CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
KECELAKAAN LETA


__ADS_3

"Sayang aku kangen" Ucap Bara.


"Apaan sih Bar. Kayak anak remaja saja kamu itu" Ucap Leta tersenyum.


"Biarin sama istri sendiri bebas lah" Ucap Bara.


"Ya sudah. Aku mau ganti baju dulu nanti aku ke kantor kamu" Ucap Leta.


"Ok aku akan menunggu kamu" Jawab Bara.


"Iya. Aku matikan dulu" Ucap Leta.


"Iya sayang" Jawab Bara lembut.


Leta mematikan ponsel nya lalu masuk ke ruang ganti untuk berganti pakaian. Setelah dia berganti pakaian dan memakai riasan yang natural Leta keluar dari kamar.


"Mau ke mana?" Tanya Mika yang juga baru keluar dari kamar nya.


"Mau ke kantor Bara. Mau bawakan makan siang untuk dia" Jawan Leta.


"Cieeeew yang sekarang jadi istri idaman" Goda Mika.


"Iya dong. Kamu akan merasakan nya juga ketika nanti kamu sudah menikah" Jawab Leta.


"Iya ya. Ya sudah sana pergi " Ucap Mika lagi.


Leta tersenyum lalu turun ke bawah untuk .mengambil bekal nya dan menemui Ria yang sudah berada di samping mobil.


"Silahkan non" Ucap Ria yang membukakan pintu mobil untuk Leta.


"Makasih Ria" Ucap Leta ramah dan di balas senyuman oleh Ria.


Ria melajukan mobil nya ke arah kantor Bara. Ternyata saat mobil yang di kendarai Leta dan Ria keluar dari rumah utama. Ada mobil hitam yang mengikuti nya.


"Aku nggak akan membiar kan kamu hidup bahagia Leta. Walaupun dia meminta ku untuk tidak melukai kamu. Tapi aku tetap tidak rela kamu bahagia dengan Bara" Guman Eva.


Ternyata orang yang mengendarai mobil hitam di belakang mobil Leta adalah Eva. Ria tidak menyadari hal itu. Dia tetap mengemudikan mobil nya dengan tenang.


Sampai di sebuah jalan persimpangan. Lampu jalan menunjukkan lampu warna Merah. Ria memberhentikan mobil nya.


Namun tiba tiba dari belakang mobil Ria. Eva sengaja menabrak mobil Ria hingga Ria dan Leta terbentur kab mobil.


Brack.


"Aaaaaaah" Teriak Leta kesakitan karena kening nya terbentur.


Kening Ria mengeluarkan banyak darah. Leta juga mengeluarkan banyak darah dari kepala nya. Namun lebih parah Ria karena Ria sampai tak sadarkan diri.


Saat banyak orang orang yang menghampiri mobil Ria. Eva melajukan mobil nya meninggalkan kerumunan karena dia takit jika tertangkap.


"Ria bangun Ria" Ucap Leta menggoyangkan tubuh Ria namun Ria tetap tidak bergerak.


Saat banyak kerumunan. Leta membuka pintu mobil dan meminta bantuan dari warga yang berkerumun di depan mobil nya untuk menolong Leta dan Ria.


Tak lama setelah kejadian beberapa pria berjas hitam dengam badan besar kekar menghalangi warga. 2 pria lain menolong Leta masuk ke dalam mobil lain. Dan 1 lagi menolong Ria yang sudah pingsan.


"Kami pengawal nya jadi kami bisa mengatasi nya. Terima kasih karena ingin membantu" Ucap pengawal tegas.


Para pengawal masuk ke dalam mobil lalu melajukan mobil nya ke arah rumah sakit.

__ADS_1


Di kantor Bara.


Bara teeus melihat ke arah jam nya. Dia tersenyum ketika mengingat Leta akan datang ke kantor nya.


"Aku nggak sabar melihat wajah nya" Guman Bara.


Brack.


Sesa membuka pintu ruangan Bara dengan keras hingga membuat Bara terkejut .


"Sesa apa yang kamu lakukan. Ini akntor bukan bar yang biasa kamu datangi" Ucap Bara marah.


"Aku nggak peduli dengan kemarahan kamu. Leta .....leta Bar" Ucap Sesa terbata bata.


"Ada apa dengan Leta?" Tanya Bara yang mulai takut akan jawaban dari Sesa.


"Leta kecelakaan" Jawab Sesa.


"Apa? Kecelakaan kenapa bisa?" Tanay Bara yang memakai jas nya dan mengambil ponsel nya.


Dia keluar dari ruangan nya bersama dengam Sesa.


"Aku juga belum terlalu jelas. Tapi kata para pengawal. Mobil yang di tumpangi Leta tertabrak mobil lain dari belakang" Jawab Sesa yang berjalan mengikuti Bara.


"Kamu sudah siapkan mobil?" Tanya Bara khawatir.


"Sudah semua" Jawab Sesa.


"Kamu ikut ke rumah sakit" Ucap Bara.


"Baik" Jawab Sesa.


Di depan kantor Bara berpapasan dengan Dafi yang sengaja datang ke kantor Bara.


"Di mana Leta?" Tanya Dafi.


"Halah nggak usah sok sokan kamu tanya Leta di mana deh. Kamu kan yang mencelakai Leta?" Tuduk Bara


"Apa maksud kamu?" Tanya Dafi marah.


"Awas saja kalau kamu terlibat dengan kejadian ini. Aku tidak akan membiar kan kamu hidup dengan tenang" Ancam Bara.


Bara mendorong Dafi lalu dia masuk ke dalam mobil bersama Sesa. Supir Bara melajukan mobil nya ke arah rumah sakit.


Dafi yang masih bingung dengan tuduhan Bara memutuskan untuk kembali ke kantor nya.


Di rumah sakit.


4 pengawal bayangan Leta masih berdiri sigap di depan ruang inap Leta. Sedangkan Ria hanay di tungguo 1 pengawal saja.


Bara dan Sesa baru sampai di rumah sakit. Mereka masuk ke dalam rumah sakit lalu menuju ke ruang inap Leta.


Saat berada di depan ruang inap Leta. Bara melihat pengawal Leta yang berjaga. Bara mengahmpiri mereka lalu memukul wajah mereka satu persatu.


"Bagai mana cara kerja kalian. Saya membayar kalian mahal mahal kenapa sampai kejadian seperti ini?" Tanya Bara marah.


"Maaf kan kami pak" Ucap pengawal.


"Apa kaliansudah bosan hidup? Apa kalian mau kepala kalian aku penggal untuk mengganti darah yang keluar dari tubuh istri ku?" Ancam Bara.

__ADS_1


Para pengawal hanya diam keran memang ini semua salah nya yang tidam menjaga Leta dengan baik.


"Bara sudah. Kita lihat keadaan Leta dulu di dalam" Pinta Sesa.


"Saat saya pulang. Saya mau kalian semua kumpul di taman belakang" Pinta Bara.


"Baik pak" Jawab pengawal serentak.


Bara dan Sesa masuk ke dalam ruang inap Leta. Saat mereka masuk mereka melihat Leta yang sedang asik bermain dengan ponsel nya.


"Yah kok malah kalah sih. Ini curang nih" Ucap Leta yang tidak sadar akam kedatangan Bara dan Sesa.


"Awas saja aku nggak akan kalah lagi kali ini" Ucap Leta lagi.


"Kalah sama siapa?" Sahut Bara.


Leta melihat ke arah suara lalu cepat cepat tidur di kasur nya.


"Kamu sudah datang Bara" Ucap Leta lemas.


Sesa tersenyum lalu menggelengkan kepala nya karena ulah Leta. Bara berjalan ke arah Leta.


Cletak.


Bara menyentil kening Leta.


"Aduh Bara sakit tau" Ucap Leta memegangi kening nya.


"Nggak usah pura pura lemas kamu. Aku sudah lihat kamu main game sambil mengumpat umpat tadi. Kamu terlihat sehat nih" Ucap Bara.


"Hehehe" Tawa Leta cengengesan.


Leta duduk kembali lalu bersender ke senderan kasur.


"Kamu nggak papa?" Tanya Sesa.


"Nggak papa kok kak. Cuma luka ringan saja" Jawab Leta


"Bagaimana bisa kalian di tabrak dari belakang?" Tanya Bara serius.


"Nggak tau mungkin rem mobil nya rusak kali. Orang kita berhenti pas lampu merah kok" Jawab Leta santai.


"Mana saja yang luka?" Tanya Bara.


"Ini" Ucap Leta memeprlihat kan kening nya yang terluka tapi sudah di obati oleh dokter.


"Syukur lah kalau kamu nggak papa. Aku khawatir tadi ketika dengar kamu kecelakaan" Ucap Bara.


"Sudah. Aku nggak papa kok" Ucap Leta menepuk nepuk lengan Bara.


"Iya deh" Sahut Bara.


Bara meminta Sesa untuk menemani Leta dulu. Dia ingin melihat keadaan Ria di sebelah ruang inap Leta


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak ***


# selamat membaca kak

__ADS_1


# terima kasih banyak


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š


__ADS_2