CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
MANTAN RIKO


__ADS_3

"Mika sekarang pacar ku" Teriak Riko.


"Aaaaa Riko cukup aku takut" Teriak Mika ketakitan


Semua teman teman Mika bertepuk tangan dengan Mika yang kini telah jadian dengan Riko.


Riko menurun kan Mika. Dia kembali mengambil bunga nya dan memberikan bunga nya pada Mika.


"I LOVE YOU MIKA" Ucap Riko.


"LOVE YOU MORE Riko" Jawab Mika tersenyum.


Riko menggandeng tangan Mika. Teman Mika memberikan tas Mika pada Mika.


"Terima kasih" Ucap Riko.


"Sama sama semoga kalian selalu bahagia dan semoga kalian memang jodoh dari tuhan" Doa teman Mika.


"Amin makasih" Ucap Mika dan Riko bersamaan.


Mika dan Riko keluar dari kelas karena ternyata dosen yang mengajar pagi ini berhalangan datang dan hanya memberikan tugas lewat emile.


Di mobil Mika.


"Kok kamu tau kalau dosen ku hari ini berhalangan datang?" Tanya Mika.


"Jelas bantuan dari kak Bara lah" Jawab Riko yang mengendarai mobil Mika.


"Oh pantas saja. Tapi terima kasih untuk kejutan nya." Ucap Mika.


"Sama sama sayang" Ucap Riko mengusap kepala Mika.


"Tapi Riko aku belum seratus persen yakin dengan perasaan kamu itu" Ucap Mika tertunduk.


Riko yang mendengar ucapan Mika meneikan mobil dan memberhentikan nya di pinggir jalan.


Riko menarik ke dua tangan Mika. Mika menatap mata Riko dengan seksama.


"Aku tau kalau kamu masih ragu dengan ku. Tapi beri aku kesempatan untuk aku membuktikan perasaan ku ini benar benar serius sama kamu" Ucap Riko.


Mika mengangguk dengan pelan. Riko menarik tubuh Mika. Dia memeluk tubuh Mika dan mengusap kepala Mika dengan lembut.


Di taman kota.


Riko menghentikan mobil Mika di taman kota. Riko mengajak Mika turun dari mobil dan berjalan jalan santai di taman tersebut.


"Makasih ya Mik. Kamu sudah mau memberikan kesempatan untuk ku membuktikan perasaan ku pada kamu" Ucap Riko.


"Iya tapi aku hanya memberi kamu satu kesempatan ini saja. Jika kamu menghianati aku. Maka aku tidak akan bisa memberi kamu kesempatan yang ke dua kali nya" Jawab Mika.

__ADS_1


"Aku janji nggak akan menyia nyiakan kesempatan yang telah kamu berikan pada ku" Ucap Riko.


Mika mengajak Riko duduk di kursi taman. Mereka berbincang bincang ringan di taman tersebut. Hingga seorang gadis menghampiri mereka.


"Hai Riko" Ucap gadis tersebut.


Riko dan Mika melihat ke arah suara. Riko mengepalkan tangan nya ketika melohat gadis yang kini berdiri di depan nya itu.


"Siapa kamu?" Tanga Mika


"Halo aku Zea mantan pacar Riko" Ucap Zea dengan bangga.


"Oh mantan. Ada apa?" Tanya Mika.


"Tidak ada apa apa aku hanya ingin menyapa Riko saja" Jawab Zea.


"Kan sudah di sapa. Nggak ada yang lain lagi kan. Kalau gitu kamu boleh pergi" Ucap Mika.


"Hahaha lucu sekali kamu. Di sini tempat umum. Bukan hak kamu mengusir ku" Ucap Zea


"Kalau memang kamu tidak ingin pergi. Maka kami yang akan pergi." Ucap Riko berdiri menggandeng Mika.


"Kenapa? Apa kamu masih terbawa dengan perasaan kamu ketika berhadapan dengan ku?" Tanya Zea sombong.


"Sorry ya Za. Dulu aku memang suka sama kamu tapi pada saat itu aku buta untuk memilih kekasih. Tapi untuk saat ini aku sadar kalau aku telah menemukan kekasih hati ku. Bahkan mungkin saja dia yang akan jadi pendamping hidup ku kelak. Jadi soal perasaan ku pada kamu. Aku sudah tidak ada rasa apa pun sama sekali dengan kamu" Ucap Riko tegas.


Zea hanya mampu ternganga mendengar jawaban dari Riko. Dia tidak menyangka kalau Riko akan bicara seperti itu pada diri nya.


Riko menggandeng Mika dengan mesra. Mereka berjalan meninggalkan Zea sediri di taman tersebut.


Di mobil.


Riko terus menggenggam tangan Mika dengan erat padahal dia sedang mengedarai mobil Mika.


"Sudah dong jangan pegangan tangan terus. Aku nggak akan kabur juga kok" Ucap Mika.


"Hahaha maaf. Aku tidak sadar kalau kita masih pegangan tangan." Jawab Riko.


"Kamu yang pegang tangan ku" Ucap Mika.


"Ok ok Hunny aku yang pegang tangan kamu. Aku akan selalu memegang tangan kamu dan tidak akan aku lepaskan lagi" Ucap Riko.


"Kamu mau kena marah kak Bara?" Tanya Mika.


"Kenapa di marahin?" Tanya Riko bingung.


"Iya lah. Memang nya kamu nggak akan pulabg ke rumah kok pegang tangan ku terus" Jawab Mika.


"Hahaha gemes deh pinter banget sih ngeles nya" Ucap Riko mencubit hidung Mika gemas.

__ADS_1


"Aduh Riko sakit dong" Ucap Mika cemberut.


"Habis nya kamu gemesin banget sih" Ucap Riko.


Di rumah Riko.


Riko sengaja mengajak Mika untuk ke rumah nya bertemu dengan ibu nya. Ibu nya sering menanyakan tentang Mika yang sudah tidak pernah datang ke rumah Riko.


"Ibu" Panggil Riko.


Ibu Riko yang sedang menata makan siang di meja makan melihat Mika yang datang ke rumah nya. Ibu Riko tersenyum lebar dan berjalan memghampiri Mika.


"Nak Mika. Ibu kangen sekali" Ucap ibu Riko.


"Mika juga kagen sama ibu. Ibu gimana sehat kan?" Tanya Mika.


"Iya nak ibu sehat kok. Ayuk makan siang sama sama" Ajak ibu Riko.


"Iya bu makasih" Ucap Mika.


"Jangan sungkan begitu. Ibu sangat senang kalau kamu sering sering ke sini. Apa lagi kalau kamu jadi mantu ibu. Ibu pasti tambah bahagia" Ucap Ibu Riko.


"Doa in saja bu. Riko sedang mengejar nya saat ini" Sahut Riko.


"Hahaha bagus kalau bagitu. Kamu harus buktikan pada nak Mika kalau kamu serius." Ucap ibu Riko.


"Tentu saja bu. Sudah dong ngobrol nya kita makan dulu. Aku sudah lapar nih" Ucap Riko.


"Iya. Yuk nak Mika kita makan dulu" Pintaibu Riko.


"Iya bu" Jawab Mika sopan.


Mika sangat bahagia karena ibu Riko tulus menyayangi nya. Dia bersyukur karena dia bertemu dengan ibu Riko yang baik hati.


Ibu Riko memanjakan Mika seperti anak gadis nya sendiri. Riko yang melihat keakraban ibu nya dan Mika merasa bahagia.


"Semoga kamu jodoh ku Mika. Aku sangat bahagia karena ibu menerima kamu dengan baik" Guman Riko dalam hati.


Riko makan dengan sesekali melihat ibu nya dan Mika yang makan dengan di selingi tawa mereka berdua.


Riko ikut senyum senyum sendiri melihat keakraban ibu nya itu.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***


# selamat membaca kak


# terima kasih banyak

__ADS_1


šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2