CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
KEDATANGAN EVA YANG TERAKHIR KALI


__ADS_3

Hari berikut nya.


Bara dan Leta sedang asik duduk di taman depan rumah nya. Leta tentu nya dengan membawa banyak makanan untuk diri nya nyemil.


Sedangkan Bara tentu saja dengan leptop dan berkas dari kantor yang harus dia kerjakan.


"Aaaa" Ucap Leta yang menyuapi Bara makanan.


"Makasih sayang" Ucap Bara lembut.


Leta kembali makan makanan nya. Namun terdengar suara mobil yang memasuki pekarangan rumah Bara.


Bara dan Leta menoleh melihat siapa yang datang ke rumah nya saat ini.


Leta berdiri dari duduk nya ketika melihat Eva yang keluar dari mobil nya. Bara juga berdiri merangkul Leta.


"Tenang lah sayang. Dia tidak akan macam macam lagi" Bisik Bara.


Leta terus menatap ke arah Eva yang berjalan menghampiri mereka.


"Hai Leta Bara" Sapa Eva.


"Hai. Masuk ke dalam saja" Ucap Bara.


Bara berjalan lebih dulu dengan merangkul Leta. Melihat Eva yang masuk ke dalam rumah utama. Ria membawa 2 anak buah nha untuk berjaga di pintu luar sedangkan Ria ikut masuk ke dalam rumah.


Ruang tamu Bara.


"Silahkan duduk " Ucap Bara yang mempersilahkan Eva.


"Terima kasih" Ucap Eva tersenyum.


Baru saja Eva duduk. Terdengar teriakan mamah Bara yang terlihat marah.


"Mau apa kamu ke sini?" Teriak mamah Bara.


"Tante Vita" Ucap Eva ketakutan.


"Mah tenang lah. Dia tidak akan macam macam di sini" Ucap Bara.


"Sadar Bara. Dia yang sudah mencelakai Leta. Untuk apa kamu menerima dia ke rumah ini?" Tanya mamah Bara marah.


"Mah tenang dulu. Kita dengar kan dulu apa yang dia lakukan di sini" Ucap Bara tenang.


"Tidak. Pergi kamu dari sini" Ucap mamah Bara.


Eva mendekati mamah Bara dan berlutut di depan mamah Bara.


"Tante. Tolong jangan usir saya. Say ke sini hanya ingin minta maaf tante. Saya juga menyesal telah berbuat jahat sama Leta. Tolong tante jangaj usir saya" Ucap Eva menangis.


"Halah nggak usah sok suci kamu Eva. Saya tau akan semu akal bulus kamu itu. Pergi kamu dari sini. Kamu tidak di terima di rumah ini. Pergi" Teriak mamah Bara.


"Ria bawa dia pergi" Ucap mamah Bara.

__ADS_1


"Mah tenang dulu mah." Ucap Bara.


"Bara diam kamu. Apa kamu akan membela dia. Maka kamu pergi juga dari sini" Ucap mamah marah.


Leta yang mendengar mamah mertua nya mengusir Bara sampai melotot karena terkejut.


"Mah jangan bicara seperti itu" Ucap Leta.


"Leta. Kamu tenang saja. Kalau memang Bara lebih membela dia. Kamu mamah yang akan rawat" Ucap mamah Bara.


"Cukup mah" Teriak Bara marah.


"Mah dia ke sini bukan untuk melakukan hal buruk pada keluarga kita. Dia ke sini hanya ingin minta bantuan Bara untuk mencari calon suami nya" Jelas Bara marah.


"Cukup Bara cukup. Aku memang tidak pantas meminta bantuan kamu. Aku akan pergi dari sini. Maaf karena telah mengusik keluarga kalian " Ucap Eva yang sudah berdiri dan masih menangis.


Eva berjalan keluar rumah Bara dengan wajah tertunduk. Air mata nya masih saja keluar dari mata nya.


Harapan nya telah pupus sudah. Jalan nya sudah mulai buntu kali ini. Dia tidak tau lagi harus ke mana lagi untuk mencari Dafi sekarang.


"Eva tunggu" Panggil Leta.


Eva berhenti dan berbalik melihat Leta yang berjalan menghampiri nya.


"Dafi akan pulang ke pada mu. Tapi kamu harus sedikit lebih bersabar. Dia aka kembali saat hari pernikahan kalian" Ucap Leta.


Eva yang mendengar kabar bahagia itu sampai terduduk di lantai. Dia menutup mulut nya dan menangis. Dia merasa cahaya telah menerangi jalan nya untuk bersama Dafi kembali.


"Apa yang kamu katakan benar kan Leta?" Tanya Eva menangis.


"Iya Leta. Terima kasih. Terima kasih banyak" Ucap Eva tulus.


"Leta masuk kamu ke dalam rumah" Teriak mamah Bara.


"Iya mah" Jawab Leta.


Leta berbalik untuk masuk kembali ke dalam rumah. Namun dia terhenti ketika Eva berbicara dengan diri nya.


"Leta terima kasih. Dan maaf aku sudah jahat dengan kamu. Aku janji tidak akan mengusik keluarga kamu lagi. Aku harap kamu akan selalu bahagia dengan keluarga kamu" Ucap Eva tulus.


Leta berbalik menatap Eva.


"Terima kasih. Kamu juga semoga bahagia selalu" Jawab Leta tersenyum.


"Leta sudah masuk" Ucap mamah Bara menarik tangan Leta masuk ke dalam rumah.


Mamah Bara juga tidak lupa menutup pintu rumah nya. Eva yang masih berada di luar rumah Bara tersenyum mengejek diri nya sendiri.


"Kamu pantas mendapatkan nya Eva" Ucap Eva.


Eva berjalan ke arah mobil nya. Sunya membukakan pintu mobil. Saat Eva akan masuk ke dalam mobil dia melihat lintu rumah Bara kembali.


"Aku janji tidak akan menampakkan diri ku lagi ke hadapan kalian. Semoga kalian bahagia selama nya. Aku akan pergi dari sini. Ini untuk terakhir kali nya aku ke sini. Maaf kan aku atas semua yang telah aku lajukan pada kalian semua" Ucap Eva tersenyum.

__ADS_1


Eca masuk ke dalam mobil nya. Dia meminta supir nya untuk kembali ke rumah nya.


Dalam perjalanan pulang nya.


Eva mendapat panggilan dari nomer yang tidak dia kenal. Dia tidak mengangat panggilan itu. Namun nomer tersebut terus menghubungi ponsel nya sampai berkali kali.


"Hallo siapa ini?" Tanya Eva.


"Sayang ini aku" Ucap suara seorang pria yang telah lama dia rindukan.


Eva menangis mendengar suara Dafi. Dia tidak bisa menahan rsa rindu nya ketika mendengar suara Dafi.


"Hahaha kamu menangis sayang?" Tanya Dafi.


"Aku butuh kamu Dafi. Aku butuh kamu" Ucap Eva.


"Kemari lah. Aku ada di bandara. Supir mu akan mengantar kamu. Aku menunggu mu sayang" Ucap Dafi.


"Iya. Aku akan menemui mu" Jawab Eva yang tersenyum bahagia.


Di bandara.


Eva telah sampai di bandara. Dia turun dari mobil nya. Dia berjalan masuk ke dalam bandara mencari keberadaan Dafi.


Dia melihat seksama semua orang yang memakai jaket dan topi yang hampir menutupi seluruh wajah nya.


"Apa kamu mencari ku?" Tanya Dafi dari belakang Eva.


Eva berbalik dan terkejut dengan perubahan wajah Dafi. Dafi terlihat tampan tanpa luka sedikit pun di wajah nya.


Eva yang menangis mengangkat perlahan tangan nya. Tangan nya yang gemetar sangat hebat ingin menyentuh wajah Dafi namun sangat sulit bagi nya.


Dafi tersenyum. Dia menarik tangan Eva dan menyentuhkan nya ke wajah nya.


"Ini aku sayang. Maaf karena aku pergi tanpa pamit pada mu" Ucap Dafi.


Eva yang masih menangis menggelengkan kepala nya. Dia menghamburkan diri nya pada Dafi. Dia memeluk Dafi dengan sangat erat.


Dafi menutup mata nya dan merasakan pelukan dari Eva. Dia juga membalas memeluk Eva dengan erat pula.


"Aku mencintai kamu Dafi. Aku sangat mencintai kamu " Ucap Eva.


"Aku tau sayang. Aku tau itu" Jawab Dafi


(Dafi dan Eva akan pergi ke luar negeri. Mereka akan menikah di negara baru mereka.)


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***


# selamat membaca kak


# terima kasih banyak

__ADS_1


šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2