
Bara pergi untuk membelikan minuman Leta dan diri nya sendiri. Saat Leta menunggu di kursi panjang itu. Dia mendengar nama nya yang di panggil seseorang.
"Leta" Panggil Dion.
"Kak Dion" Ucap Leta terkejut.
"Leta aku ingin bicara dengan kamu" Pinga Dion.
"Maaf kak. Tapi saat ini aku tidak bisa" Jawab Leta yang takut jika Bara melihat nya.
"Aku mohon Leta. Sebentar saja" Pinga Dion lagi.
"Baik lah" Jawab Leta.
Dion duduk di samling Leta.
"Aku sudah tau tentang uubungan kamu dengan pak Bara. Tapi kenapa kamu mau menikah dengan orang yang tidak kamu cintai Leta?" Tanya Dion.
"Ini urusan aku kak. Kakak tidak perlu ikut campur" Jawab Leta.
"Tapi aku cemburu Leta. Aku cinta sama kamu. Dan aku juga tau kamu juga mencintai ku. Tapi kenapa kamu tidak membiarkan aku berjuang untuk mendapatkan kamu?" Tanya Dion.
"Kak maaf bukan maksud ku untuk menyakiti mu. Tapi aku tidak bisa menjawab pertanyaan mu. Aku harap kamu mengerti" Jawab Leta.
Dion terdiam. Dia menatap ke arah Leta dengan sendu.
"Leta. Apa kamu mencintai ku?" Tanya Dion.
Di saat bersamaan Bara baru kembali dari membeli minum nya. Dia mendengar Dion yang bertanya tentang perasaan Leta pada Dion.
"Jangan jawab Leta aku mohon" Guman Bara dengan mencengkram minuman nya hingga tumpah semua.
Leta tertunduk dengan meremas jemari nya.
"Aku memang mencintai kamu kak" Jawab Leta.
Deg
Jantung Bara bagai berhenti berdetak. Dia merasakan sakit yang sangat sakit dengan jawaban dari Leta.
Dia sangat marah. Bara berjalan ke arah Dion dan Leta. Dia mencengkram kerah baju Dion.
"Bara apa yang kamu lakukan?" Tanya Bara yang memegangi lengan Bara.
"Kenapa? Apa kamu tidak rela jika kekasih mu ini aku hajar" Tanya Bara marah.
"Bara apa maksud kamu?" Tanya Leta balik.
Duack.
Bara memukul wajah Dion dengan keras hingga Dion tersungkur ke tanah. Ada darah yang keluar dari sudut bibi Dion.
"Kak Dion " Teriak Leta.
__ADS_1
"Cukup Leta. Kamu istri ku harus nya kamu tidak menyatakan perasaan kamu pada pria lain ketika kamu menjadi istri ku" Teriak Bara marah.
"Bara kamu salah paham" Ucap Leta.
"Salah paham apa Leta. Aku mendengar semua nya. Kalian pikir aku orang bodoh yang bisa kalian tipu" Ucap Bara.
"Bara tenang lah dengarkan penjelasan ku dulu" Pinta Leta menangis.
"Kenapa Leta? Kenapa? Kenapa kamu harus menyakiti ku seperti ini. Apa salah ku? Aku hanya ingin mencinyai kamu tapi apa yang kamu lakukan?" Tanya Bara lirih.
"Tidak Bara ini tidak seperti apa yang kamu lihat" Ucap Leta menangis.
"Cukup Leta. Aku ingin sendiri. Ria akan menjemput mu nanti" Ucap Bara.
Bara pergi dari Leta dan Dion. Leta berlari mengikuti Bara dan memegang lengan Bara.
"Tidak Bara aku mohon dengarkan penjelasan ku dulu" Pinta Leta memohon.
"Maaf Leta aku tidak ingin menyakiti kamu. Tolong lepaskan tangan ku" Pinta Bara lirih.
"Jangan Bara" Ucap Leta.
Bara melepaskan tangan Leta dari lengan nya. Dia meninggalkan Leta yang masih menangis.
"Maafkan aku Leta" Ucap Bara.
Ria menghampiri Bara yang kini berada di mobil.
"Antar Leta ke rumah. Malam ini jangan hububgi aku. Aku ingin sendiri" Ucap Bara.
Ria masuk ke taman bermain dan mencari keberadaan Leta saat ini. Ria tersenyum ketika melihat Leta yang sedang duduk di kursi panjang.
"Non Leta mari kita pulang sekarang" Ajak Ria.
Leta mendongak dan melihat Ria. Leta menangis kembali dengan memeluk Ria.
"Ria. Bara marah dengan ku. Dia salah paham Ria. Aku harus bagaimana sekarang. Dia tidak mau mendengarkan penjelasan ku" Ucap Leta menangis.
"Non kita pulang dulu. Nanti biar saya bantu non Leta untuk bicara dengan tuan. Anda bisa menceritakan semua nya pada saya" Jelas Ria.
"Iya" Jawab Leta.
Ria membantu Leta berdiri. Dia menghapus air mata Leta lalu mengajak nya keluar dari taman bermain tersebut.
Sedangkan Dion sudah di aman kan oleh anak buah Ria agar tidak bertemu lagi dengan Leta dan Bara.
Di rumah Bara.
Leta masih saja menangis sepanjang perjalan tadi dia menceritakan semua nya pada Ria.
Setelah Bara pergi dia juga kembali bicara dengan Dion. Dulu dia memang mencintai Dion tapi sejak dia menikah dengan Bara entah perasaan apa yang dia rasakan. Namun rasa nya berbeda dengan apa yang di rasakan pada Dion.
"Jadi anda saat ini sudah tidak memiliki perasaan apa apa pada pria itu?" Tanya Ria.
__ADS_1
"Iya Ria. Awal nya aku hanya ingin menyelamatkan perusahaan papah ku. Tapi karena perhatian Bara dan semua yang di lakukan Bara untuk ku membuat perasaan ku pada Bara berubah " Jawab Leta menangis.
"Tenang lah nona. Saya yakin tuan akan mengerti dan dia akan menemui nona secepat nya" Jelas Ria.
"Anda lebih baik istirahat dulu. Agar anda lebih tenang" Pinta Ria.
"Iya. Aku naik dulu Ria" Pamit Leta.
"Silahkan Nona" Jawab Ria.
Malam hari nya.
Bara mengajak Vero untuk ke klub malam. Mereka memesan ruang VIP untuk melepaskan penat mereka.
"Tumben kamu ngajak aku ke sini?" Tanya Vero.
"Aku lagi ingin saja ke sini" Jawab Bara.
Minuman yang di pesan Bara telah sampai. Vero menuangkan minuman untuk Bara dan setelah itu dia baru menuangkan minuman untuk diri nya sendiri.
"Kamu ada masalah?" Tanya Vero.
Bara mengeluarkan rokok nya dan mulai menyalakan rokok tersebut. Dia menghisap rokok tersebut dengan menyenderkan kepala nya di senderan sofa.
"Masalah. Aku banyak sekali masalah" Jawab Bara tersenyum sinis.
"Ada apa? Katakan saja siapa tau aku bisa membantu mu" Ucap Vero.
"Nggak akan ada yang bisa membantu kalau tentang perasaan Ver" Jawab Bara.
Bara mengambil gelas yang berisi minuman dan meminum nya dengan sekali teguk.
"Soal Leta?" Tanya Vero lagi.
"Iya. Dia masih mencintai orang lain Ver. Aku sudah kalah sekarang" Jawab Bara.
"Kenapa kamu berfikir seperti itu?" Tanya Vero lagi.
"Dia yang mengutarakan nya sendiri Ver. Bukan aku tau dari orang lain. Tapi tau dari mulut nya sendiri" Jawab Bara.
Bara meminum kembali minuman yang baru di tuangkan Vero pada gelas Bara.
"Lalu rencana kamu apa?" Tanya Vero.
"Apa kamu akan melepaskan nya begitu saja? Kamu sudah lama mencari dia Bar. Saat kamu sudah mendapatkan nya apa kamu akan melepaskan nya begitu saja?" Ucap Vero.
"Entah lah. Aku belum bisa berfikir jernih sekarang" Jawab Bara.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***
# selamat membaca kak
__ADS_1
# terima kasih banyak
šššššš