CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
KECELAKAAN LETA 2


__ADS_3

"Syukur lah kalau kamu nggak papa. Aku khawatir tadi ketika dengar kamu kecelakaan" Ucap Bara.


"Sudah. Aku nggak papa kok" Ucap Leta menepuk nepuk lengan Bara.


"Iya deh" Sahut Bara.


Bara meminta Sesa untuk menemani Leta dulu. Dia ingin melihat keadaan Ria di sebelah ruang inap Leta.


Bara keluar dari ruang inap Leta lalu menuju ke ruang inap Ria.


"Bagai mana keadaan nya?" Tanya Bara pada pengawal yang menunggui Ria.


"Masih belum sadar. Luka nya cukup besar jadi tadi sempat di jahit juga tuan" Jawab pengawal.


"Hubungi bibi di rumah suruh dia menunggui Ria di sini. Kamu dan yang lain pulang ke rumah dan tunggu saya pulang " Ucap Bara.


"Baik tuan" Jawab pengawal lagi.


Bara keluar dari ruang inap Ria. Saat dia akan masuk ke ruang inap Leta dia melihat mamah dan papah nya yang berlari menuju ke ruanginap Leta.


"Mamah papah tenang saja. Leta tidak apa apa kok" Ucap Bara.


"Tidak apa apa gimana? Dia saja sampai masuk rumah sakit begini kok tidak apa apa" Ucap mamah Vita marah.


Mamah Vita mendorong sedikit tubuh Bara agar dia bisa masuk ke ruang inap Leta. Saat mamah Vita masuk dia ternganga ketika melihat Leta dan Sesa yang sedamg asik mai game di ponsel mereka masing masing.


"Kak Sesa di belakang kak" Ucap Leta.


"Iya Ta. Tuh Ta di atas kamu juga hati hati Ta" Ucap Sesa.


"Tuh kan aku bilang apa. Leta tidak apa apa mah." Bisik Bara pada telinga mamah.


Mamah Vita berjalan menghampiri Leta lalu melayangkan tas nya pada Leta.


"Aduh. Mamah" Ucap Leta yang mememgangi tas mamah Vita.


Mamah Vita berjalan ke arah Leta. Leta turun dari ranjang nya dan mencoba bersembunyi ke punggung Sesa.


"Dasar anak kurang ajar kamu ya. Bikin orang tua khawatir malah kamu enak enakan main game di sini. Sini kamubiar mamah bejek bejek kamu" Ucap mamah Vita gemas.


"Mah Leta beneran sakit lho mah. Ampun dong mah" Ucap Leta dari balik punggung Sesa.


Mamah Vita mengambil bantal dan melemparkan nya pada Leta. Karena Leta menunduk jadi yang kena malah wajah Sesa.


Duack.


Mamah Vita menutup mulut nya karena dia salah melempar. Bara dan papah Cakra tertawa dengan tingkah para wanita yang ada di depan nya itu.


"Hehehe kak Sesa bukan aku lho yang ngelempar bantal nya" Ucap Leta dengan lengatungkan 2 jari nya ke udara.


"Sesa maaf tante tidak bermaksud untuk melempar kamu. Tante mau melemparLeta tapi kamu nya malah mengahadangi" Ucap mamah Vita yang membela diri.

__ADS_1


"Cukup. Tante jaga sikap dong ini kan di rumah sakit. Kamu juga Leta kamu sakit malah larri larian. Duduk semua nya" Ucap Sesa.


Mamah Vita dan Leta kembali duduk ke tempat masing masing.


"Nah kalau gini kan tenang" Ucap Sesa tersenyum puas.


"Lho kenapa aku ikuti apa ucapan Sesa?" Guman mamah Vita.


Sesa berdiri dari duduk nya lalu masuk ke dalam kamar mandi agar tidak di marahi mamah Vita.


"Sesa keluar kamu dasar kamu kurang ajar malah marahin saya. Keluar kamu Sesa" Teriak mamah Vita yang menggedor gedor pintu kamar mandi.


"Maaf tante aku tadi kebawa suasana" Jawab Sesa dari dalam kamar mandi.


Tok tok tok.


"Tolong ya jangan gaduh. Di sebelah ada pasien sakit lain" Ucap suster tegas.


"Iya sus maaf kami akan lebih tenang" Ucap papah Cakra sopan.


Suster menutup pintu ruangan Leta dan kembali berkeliling.


Mamah Vita menatap Leta. Leta juga menatap mamah Vita lalu mereka tertawa bersamaan karena barusadar akan tingkah konyol mereka.


"Hahahaha. Kamu sih Leta bikin mamah malu saja" Ucap mamah Vita malu.


"Kok aku kan mamah yang marah marah tadi" Ucap Leta membela diri.


"Sudah cukup. Kalian mau di usir dari rumah sakit?" Tanya papah Cakra.


Mereka mulai berbincang dengan tenang. Sesa juga sudah keluar dari kamar mandi dan ikut berbincang dengan mamah dan papah Bara.


Ke esokan hari nya.


Bara dan Leta sudah boleh kembali ke rumah sedangkan Ria masih harus di rawat untuk memastikan kesehatan nya lagi.


"Akhir nya aku bisa tidur di rumah lagi" Ucap Leta.


Saat Leta dan Bara masuk ke rumah. Leta melihat Mika yang sudah siap dengan pakaian santai nya.


"Kamu sudah pulang?" Tanya Mika yang menghampiri Leta.


"Iya. Kamu mau ke mana?" Tanya Leta balik.


"Ada deh" Ucap Mika tersenyum.


"Hem kayak nya aku tau nih kamu mau ke mana?" Ucap Leta.


"Shuuuut. Jangan sampai kak Bara tau" Bisik Mika ke telinga Leta.


"Kalian sembunyikan apa sih dari aku?" Tanya Bara menyelidik.

__ADS_1


"Nggak ada apa apa kok. Iya kan Leta?" Mika meminta persetujuan Leta.


"Sudah ah. Yuk aku mau istirahat" Ucap Leta mengalihkan pembicaraan.


"Iya sana ke kamar istirahat jangan lupa buat ponakan yang banyak" Goda Mika.


"Mikaaaaaa" Panggil Bara dengan penekanan yang mendominasi.


"Bay kak. Aku jalan dulu ya" Pamit Mika berlari keluar dari rumah.


Di kamar Bara.


Leta menjatuhkan badan nya ke atas kasur.


"Nyaman nya" Ucap Leta.


"Aku mau ke kantor nanti siang. Kamu tidak perlu masak untuk beberapa hari ini" Ucap Bara.


"Aku nggak janji" Jawab Leta.


"Leta jangan seperti itu. Kamu baru mengalami kecelakaan. Aku tidak mau kamu terluka lagi. Aku harap kamu ngerti atau kamu mau aku mengunci mu di kamar?" Ancam Bara


"Iya deh iya. Aku nggak ngapa ngapain hari ini dan beberapa hari ini" Jawab Leta.


"Satu lagi. Mulai sekarang jika kamu pergi ke mana mana harus dengan ku." Pinta Bara.


"Kok gitu?" Tanya Leta heran.


"Aku khawatir sama kamu. Dan juga aku curiga memang ada orang yang ingin mencelakai kamu" Jelas Bara.


"Bara jangan berfikir yang macam macam. Aku kemarin kecelakaan itu murni karena kecelakaan. Jadi kamu tidak perlua curiga begitu. Lagian aku juga tidak apa apa kok" Jawab Leta.


"Iya semoga saja itu semua benar. Tapi kamu tetap kalau pergi pergi harus dengan ku sementara ini sampai Ria kembali pulih dan bisa menjaga kamu" Pinta Bara.


"Siap pak bos" Ucap Leta mengangkat tangan nya untuk hormat pada Bara.


Bara tersenyum lalu mengusap kepala Leta dengan lembut.


"Istirahat lah. Nanti malam akan ada jam lembur untuk kamu" Ucap Baraenyentuh paha Leta.


"Ih Bara mesum" Teriak Leta melempar Bara dengan bantal.


"Hahaha. Aku pergi dulu. Kamu harus istrirahat istri ku sayang" Ucap Bara.


"Dasar Bara gila" Teriak Leta ketika Bara hampir membuka pintu kamar nya.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***


# selamat membaca kak

__ADS_1


# terima kasih banyak


šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2