CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
MILIK KU SEUTUH NYA


__ADS_3

"Leta harus nya aku yang marah karena kamu bersama pria lain di depan mata ku sendiri " Ucap Bara marah.


"Memang nya kamu lihat aku sama dia cuma berdua? Aku selalu sama Ria. Dia ingin mengajak ku bicara namun aku menolak nya karena aku tidak ingin ada gosip macam macam" Jawab Leta marah.


"Aku tidak seperti kamu yang mananggapi Dila. Dia ingin lebih dekat dengan kamu dan kamu mengiyakan nya." Imbuh Leta marah.


Leta keluar dari kamar nya lalu menutup pintu kamar nya dengan keras.


Brack.


Bara yang sedari tadi hanya diam mendengar kemarahan Leta merasa bahagia karena Leta marah ketika diri nya dekat dengan wanita lain.


Tengah malam Leta belum juga kembali ke kamar nya. Bara yang baru selesai dengan pekerjaan nya baru menyadari kalau Leta belum juga masuk ke dalam kamar.


"Dia beneran ngambek ya?" Guman Bara.


Bara keluar dari kamar lalu mencari Lera di lantai 1 namun tidak menemukan Leta. Dia naik kembali ke lantai 2 dan mencari ke setiap kamar.


Bara menemukan Leta yang sudah tertidur pulas di salah satu kamar.


"Ternyata kamu di sini" Ucap Bara.


Bara menghampiri Leta dan merebahkan diri nya di samping Leta yang tertidur pulas. Bara memeluk Leta dan mulai menutup mata nya.


Ke esokan hari nya.


Leta telah bangun dia terkejut dengan adanya Bara yang tidur di sebelah nya dengan memeluk diri nya


"Bara lepas. Apa yang kamu lakukan" Ucap Leta melepaskan pelukan Bara.


"Diam lah 5 menit lagi. Aku baru tidur subuh tadi" Ucap Bara.


Leta yang merasa kasihan akhir nya mulai tenang dan membiarkan Bara kembali tidur.


Setelah 1 jam lebih dan Bara sudah kembali ter tidur lelap. Leta melepaskan pelukan Bara secara perlahan. Dia turun dari kasur lalu keluar kamar tersebut.


Dia masuk ke dalam kamar nya untuk membersihkan diri dan berganti pakaian. Setalh urusan pribadi nya selesai. Dia turun ke lantai 1 menuju ke dapur untuk memasak.


Tak lama Bara mulai Bangun dia mencari keberadaan Leta namun tidak menemukan nya di kamar. Dia melihat dari lantai 2 kalau Leta sedang memasak di dapur.


"Syukur lah aku kira kamu pergi dari ku Leta" Guman Bara.


Bara kembali ke kamar nya untuk mandi dan berganti pakaian. Serelah itu dia turun ke bawah menemui Leta.


"Sudah mandi?' Tanya Leta.


"Sudah. Gosok gigi juga sudah" Jawab Bara


"Enggak tanya" Sahut Lera.


Bara tersenyum melihat tingkah Leta yang menggemaskan untuk diri nya.

__ADS_1


"Aku hari ini dan besuk tidak ke kantor. Apa yang ingin kamu lakukan?" Tanya Bara.


"Kita liburan saja. Bagaimana?" Tanya Leta yang memberikan ide pada Bara.


"Boleh. Ke mana?" Tanya Bara.


"Ada lah. Kamu akan tau nanti" Jawab Leta tersenyum.


"Tapi aku mau pada saat itu. Tidak ada telfon ataupun leptop yang mengganggu kita." Pinta Leta.


"Lepto ok. Tapi kalau ponsel seperti nya tidak bisa" Jawab Bara


"Ya sudah" Jawab Leta singkat.


"Sayang trnang lah sebisa mungkin aku tidak akan menerima panggilan jika tidak ada yang mendesak" Jelas Bara.


"Iya sudah iya deh boleh" Jawab Leta.


Setelah makan bersama mereka kembali ke kamar. Leta mulai bersiap siap untuk berjalan jalan bersama Bara.


"Lepaskan aku Bara" Pinta leta yang merasa tidak nyaman dengan pelukan Bara.


Bara menidurkan Leta di kasur. Dia menatap ke arah Leta dengan tatapan yang berbeda.


"Kamu kenapa sih Bar?" Tanya Leta.


Bara tidak menjawab pertanyaan Leta. Dia mendekati Leta dan mulai mencium Leta dengan lembut. Bara menyusuri seluruh bibir Leta dengan kelembutan.


Tangan nya juga mulai masuk ke dalam baju yang di kenakan Leta. Leta yang mendapatkan sentuhan dari Bara merasakan rasa yang asing bagi nya.


Leta mengangguk pelan. Bara yang mendapat persetujuan Leta mulai melanjutkan aksi nya. Dia menciumi selurub jengkal tubuh Leta hingga Leta mengeluarkan lengkuha lengkuhan yang membuat Bara semakin memanas.


Setelah melakukan hal yang selama ini Bara nantikan. Bara memeluk tubuh polos Leta yang kelelahan karena aksi Bara.


"Tidur lah. Kita akan pergi setelah kamu istirahat" Ucap Bara.


Leta mengangguk dan mulai menyusupkan kepala nya ke dada bidang Bara.


"Entah apa yang aku pikirkan tadi. Aku kini sudah milik Bara seutuh nya. Semoga keputusan ku ini benar. Semoga dia tidak membuat ku terluka" Guman Leta dalam hati.


Keta semakin menyusupkan wajah nya ke dada bisang Bara.


"Ada apa?" Tanya Bara lembut.


"Tidak ada. Aku mau mandi" Jawab Leta.


"Nanti saja kamu istirahat dulu. Kamu akan keaakitan jika langsung berjalan ke kamar mandi" Ucap Bara.


"Iya" Jawab Leta.


Bara kembali memeluk Leta dan Leta merasa nyaman dan hangat dalam pelukan Bara. Dia mulai menutup nata nya dan tertidur.

__ADS_1


"Terima kasih Leta. Akhri nya aku bisa memiliki mu seutuh nya. Aku mencintai kamu Leta. Aku tidak akan melepaskan kamu" Guman Bara dalam hati.


Sore hari nya.


Leta baru selesai membersihkan diri. Dia memoles sedikit bedak di wajah nya dan lipstik agar tidak terlihat pucat.


"Sudah siap?" Tanya Bara yang memeluk Leta dari belakang.


"Sudah." Jawab Leta.


"Yuk berangkat" Ajak Bara.


Bara dan Leta keluar dari rumah menuju ke mobil Bara. Bara melajukan mobil nya ke arah taman bermain seperti permintaan Leta.


Di taman bermain.


Leta dan Bara masuk melewati orang orang yang mengantri panjang di pembelian karcis.


"Kita nggak beli karcis dulu?" Tanya Leta.


"Tidak usah. Aku sudah siapkan semua nya. Yuk lewat sini" Ajak Bara.


Bara menggandeng tangan Leta lewat ke pintu VIP. Mereka masuk ke dalam taman bermain. Leta berbinar binar melihat taman bermain yang selama ini dia lihat di tv saja.


"Main saja sepuas nya" Ucap Bara.


"Makasih" Ucap Leta tersenyum.


Leta mengajak Bara untuk menaiki semua permainan yang dia inginkan.


"Kita istirahat dulu yuk" Ajak Bara yang sudah mulai kelelahan.


"Baik lah. Kita duduk di kursi itu saja" Pinta Leta menujuk ke sebuah kursi panjang yang ada di bawah pohon.


Leta dan Bara duduk di kursi panjang tersebut.


"Aku belikan kamu minum dulu. Kamu tetap di sini jangan ke mana mana" Ucap Bara.


"Iya. Aku akan di sini " Jawab Leta.


Bara pergi untuk membelikan minuman Leta dan diri nya sendiri. Saat Leta menunggu di kursi panjang itu. Dia mendengar nama nya yang di panggil seseorang.


"Leta" Panggil Dion.


"Kak Dion" Ucap Leta terkejut.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***


# selamat membaca kak

__ADS_1


# terima kasih banyak


šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2