
Mika terus mencoba membangunkan Riko namun Riko tidak kunjung bangun. Tak lama para pengawal menghampiri Mika dan membawa Riko masuk ke dalam rumah.
"Bawa ke kamar tamu saja" Ucap Leta.
Ternyata Leta lah yang menyuruh para pengawal menghampiri Mika di luar rumah.
Mika terus menangis ketakutan. Leta memeluk Mika dan mencoba menenangkan nya. Bara yang baru selesai membersihkan diri nya turun ke bawah dan melihat keributan di depan kamar tamu.
"Mika kamu kenapa kok basah kuyup gini?" Tanya Bara khawatir.
"Riko kak. Dia tidak sadarkan diri kak. Mika takut dia kenapa kenapa kak" Ucap Mika menamgis.
"Mika tenang lah. Dia akan baik baik saja" Ucap Leta.
"Sayang kamu bantu Mika ganti pakaian dulu. Biar aku panggil Dokter untuk memeriksa anak itu" Pinta Bara.
"Iya " Jawab Leta.
Leta membantu Mika berjalan naik ke lantai 2. Leta juga membantu Mika untul berganti pakaian dan mengeringkan rambut Mika.
"Tenang lah Mika. Bara susah memanggil Dokter. Riko sebentar lagi akan di periksa sama Dokter. Kamu harus tenang" Ucap Leta.
"Dia bilang kalau dia mencintai aku Leta" Ucap Mika menangis.
Leta terhenti dari mengeringkan rambut Mika ketika dia mendengar ucapan Mika.
"Dia bilang kalau dia baru menyadari perasaan nya terhadap ku. Di sisi lain aku sangat bahagia dengan pengakuan Riko tapi di sisi lain aku juga takut jika aku hanya sebagai pelampiasan nya saja" Ucap Mika menangis.
"Maaf Mika. Aku tidak bisa menjawab ucapan kamu karena aku tidak tau akan hal itu" Ucap Leta yang kembali mengeringkan rambut Mika.
Mika terus menangsi di depan kaca rias nya. Hati nya sakit dan senang bersamaan. Hati nya bergejolak ketika mengingat Riko yang bergandengan mesra dengan kekasih nya dulu.
"Aku sudah mengeringkan rambut kamu. Kamu mau ke bawah atau di sini saja?" Tanya Leta.
"Aku ingin di sini dulu Leta. Aku ingin sendiri" Jawab Mika.
"Baik lah aku mengerti" Sahut Leta.
Leta keluar dari kamar Mika dan menutup pintu kamar Mika. Dia turun ke lantai satu menemui Bara.
"Gimana Riko?" Tanya Leta.
"Masih di periksa Dokter. Gimana Mika?" Tanya Bara balik.
"Dia di kamar. Dia ingin sendiri dulu" Jawab Leta.
"Ya sudah biarkan dia istirahat dulu" Ucap Bara.
"Iya" Jawab Leta.
Tak lama Dokter keluar dari kamar tamu. Leta dan Bara berdiri menemui Dokter.
"Bagaimana keadaan Riko Dok?" Tanya Leta.
"Pasien hanya kedinginan saja. Dia audah baik baik saja. Dia juga sudah sadar tolong di beri minuman hangat untuk menghangatkan tubuh nya" Jelas Dokter.
"Baik Dok terima kasih" Ucap Bara.
"Sama sama. Saya permisi " Pamit Dokter.
__ADS_1
"Silahkan Dok" Ucap Bara.
Ria berjalan ke arah Leta dengan membawa teh jahe hangat.
"Langsung bawa masuk saja Ria " Ucap Leta.
"Baik non" Jawab Ria.
Leta dan Bara ikut masuk ke dalam. Setelah menaruh minuman di meja. Ria keluar dari kamar tamu.
Bara duduk di sofa dan Leta berdiri di samping tempat tidur.
Plack.
Leta memukul kepala Riko namun tidak terlalu keras.
"Kalau kamu mau mati jangan di depan rumah kita" Ucap Leta marah.
"Maaf kak" Ucap Riko tertunduk
"Apa mau kamu sebenar nya?" Tanya Leta lembut.
"Aku hanya ingin meminta maaf pada Mika kak" Jawab Riko.
"Mika sudah memaafkan kamu" Jawab leta.
"Aku juga mencintai nya kak" Ucap Riko.
"Jangan gila kamu Riko. Kamu baru saja putus dengan pacar kamu. Jangan kamu sakiti Mika lagi" Ucap Leta yang kembali marah.
"Mika buka pelampiasan ku kak. Saat Mika pergi menjauh dari ku ada yang hampa dalam hati ku kak. Aku sudah lama merasakan nya sejak pertama kali Mika pergi dari ku" Ucap Riko.
Riko bangkit dari atas kasur dan berlutut di depan Leta.
"Kak tolong ijin kan aku mengejar Mika kak. Aku tulus mencintai dia kak. Tolong ijinkan aku kak" Ucap Riko tulus.
Leta tidak tega dengan Riko. Bara berdiri dari duduk nya dan merangkul Leta.
"Jika kamu serius dengan Mika. Buktikan pada kami. Kejar dia kejar kembali ci ta yang telah perlahan hilang dari hati nya" Ucap Bara.
Riko mendongak dan melihat ke arah Bara. Dia tersenyum karena Bara memberikan dia kesempatan untuk mengejar Mika.
"Terima kasih kak. Terima kasih " Ucap Riko bahagia.
"Tapi sebum itu. Pulihkan dulu kesehatan kamu. Besun kamu boleh pulang" Ucap Bara.
"Iya kak. Terima kasih" Ucap Riko lagi.
Bara dan Leta keluar dari kamar yang di tempati Riko. Riko merasa sedikit lega karena dia telah mendapat lampu hujau dari Bara dan Leta.
"Aku aka memeprjuangkan kamu Mika. Aku janji" Ucap Riko tegas.
Riko kembali ke atas kasur. Dia terus tersenyum jika mengingat Bara dan Leta yang merestui nya bersama Mika.
Ke esokan hari nya.
Riko telah bangun dengan pakaian yang rapi pemberian Ria atas permintaan Leta tentu nya.
Dia keluar dari kamar tamu dan melihat Bara yang sedang membaca koran di ruang tamu.
__ADS_1
"Kak saya ingin berpamitan pulang" Ucap Riko.
"Iya" Jawab Bara singkat.
"Terima kasih karena merawat saya dan memberikan tempat saya untuk bermalam" Ucap Riko.
"Iya. Sudah sana temui Mika. Jangan ganggu aku" Ucap Bara.
"Iya kak. Makasih" Ucap Riko.
Riko berjalan masuk lebih dalam ke rumah Bara. Dia bertemu dengan Leta yang sedang membawa tas kerja Bara.
"Kaka aku ingin menemui Mika" Ijin Riko.
"Iya. Ayo aku antar ke kamar nya" Jawab Leta
Leta berjalan lebih dulu dan diikuti Riko di belakang nya. Leta berhenti di depan sebuah lintu kamar yang bertuliskan nama Mika di pintu nya.
"Ini kamar Mika. Tapi maaf aku harus ke bawah dulu. Kamu bicara saja dengan Mika" Ucap Leta.
"Iya kak. Makasih" Ucap Riko sopan.
"Sama sama. Semangat Riko" Ucap Leta tersenyum. Riko hanya mengangguk dan tersenyum juga.
Leta kembali turun ke lantai 1 menemui Bara yang akan berangkat kerja. Sedangkan Riko masih beridi di depan pintu kamar Mika.
Di saat Riko akan mengetuk pintu kamar Mika. Mika lebih dulu membuka lintu kamar nya.
"Riko" Panggil Mika.
"Pagi Mika" Ucap Riko tersenyum.
"Mau apa kamu?" Tanya Mika cuek.
"Aku ingin bicara dengan kamu " Jawab Riko.
Mika melihat ke arah tangga yang ternyata Bara dan Leta yang sedang menguping.
"Mereka sedang apa sih. Ingin tau saja urusan orang" Guman Mika lirih.
"Kamu bicara apa?" Tanya Riko yang tidak jelas dengan ucapan Mika.
Mika menarik tangan Riko dan membawa nya masuk ke dalam kamar.
"Kak Bara jangan kepo" Teriak Mika.
Brack.
Mika menutup pintu kanar nya dengan keras.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***
# selamat membaca kak
# terima kasih banyak
šššššš
__ADS_1