
Leta tersenyum lalu membuang tang nya ke sembarangan arah. Pengawal Leta memberikan lap basah untuk membersihkan tangan Leta dari darah pria itu.
"Siapa yang menyuruh mu?" Tanya Leta serius.
Bara berjalan ke arah Leta meminta lap basah nya dari Leta dan dia berjongkok di depan Leta untuk membersihkan tangan Leta.
"Yang saya tau dia mempunyai perusahaan besar. Dia pria yang berkuasa " Jawab pria itu.
"Siapa nama nya?" Tanya Bara yang masih membersihkan tangan Leta.
"Dafi" Jawab pria itu.
Leta memandang Bara. Bara juga memandang Leta. Mereka seperti sedang bdrkomunikasi secara batin.
Bara memberikan lap basah pada pengawal Leta lalu berdiri. Dia menggandeng tangan Leta dan mengajak nya keluar.
"Buang dia" Ucap Bara saat di ambang pintu keluar.
"Siap pak" Jawab pengawal Leta serentak.
"Tidak jangan maafkan saya tolong maafkan saya" Teriak pria itu ketakutan.
Brack.
Pengawal Leta memukul tengkuk pria itu hingga dia tak sadarkan diri. Bara dan Leta kembali ke kamar mereka.
Di kamar.
"Apa yang akan kamu lakukan selanjut nya?" Tanya Bara yang kini duduk di ranjang tidur nya.
"Aku ingin menghancurkan dia secara perlahan" Jawab Leta.
"Bagus. Aku akan mendukung mu" Ucap Bara.
Di lain tempat Mika sedang menunggu Riko di depan gang kos Riko. Dia bersender pasa pintu mobil dengan memainkan ponsel nya
"Maaf lama ya?" Tanya Riko yang berlari menghampiri Mika.
"Enggak juga. Yuk berangkat" Ajak Mika.
"Iya" Jawab Riko.
Mika melemparkan kunci mobil pada Riko. Dia berjalan ke arah kursi penumpang di samping Riko yang menyetir.
Riko yang sudah masuk ke dalam mobil mulai melajukan mobil nya. Mereka berencana untuk pergi ke pusat perbelanjaan karena Riko ingin membeli beberapa baju.
Di pusat perbelanjaan.
Riko dan Mika sudah sampai di pusat perbelanjaan. Mereka turun dari mobil katika mobil nya sudah terparkir dengan benar.
"Kita cari baju dulu yuk" Pinta Riko.
"Ok boleh juga" Jawab Mika.
Mika dan Riko berjalan menyusuri pusat perbelanjaan. Riko masuk ke sebuah toko baju cowok yang biasa dan tidak bermerek.
"Kok masuk ke sini sih?" Tanya Mika.
__ADS_1
"Mau beli baju" Jawab Riko.
"Jangan di sini lah. Ini kan nggak bermerek " Ucap Mika.
Riko sedikit tersinggung dengan ucapan Mika namun dia memaklumi nya karena Mika memang lah orang kaya sejak kecil dan semua yang dia pakai pasti baju mahal.
"Nggak papa lah Mika. Aku nggak kuat beli baju bermerek kayak kamu" Ucap Riko memilah milah baju yang ada di toko tersebut.
"Sudah yuk ke tempat lain. Aku yang teraktir kamu" Ucap Mika menarik tangan Riko keluar dari toko tersebut.
"Nggak usah Mika. Aku nggak mau kalau kamu membelikan aku baju mahal" Tolak Riko.
"Sudah nggak papa. Anggap saja hadiah" Ucap Mika.
Akhir nya dengan bujukan Mika. Riko mau untuk di belikan baju oleh Mika. Mika dan Riko masuk ke dalam toko baju yang cukup terkenal dan tentu saja dengan harga selangit bagi Riko.
"Kamu duduk saja di sini. Aku pilihkan kamu baju nya" Pinta Mika.
"Iya" Jawab Riko.
Mika meninggalkan Riko yang duduk di ruang tunggu toko tersebut. Riko melihat lihat toko yang mewah dengan harga baju yang mewah juga.
"Gila. Berapa nih harga satu potong baju di sini? Pasti mahal banget" Guman Riko.
Rak berselang lama Mika relah kembali dengan pegawai toko yang membawa beberapa setel baju untuk Riko.
"Nih coba dulu baju nya" Ucap Mika pada Riko.
"Banyak banget sih Mik" Ucap Riko.
"Nggak papa coba saja semua nya" Ucap Mika.
"Ok. Aku tunggu sini ya capek aku" Ucap Mika.
"Iya deh" Jawab Riko.
Riko dengan pelayan toko berjalan ke arah ruang ganti.
"Silahkan kak. Setelah ganti satu baju nanti saya akan menyerahkan baju lain. Saya akan tunggu di luar" Ucap pelayan ramah.
"Iya makasih ya mbak" Ucap Riko sopan.
"Sama sama kak" Ucap pelayan toko.
Riko masul ke ruang ganti dengan membawa baju kemeja. Dia mencoba baju yang di pilihkan Mika untuk nya.
"Mika. Gimana?" Tanya Riko.
Mika melihat ke arah Riko dan tersenyum dengan puas.
"Bagus nih. Ok ganti yang lain" Ucap Mika.
Riko mencoba semua baju yang dipilihkan Mika untuk diri nya. Lebih dari 10 baju yang di pilihkan Mika dan semua nya di coba oleh Riko.
"Mika sudah ya. Ini baju terakhir. Aku capek" Ucap Riko.
"Iya deh itu baju terakhir" Jawab Mika.
__ADS_1
Setelah Riko memakai baju nya kembali dia keluar dari ruang ganti. Mika meminta membungkus semua baju yang di pilihkan nya untuk Riko pada pekayan toko.
"Ok. Semua dibungkus yang tadi dicoba" Ucap Mika.
"Mika. Kamu gila ya? Kamu mau beli semua baju itu?" Tanya Riko terkejut.
"Iya. Kenapa? Kan baju nya bagus semua saat kamu pakai. Jadi aku beli semua lah" Ucap Mika santai.
"Mika baju baju itu sangat mahal. Kamu beli satu saja" Ucap Riko.
"Sudah aku nggak akan bangkrut dengan membelikan kamu baju segitu saja kok" Ucap Mika.
Lagi lagi Riko sedikit tersinggung dengan ucapan Mika. Tapi dia tidak ingin membahas itu karena Mika sangat lah baik pada diri nya.
Setelah baju baju yang di coba Riko telah di bungkus rapi. Mika mulai mengeluarkan kartu nya dan membayar semua baju Riko.
"Ini kartu nya kak. Terima kasih sudah berbelanja" Ucap pelayan toko dengan ramah.
"Ok. Makasih ya mbak" Ucap Mika.
Riko membawa tas belanja nya dan mengikuti Mika kembali. Kini Mika dan Riko masuk ke sebuah toko baju wanita.
"Kamu mau beli baju?" Tanya Riko.
"Enggak. Aku mau beli buat ibu kamu" Jawab Mika.
"Tidak usah Mika. Nanti ibu ku aku saja yang belikan." Tolak Riko.
"Santai saja aku cuma mau belikan beberapa saja kok nggak sebanyak kamu" Ucap Mika.
"Nggak usah deh Mika" Bujuk Riko.
"Jangan menolak rejeki" Ancam Mika.
Akhir nya Riko pasrah dia membiarkan Mika yang sedang sibuk mondar mandir memilah baju untuk ibu nya.
Riko lebih memilih duduk di sofa dengan memainkan ponsel nya. Karena terlalu lama menunggu Mika. Tidak terasa Riko mulai terlelap karena kelelahan.
"Riko Riko bangun" Ucap Mika membangunkan Riko.
"Eh Mika. Maaf aku ketiduran" Ucap Riko.
"Nggak papa kok. Yul pulang" Ajak Mika.
Riko membawa tas belanjaan nya dan di tambah tas belanjaan yang di bawa Mika.
"Banyak banget sih baju nya" Ucap Riko.
"Enggak lah hanya beberapa kok" Jawab Mika.
Riko menaruh semua tas belanjaannya di bagasi mobil. Setwlah itu mereka masuk ke dalam mobil dan meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak ***.
# selamat membaca kak
__ADS_1
# terima kasih banyak
šššššš