CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
PERASAAN VERO


__ADS_3

Riko makan dengan sesekali melihat ibu nya dan Mika yang makan dengan di selingi tawa mereka berdua.


Riko ikut senyum senyum sendiri melihat keakraban ibu nya itu.


Di kantor Bara.


Bara sedang pusing dengan pekerjaan nya yang menumpuk saat ini. Di tambah lagi dengan kedatangan Vero yang membuat nya tambah pusing.


"Ro kalau kamu nggak ada kerjaan mending kamu pergi deh" Ucap Bara.


"Kenapa aku harus pergi. Kalau kamu mau kerja ya kerja saja dong" Ucap Vero.


"Aku nggak bisa kerja jika kamu modar mandir di depan ku. Dan kamu membuat ku tambah pusing" Ucap Bara marah


"Sudah lah Bara. Aku kan hanya nungguin Sesa. Kalau kamu mau kerja ya kerja saja dong" Ucap Vero.


Karena tidak ingin berdebat lebih lama lagi dengan Vero. Bara berdiri dari kurai kebesaran nya dan menarik Vero keluar dari ruangan nya.


"Jangan masuk ke ruangan ku kalau kamu tidak membahas tentang pekerjaan" Ucap Bara tegas.


Brack.


Bara menutup pintu ruangan nya dengan keras. Vero yang tida ingin ambil pusing ganti masuk ke ruangan Sesa.


"Halo baby" Sama Vero.


"Ngapain kamu ke sini?" Tanya Sesa heran.


"Di usir sama si Bara" Jawab Vero yang sudah duduk di sofa ruang kerja Sesa.


"Terus kamu mau apa ke sini?" Tanya Sesa lagi.


"Aku ingin bersama kamu" Jawab Vero.


"Jangan gila deh Ver. Aku sedang bajyak kerjaan. Mending kamu pulang saja deh. Atau sana pergi sama pacar pacar kamu itu" Ucap Sesa


Vero berdiri dan menghampiri Sesa.


"Aku nggak punya pacar Sesa. Aku hanya punya calon pacar yang cantik seperti bidadari" Ucap Vero.


"Ya sudah sana temui calon pacar kamu itu" Ucap Sesa yang masih fokus dengan berkas berkas nya.


Vero menarik berkas yang di baca Sesa dan hal itu mampu membuat Sesa menarik nafas panjang.


"Kemari kan" Pinta Sesa.


"Aku sedang menemui calon pacar ku. Jadi aku tidak mau calon pacar ku itu membiarkan aku" Ucap Vero.


Blush.


Pipi Sesa seketika memerah karena malu. Dia memang masih memiliki perasaan pada Vero. Tapi dia takut kalau Vero hanya mempermain kan nya saja.


"Jangan gila kamu Vero. Aku nggak akan tertipu dengan gombalan kamu itu" Ucap Sesa yang berpura pura sibuk.


Vero meraih janggut Sesa dan mencium bibir Sesa lembut. Sesa yang terkejut sengan tingkah Vero tanpa sadar menampar Vero dengan keras.


Plack.

__ADS_1


"Sesa kok aku di tampar sih?" Tanya Vero yang kesakitan.


"Maaf Vero. Tadi aku refleks kalau bersentuhan dengan playboy seperti kamu" Ucap Sesa.


"Sa. Aku serius sama kamu" Ucap Vero tegas.


"Maaf Vero. Tapi aku enggak" Jawab Sesa.


Mendengar jawaban dari Sesa hati Vero terasa sangat sakit. Dia keluar dari ruangan Sesa dengan kepala tertunduk.


"Mau ke mana dia?" Guman Sesa yang heran dengan tingkah Vero.


"Sudah lah nanti juga bakal balik lagi" Ucap Sesa yang tidak ingin ambil pusing.


Vero keluar dari kantor Bara. Dia menuju bar yang biasa dia datangi. Dan kebetulan dia bertemu dengan Dafi di sana.


"Vero. Kamu kenapa?" Tanya Dafi.


"Temani aku minum" Jawab Vero singkat.


Dafi mengikiluti Vero masuk ke dalam ruang VIP. Vero memesan minuman berakohol yang tingkat alkohol nya tinggi.


"Kamu ada masalah?" Tanya Dafi.


"Iya" Jawab Vero menuangkan minuman nya ke gelas.


Dengan sekali teguk Vero meminum minuman yang dia tuang tadi.


"Ada apa?" Tanya Dafi


"Tidak apa apa. Kamu cukup temani aku minum saja" Ucap Vero singkat.


Malam hari nya.


Vero sudah mabuk berat. Sedangkan Dafi tidak mabuk karena dia tidak minum terlalu banyak.


Saat bersamaan. Sesa menghubungi Vero. Dia merasa bersalah dengan Vero dan ingin mengajak Vero makan malam bersama.


"Vero kamu di mana? Makan yuk" Ajak Sesa.


"Maaf Sesa ini aku Dafi" Ucap Dafi yanv menjawab panggilan dari Sesa.


"Di mana Vero?" Tanya Sesa.


"Dia di klub. Dia sangat mabuk saat ini. Aku nggak tau harus gimana? Aku juga mau pulang" Jawab Dafi.


"Ok aku akan ke sana sekarang" Ucap Sesa.


Sesa memarikan ponsel nya. Dia keluar kantor menuju ke mobil nya. Dia melajukan mobil nya ke arah klub yang di maksud Dafi.


Di klub.


Sesa telah sampai di klub malam. Dia masuk ke dalam klub tersebut dan langsung menuju ke ruang VIP.


"Dia kenapa cari gara gara terus sih" Gerutu Sesa


Brack.

__ADS_1


Sesa membuka pintu ruang VIP dengan keras hingga membuat Dafi terkejut.


"Dasar cowok nggak guna. Apa sih mau nya dia?" Ucap Sesa marah.


Sesa mengambil air putih dan menyiramkan ke wajah Vero.


"Sesa apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu menyiram nya dengan air?" Tanya Dafi khawatir.


"Bukan urusan kamu. Kalau kamu mau pulang ya pulang saja sana jangan ganggu aku" Ucap Sesa marah.


Dafi yang tidak mau kena marah Sesa. Akhir nya memilih pergi dari ruang VIP tersebut. Dia keluar dari klub tersebut dan pulang ke rumah Eva.


Sedangkan Sesa meminta kedua anak buah Bara yang telah dia hubungi tadi untuk mengangkat Vero keluar dari klub tersebut.


Di luar klub.


Kedua pengawal Bara sedikit kesusahan karena Vero yang mabuk berat dan kadang mengoceh tidak jelas.


"Masukan saja ke dalam mobil ku. Kalian bawa mobil dia ke rumah Bara saja" Pinta Sesa.


"Baik bu Sesa" Jawab anak buah Bara.


Sesa masuk ke dalam mobil nya. Dia melajukan mobil nya ke arah rumah nya.


Di rumah Sesa.


Sesa turun dari mobil untuk memanggil pembantu dan juga satpam nya.


"Bik pak tolong bantu Sesa" Teriak Sesa.


Pembantu dan satpam Sesa keluar. Mereka membantu Vero turun dari mobil Sesa dan membawa nya masuk ke dalam rumah.


"Sini sini tidurin saja di sofa" Ucap Sesa.


"Enggak di bawa ke kamar tamu saja non?" Tanya satpam.


"Nggak usah biar dia tidur di sini. Bikin pusing saja dia itu" Jawab Sesa marah.


Pembantu dan satpam Sesa hanya menuruti kemauan Sesa. Mereka menidurkan Vero di sofa.


"Sudah makasih. Bibi boleh istirahat. Untuk bapak kembali kerja" Ucap Sesa.


"Baik non" Jawab mereka serentak.


Sesa melihat keadaan Vero yang mabuk seperti sekarang. Entah kenapa dia tidak suka dengan Vero yang selalu mabuk mabukan.


Bruck.


Sesa melempar bantal ke wajah Vero namun Vero masih saja terlelap.


"Gimana aku bisa percaya kalau kamu berubah. Kalau kenyataan nya seperti ini." Ucap Sesa.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lipa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak ***


# selamat membaca kak

__ADS_1


# terima kasih banyak


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š


__ADS_2