
Leta dan Ria mulai memilah milah bahan yang akan mereka beli. Sedangkan Mika hanya melihat lihat dan banyak bertanya pada Leta dan Ria tentang apa yang dia lihat sedangkan dia tidak tau apa itu.
"Ikan nya kecil banget" Ucap Mika.
"Ini namanya ikan teri. Ikan yang di inginkan papah Cakra " Jawab Leta.
"Ikan sekecil ini?" Tanya Mika lagi.
"Iya nanti kalau sudah di masak enak kok" Jawab Leta
Leta Ria dan Mika telah selesai dengan bahan bahan dapur nya. Mereka mulai berjalan jalan ke dalam pasar lagi.
Saat mereka berjalan ke arah luar pasar. Mika terpana dengan sesuatu yang membuat nya tertarik.
"Lho Mika ada apa?" Tanya Leta.
"Ke sana dulu yuk Leta" Tunjuk Mika ke arah penjual makanan ringan di pasar.
"Ya sudah yuk ke sana" Jawab Leta.
Akhir nya mereka bertiga berjalan ke arah penjual tersebut. Mika melihat lihat makanan yang tertata rapi di depannya itu.
"Silah kan kak. Nin keranjang nya jika mau pilih pilih silahkan" Ucap penjual makanan tersebut yang ternyata pemuda tampan dan sederhana.
Leta menerima keranjang kecil yang di berikan pemuda itu. Mika masih tetap melihat lihat makanan yang ada di depan nya tanpa melihat pemuda tersebut.
"Kakak cantik bingung mau pilih yang mana?" Ucap pemuda itu.
"Iya. Aku mau lihat lihat dulu" Jawab Mika tanpa melihat penjual nya.
"Kalau saya boleh saran kan. Kakak coba saja yang ini ini ini atau ini. Kalau menurut saya ini enak sekali kak" Ucap pemuda itu.
"Ya sudah aku ambil itu 2 biji per jenis nya" ucap Mika.
"Siap kak" Jawab pemuda itu.
Pemuda itu mulai membungkus makanan yang di pilih oleh Mika tadi. Leta membuka dompet nya untuk membayar namun di cegah oleh Mika.
"Nggak usah biar aku bayar sendiri saja" Ucap Mika.
"Oh ya sudah" Jawab Leta.
"Ini kak. Silahkan" Ucap pemuda itu kenyerahkan pada Mika.
Mika mengambil bungkusan tersebut. Namun seketika dia terpana dengan penjual kue kue pasar tersebut.
"Kak. Kakak" Panggil pemuda itu pada Mika.
"Mika" Senggol Leta ke bahu Mika.
"Eh iya. Ini" Ucap Mika memberika kartu nya.
"Maaf kak. Kita pakai uang tunai" Ucap pemuda.
"Eh. Tapi aku nggak bawa uang tunai" Ucap Mika kelabakan karena salah tingkah.
Leta membuka dompet nya lalu memberikan uang pada pemuda itu lalu pemuda itu memberikan kartu milik Mika pada Leta.
"Silahkan terima kasih kak" Ucap pemuda itu.
__ADS_1
"Iya terima kasih kembali" Ucap Leta sopan.
Mika yang malu hanya mengusap tengkuk nya dan memalingkan pandangan nya.
"Mika yuk pulang" Ajak Leta.
"Eh iya" Jawab Mika kelabakan.
Mika menggandeng tangan Leta lalu berjalan keluar dari pasar dengan jantung yang terus berdegub dengan kencang.
Di dalam mobil.
"Mika kamu kenapa sih?" Tanya Leta heran.
"Dia ganteng banget" Ucap Mika.
"Hahaha kamu naksir sama dia? Kenapa nggak tanya nama nya tadi?" Goda Leta.
"Iya ya. Ria berhenti kita balik lagi ke pasar" Teriak Mika yang membuat Ria dan Leta terkejut.
"Ya tuhan Mika. Kamu ngagetin saja tau nggak. Kita sudah jauh. Besuk saja kalau ke pasar lagi kita ke sana" Ucap Leta.
"Kapan kita ke pasar lagi?" Tanya Mika antusias.
"Mungkin 3 hari lagi" Jawab Leta.
"Yah lama banget dong" Jawab Mika merebahkan kepala nya ke senderan kursi mobil.
"Kalau enggak besuk kamu saja ke sana beli kue kue nya. Kan ada banyak alasan kalau ke pasar." Ucap Leta.
"Iya kamu benar Leta" Jawab Mika semangat.
"Tapi ingat jangan pakai kartu mu. Pakai uang tunai" Goda Leta lagi.
"Ria kamu mentertawakan aku?" Tanya Mika marah.
"Maaf nona Mika" Ucap Ria datar kembali.
Dalam perjalanan Mika melihat keluar jendela mobil. Dia senyum senyum sendiri ketika mengingat pria tampan yang dia temui tadi.
"Ganteng banget sih" Guman Mika dalam hati.
Leta yang melihat adik ipar nya yang sedang kasmaran hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya.
"Kalau orang sedang jatuh cinta. Dunia ini milik sendiri. Iya nggak Ria" Ucap Leta.
"Iya nona" Jawab Ria tersenyum.
Rumah utama Bara
Mika Leta dan Ria baru sampai di rumah. Mamah yang melihat mobil Mika keluar untuk menyambut anak perempuan nya dan menantu kesayangan nya.
"Mamah" Panggil Mika berlari memeluk mamah Vita.
"Mika kamu sudah besar. Jangan berlarian seperti itu. Nanti cowok cowok pada ngejauh lho" Ucap mamah Vita.
"Ih mamah kok gitu sih. Mamah jahat banget. Tapi nggak papa deh kali ini aku maafin" Ucap Mika.
"Mika masuk dulu ya mah" Pamit Mika.
__ADS_1
Mika masuk ke dalam rumah dengan berlarian kecil dan bernyanyi. Dia menaiki tangga lalu masuk ke dalam kamar nya.
Mamah Vita yang penasaran dengantingkah aneh putri nya itu menatap ke arah Leta.
"Ada apa dengan Mika? Kok dia aneh gitu?" Tanya mamah Vita.
"Mungkin sedang jatuh cinta mah" Jawab Leta.
"Oh pantesan dia aneh. Sama aneh nya dengan kakak nya itu" Ucap mamah Vita.
"Iya mah. Leta masuk dulu ya nanti mau ke kantor Bara soal nya" Pamit Leta.
"Iya masuk lah" Ucap mamah Vita.
Leta dan Ria masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke dapur. Leta mulai masak makanan untuk Bara makan siang.
Leta sudah lebih dari satu jam bergulat dengan peralatan masak nya. Dia juga sudah menata bekal yang akan dia bawa ke kantor Bara.
"Ria. Ini kan sudah hampir selesai. Kamu mandi dulu gih nanti antatkan aku ke kantor Bara" Pinta Leta.
"Baik nona" Jawab Ria.
Ria meninggalkan area dapur menuju ke rumah belakang untuk membersihkan diri. Sedangkan Leta meminta para pelayan yang lain menata makanan ke atas meja.
"Kalian tata makanan nya ke meja dengan rapi. Saya mau ke atas dulu" Ucap Leta.
"Baik non" Jawab beberapa pelayan yang tadi ikut membantu Let memasak.
Leta naik ke lantai 2 untuk membersihkan diri. Setelah mandi dia keluar dari kamar mandi dan akan ke ruang ganti. Namun dia mendengar ponsel nya berdering.
"Bara. Kenapa dia fidiocall ya?" Guman Leta.
Leta mengangkat panggilan dari Bara dan terlihat Bara yang sedang berada di kamar istirahat.
"Lho kamu nggak kerja?" Tanya Leta yang melihat Bara sedang rebahan di ruang istirahat nya.
"Nanti aku kerja lagi. Aku lelah" Jawab Bara.
"Oh ya sudah istirahat lah" Jawab Leta.
"Sayang aku kangen" Ucap Bara.
"Apaan sih Bar. Kayak anak remaja saja kamu itu" Ucap Leta tersenyum.
"Biarin sama istri sendiri bebas lah" Ucap Bara.
"Ya sudah. Aku mau ganti baju dulu nanti aku ke kantor kamu" Ucap Leta.
"Ok aku akan menunggu kamu" Jawab Bara.
"Iya. Aku matikan dulu" Ucap Leta.
"Iya sayang" Jawab Bara lembut.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***
# selamat membaca kak
__ADS_1
# terima kasih banyak
šššššš