggak apa apa kok kak" Jawab Leta gugup.
"Kamu kenapa? Kamu sakit?" Tanya Dion khawatir.
"Iya kak. Aku sedikit tedak enak badan" Jawab Leta.
"Ya sudah kamu pulang saja. Biar nanti aku yang ijin kan kamu" Ucap Dion.
"Memang nya nggak papa kak?" Tanya Leta.
"Enggak papa lah. Kamu pulang saja" Ucap Dion memegangi pipi Leta lembut.
"Iya kak. Aku ijin pulang saja kalau begitu" Jawab Leta tersenyum.
Dion mengusap kepala Leta lembut dan tersenyum pada Leta. Leta pun tersenyum pada Dion karena perlakuan lembut Dion pada diri nya.
Di saat bersamaan Bara yang akan ke ruangan Sesa melihat Dion yang mengusap kepala Leta lembut dan Leta pun tersenyum bahagia dengan sentuhan Dion itu.
__ADS_1
Bara sangat marah namun dia tidak ingin Leta melihat kemarahan nya. Dia hanya mampu menahan amarah nya dengan menggenggam kuat tangan nya.
"Aku sudah menginhinkan mu Leta. Siapa pun tak akan aku biarkan menyentuh mu lagi" Guman Bara dalam hati.
Bara kembali ke ruangan nya dengan keadaan marah. Dia memukul mukul dinding karena melihat Dion dan Leta barusan.
"Kenapa gaduh sekali sih?" Ucap Sesa yang akan masuk ke dalam ruangan Bara.
Sesa masuk ke dalam ruangan Bara dan melihat ruangan Bara yang berantakan seperti kapal pecah.
"Bara apa yang kamu lakukan?" Tanya Sesa terkejut.
"Bukan urusan kamu. Ada apa? Aku lagi nggak mau membahas masalah yang ada saat ini" Ucap Bara.
Sesa mendekati Bara dan bersandar di meja kerja Bara.
"Kamu kenapa? Apa ada masalah dengan gadis yang kamu cari itu?" Tanya Sesa menyilangkan tangan nya di dada
"Bukan urusan kamu" Jawab Bara mengusap kepala nya kasar
"Bara kita sudah lama berteman. Apa kamu masih tidak ingin terbuka dengan ku?" Tanya Sesa.
"Aku mau pulang" Ucap Bara berdiri dari duduk nya dan keluar dari ruangan nya.
Sesa sempat melihat baju Bara yang kotor akibat tumpahan kopi
"Apa yang terjadi dengan Bara dan Leta? Apa Bara menyukai Leta?" Guman Sesa melihat punggung Bara yang menghilang terhalang oleh pintu ruangan.
Bara kini telah sampai di parkiran mobil. Dia mengambil mobil nya untuk melajukan nya ke rumah utama Bara.
"Leta?" Guman Bara.
Bara menggelengkan kepala nya dan mengusap mata nya untuk memastikan nya lagi. Namun gadis yang dia lihat sudah masuk ke dalam bis.
"Enggak mungkin. Leta pasti masih ada di kantor karena jam kerja nya belum selesai" Ucap Bara.
Bara melajukan mobil nya lagi karena lampu sudah berganti warna.
Di rumah Leta.
Leta telah sampai di rumah nya. Memang benar yang di lihat Bara tadi adalah Leta. Karena Leta ijin pulang dan berbohong dengan Dion.
Dia masih takut untuk bertemu lagi dengan Bara.
"Aku kira CEO di perusahan itu sudah tua. Ternyata dia masih sangat muda dan dia juga menakutkan" Ucap Leta.
Leta menaruh tas nya di kamar dan berganti pakaian lalu keluar kamar untuk bersih bersih rumah nya.
"Besuk aku masuk kerja nggak ya? Aku masih takut jika ketemu dengan CEO itu lagi. Dia mesum dan menakutkan" Ucap Leta dengan menyapu lantai rumah nya.
Leta membersihkan rumah nya setelah itu dia masak untuk makan malam nya.
Malam hari di rumah Leta.
__ADS_1
Saat Leta selesai mandi dan berganti pakaian. Dia ke ruang makan untuk makan malam. Dia mendengar pintu rumah nya yang di ketuk.
Tok tok tok.
"Siapa sih? Ganggu orang mau makan saja" Guman Leta berjalan ke arah pintu rumah nya.
Leta membuka pi tu rumah nya dan tersenyum ketika melihat Dion yang berada di depan pintu rumah nya.
"Kak Dion" Panggil Leta.
"Aku ganggu nggak?" Tanya Dion.
"Enggak lah kak. Yuk masuk" Ajak Leta.
Dion masuk ke dalam rumah nya. Leta sengaja tidak menutup pintu rumah nya karena dia tidak ingin di gosip kan oleh tetangga tetangga nya.
"Nih buah untuk kamu" Ucap Dion.
"Kakak nggak usah repot repot bawa buah segala" Ucap Leta tidak enak.
"Enggak lah. Cuma buah kok" Jawab Dion.
"Makasih ya kak" Ucap Leta tersenyum.
"Iya sama sama" Jawab Dion.
"Oh iya. Makan yuk Leta sudah masak tadi" Ajak Leta.
"Makasih Leta. Aku sudah makan tadi" Ucap Dion.
"Makan lagi. Ayuk temani aku makan" Ajak Leta dan menarik tangan Dion.
Dion akhir nya ikut ke ruang makan dan makan malam bersama Leta. Dion sanagt senang karena Leta terlihat lebih segar dari pada tadi siang.
"Besuk kamu tidak usah masuk dulu. Aku sudah mintakan ijin untuk kamu" Ucap Dion di sela sela makan nya.
"Iya kak. Aku juga sempat berfikir seperti itu. Makasih ya sudah pengertian sama aku" Ucap Leta tersenyum.
"Harus dong" Jawab Dion mengusap kepala Leta.
"Ih kak Dion kan tangan nya kotor" Ucap Leta mengusap usap kepala nya yang di sentuh Dion tadi.
"hahaha Maaf Leta. Aku lupa" Ucap Dion tertawa
Leta cemberut namun melihat tawa Dion dia ikut tersenyum dan akhir nya ikut tertawa bersama Dion.
**Tolong di LIKE VOTE & KOMEN ya kak***
@DIYAH_NUR_ARROYAN
# selamat membaca ya kak
# terima kasih banyak
__ADS_1
šššššš