CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
PERSETUJUAN KERJA SAMA


__ADS_3

"Cukup Bara. Saya tidak ingin berdebat dengan kamu. Cepat kembalikan Leta pada orang tua nya atau saya akan membuat perhitungan dengan kamu" Ancam Dafi.


"Silahkan saja saya tidak takut karena Leta memang istri saya" Jawab Bara tegas.


Dafi yang marah keluar dari ruangan Bara dia menggebrak pintu ruangan Bara menggunakan tangan nya.


"Ugh pasti sakit tuh tangan" Ucap Bara meringis.


"Kamu gila ya Bar. Masih saja bercanda seperti itu" Ucap Sesa memukul bahu Bara menggunakan map yang dia bawa.


"Aduh Sesa kamu kenapa sih kokmalah pukulin aku" Jawab Bara.


"Habis nya kamu gila sih. Kamu sedang di ancam sama dia tapi apa yang kamu lakukan malah bercanda terus " Ucap Sesa marah.


"Sudah lah Sa. Biarkan saja dia mau apa. Ria sudah menyelidiki semuanya tentang dia kok. Kamu tenang saja" Jawab Bara.


"Bukan begitu. Aku tau tentang kekuatan kamu tapi kamu sedang di ancam. Pura pura takut lah biar pembaca nya senang" Ucap Sesa 🀭🀭🀭


"Iya deh. Aku siap siap dulu" Ucap Bara😊😊😊


"Aduh Sa aku di ancam nih gimana dong?" Tanya Bara meringkuk di lengan Sesa.


"Cukup Bar. Aku geli melihat tingkah kamu" Ucap Sesa mendorong Bara lalu keluar dari ruangan Bara.


Bara merapikan jas nya lalu berdeham. Dia kembali duduk di kurai kebesaran nya dengan wibawa seperti biasa nya.


Di rumah Dafi.


Setelah dari kantor Bara. Dafi memilih untuk kembali ke rumah nya. Dia masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke ruang kerja nya


"Arght. Sia**** kamu Bara. Lihat saja aku tidak akan membiar kan kamu hidup bahagia dengan Leta. Leta hanya milik ku. Aku pastikan akan merebut nya dari kamu" Ucap Dafi marah.


Eva yang mendengar kemarahan Dafi juga merasa marah karena dia cemburu dengan Leta yang selalu di kelilingi orang orang yang dia ingin kan.


"Sial**** kamu Leta. Kenapa kamu selalu menarik perhatian semua orang dengan sikap kamu yang sok suci itu. Lihat saja aku tidak akan tinggal diam Leta. Tunggu prmbalasan ku" Guman Eva dalam hati.


Eva merapikan pakaian nya dan tatanan rambut nya. Dia membawa minuman masuk ke dalam ruang kerja Dafi.


"Sudah jangan marah marah terus" Ucap Eva yang menaruh minuman di meja Dafi.


Dia menuangkan minuman nya ke dalam gelas. Dia membawa gelas dan duduk di pangkuan Dafi.


"Nih minum dulu biar kamu tenang" Ucap Eva menyodorkan minuman nya pada Dafi.


Dafi mrminum minuman yang di berikan Eva pada diri nya dengan sekali teguk.


"Aku setuju untuk bekerja sama dengan kamu. Tapi aku tidak ingin kamu gagal dan jangan sampai kamu melukai Leta sedikit pun." Ucap Dafi.


"Kalau sampai Leta terluka maka aku sendiri yang akan menghabisi kamu" Ancam Dafi.

__ADS_1


"Tenang saja. Aku tidak akan menyakiti dia. Kalau kamu sudah sutuju bagus kita akan mulai rencana nya besuk" Ucap Eva.


Dafi mengangguk lalu mulai minum minuman yang di bawa Eva tadi.


"Aku tidak akan melukai nya Dafi. Tapi anak buah ku yang akan menghabisi nya" Guman Eva dalam hati.


Sore hari nya di rumah utama Bara.


Leta sudah terbangun dari tidur nya. Dia juga sudah selesai mandi. Dia turun ke bawah untuk memasak seprti kebiasaan nya di rumah.


"Nona apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya pelayan rumah.


"Nona mau masak. Kalian bantu saja" Sahut Ria yang berada di belakang Leta.


Leta berbalik dan tersenyum ketika dia melihat Ria yang berada di belakang nya.


"Nona apa anda sudah lebih baik?" Tanya Ria.


"Ria. Sudah aku sudah lebih baik sekarang. Kamu juga pindah ke sini kan?" Tanya Leta.


"Tentu saja nona. Orang tua saya juga kerja dengan keluarga tuan Bara" Jawab Ria.


"Benar kah?" Tanya Leta.


"Iya nona. Ibu saya pengasuh dari nona muda. Sedangkan bapak saya sebagai supir tuan besar" Jawab Ria.


"Iya nona" Jawab Ria.


"Selamat ya Ria. Ya sudah kita masak dulu untuk makan malam nanti" Ucap Leta.


"Baik nona" Jawab Ria.


Leta mulai memasak makanan untuk makan malam nanti. Dengan bantuan Ria dan beberapa pelayan di rumah utama. Acara memasak Leta selesai lebih cepat.


"Leta kamu ngapain di situ? Kamu kan baru sembuh?" Ucap mamah Vita yang melihat Leta sedang asik di dapur.


"Siapa yang memperbolehkan kamu masak? Mereka di sini di gaji untuk itu. Jadi kamu tidak usah masak lagi" Ucap mamah Vita.


"Saya juga di gaji kok mah. Iya kan Ria?" Tanya Leta pada Ria.


"Iya nyonya besar" Jawab Ria.


"Siapa yang gaji kamu? Memang nya berapa kamu di gaji?" Tanya mamah Vita penasaran.


"Nona di gaji tuan Bara 300 juta untuk makan nya sehari 3 kali selama 1 bulan" Jawab Ria.


"Bara yang minta kamu masak?" Tanya mamah Vita terkejut.


"Iya mah. Sudah mah Leta mau siap kan semua nya dulu nanti keburu Bara pulang" Ucap Leta.

__ADS_1


"Ya sudah lah terserah kamu" Ucap mamah Vita yang memijat kening kepala nya lalu kembali ke ruang tengah.


Saat mamah Vita duduk di sofa ruang tengah. Mika turun ke lantai 1 dan duduk di sebelah mamah Vita.


"Harum sekali bau masakan nya." Ucap Mika yang duduk di samping mamahnya.


"Iya harum. Kakak ipar kamu tuh yang masak" Jawab mamah Vita.


"Si udik masak?" Tanya Mika tidak percaya.


"Jaga ucapan kamu Mika. Dia sekarang kakak ipar kamu. Kamu harus hormat sama dia" Ucap mamahVita tegas.


"Iya iya dia KAKAK IPAR AKU" Jawab Mika penuh penekanan.


Mika kembali fokus dengan ponsel nya. Di saat bersamaan Bara masuk ke dalam rumah.


"Lho Leta mana mah?" Tanya Bara yang baru pulang dari kantor.


Mamah tidak menjawab ucapan Bara. Mamah berdiri dengan membawa majalah yang dia baca lalu memukul mukul kan ke Bara.


"Kamu mau cari mati ya sama mamah" Ucap mamah Vita memukuli Bara.


"Aduh mah. Tenang dong mah ada apa lagi sih?" Tanya Bara yang tidak tau akar permasalahannya.


"Kamu mau jadilan Leta istri kamu apa pembantu kamu? Masih kurang apa pembantu di rumah kamu sampai sampai kamu menyuruh Leta yang memasak untuk kamu setiap hari?" Ucap mamah Vita marah.


"Oh soal itu. Kalau soal itu mamah tunggu saja nanti. Mamah pasti paham kenapa aku melakukan itu." Ucap Bara.


"Aku mau naik dulu mau mandi" Pamit Bara


Bara naik ke lantai 2 lalu masuk ke kamar nya untuk membersihkan diri.


Mamah Vita kembali duduk di sofa samping Mika.


"Ada apa sih mah?" Tanya Mika penasaran.


"Itu kakak kamu. Masak menggaji istri nya hanya untuk masak makanan untuk dia. Memang nya kurang apa pelayan di rumah nya " Jawab mamah Vita.


Mika hanya diam saja karena dia tidak mau ikut campur dengan urusan Leta dan kakak nya Bara


@DIYAH_NUR_ARROYAN


****Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak ****


# selamat membaca kak


# terima kasih banyak


πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2