
Tak lama Eva telah kembali ke rumah Bara. Saat ini Leta sedang memasak di daput untuk makan malam karena Bara meminta mamah dan papah nya makan malam di rumah nya. Dengan persetujuan Leta tentu nya.
"Ngapain kamu?" Tanya Eva.
"Memang nya kamu nggak bisa lihat?" Tanya Leta singkat.
"Eh anak kampung aku tanya baik baik malah jawaban kamu kayak gitu. Kamu memang nggak punya sopan santun ya?" Ucap Eva marah
"Apa mau kamu?" Tanya Leta yang sudah berbalik dan menatap Eva.
"Gampang kok hanya 1 saja. TINGGALIN BARA" Ucap Eva penuh penekanan.
Leta tersenyum mengejek karena permintaan Eva barusan.
"Apa maksud senyuman kamu itu?" Tanya Eva marah.
"Tidak ada hanya saja kamu itu seperti pungguk yang merindukan bulan" Jawab Leta.
Leta kembali mengerjakan memasak nya. Karena emosi Eva melemparkan gelas dan ternyata tepat di kepala Leta.
"Ahhhh" Teriak Leta kesakitan karena gelas tersebut pecah karena terkena kepala nya.
Eva yang ketakutan hanya diam mematung. Ria dan Bara menghampiri Leta di dapur dan melihat darah yang keluar dari kepala belakang Leta.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya Bara khawatir.
Bara beralih ke arah Eva.
"Apa yang sudah kamu lakukan?" Teriak Bara marah.
"Sudah tuan lebih baik kita bawa nona ke rumah sakit dulu" Ucap Ria.
Bara menggendong Leta yang masih kesakitan.
"Kalau sampai Leta kenapa kenapa aku tidak akan melepaskan kamu Eva" Ancam Bara.
Bara membawa Leta keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil untuk menuju ke rumah sakit.
Eva yang ketakutan dengan ancaman Bara hanya mampu diam dan terduduk di kursi meja makan.
Di rumah sakit
Leta saat ini telah di tangani oleh Dokter. Bara dan Ria menunggu di ruang tunggu dengan cemas.
"Hubungi mamah dan papah ku Ria. Bilang kalau malam ini tidak jadi makan malam karena Leta masuk rumah sakit" Ucap Bara.
"Baik tuan" Jawab Ria.
"Kamu langsung pulang saja. Jangan biarkan wanita itu pergi dari rumah" Ucap Bara.
"Baik tuan. Permisi" Pamit Ria.
Bara terus menatap pintu ruang ICU dengan cemas.
"Aku harap kamu tidak apa apa sayang" Guman Bara dalam hari.
Tak lama mamah dan papah Bara sampai di rumah sakit. Mamah Bara terlihat sangat khawatir dengan keadaan Leta.
"Bagai mana ke adaan Leta Bara?" Tanya Vita.
"Leta masih di dalam mah" Jawab Bara tertunduk.
__ADS_1
Dokter telah keluar dari ruang ICU dan di belakang Dokter Leta yang kepala nya sudah di perban dengan rapi.
"Leta. Kamu tidak apa apa kan?" Tanya Vita yang terlihat khawatir.
"Leta tidak apa apa mah" Jawab Leta tersenyum.
"Luka pasien tidak terlalu besar. Jadi boleh langsung pulang tapi harus tetap di jaga kebersihan luka nya jangan terkena air untuk beberapa hari ini" Jelas Dokter.
"Iya Dok. Terima kasih banyak" Ucap Bara.
Setelah mengurus semua nya Bara Leta mamah dan papah Bara kembali ke rumah.
Di rumah Bara.
Dafi saat ini berada di depan rumah Leta. Dia ingin menemui Leta yang ia pernah lihat masuk ke dalam rumah mewah tersebut.
Saat dia akan melajukan mobil nya. Dia melihat mobil mewah yang masuk ke dalam rumah tersebut.
Leta keluar dari mobil mewah itu dengan seorang pria yang merangkul Leta dengan mesra.
"Siapa dia? Kenapa dia dengan Leta?" Guman Dafi.
Dafi mengambil ponsel nya. Dia memotret pria yang bersama dengan Leta tadi.
"Siapa dia? Kenapa wajah nya tidak asing untuk ku?" Guman Dafi lagi.
Dafi kini menghubungi sekertaris nya untuk menyelidiki pria yang bersama dengan Leta barusan.
"Aku sudah mengirimkan foto. Cari tau siapa dia" Pinta Dafi.
"Baik pak" Jawab sekertaris Dafi.
Dafi mematikan ponsel nya. Dia terus mengawasi rumah Leta tersebut.
Dafi terus berada di dalam mobip nya dengan menunggu laporan dari sekertaris nya itu.
Tak lama ponselnya berdering. Dia melihat sekertaris nya sudah menghubungi diri nya.
"Siapa dia?" Tanya Dafi.
"Bara Antonio CEO perusahaan BR Group" Jawab sekertaris Dafi.
"Dia ada hubungan apa dengan Leta?" Tanya Dafi lagi.
"Tidak bisa di lacak pak. Semua informasi nya tertutup" Jawab sekertaris Dafi.
"Ok" Jawab Dafi singkat.
Dafi mematikan ponsel nya. Dia menatap ke arah rumah mewah tersebut.
"Ada hubungan apa kamu dengan dia Leta?" Guman Dafi
Karena sudah lama Dafi menunggu tapi tak ada pergerakan. Dafi memilih untuk kembali ke rumah nya.
Namun saat dia mulai menghidupkan mesin mobil nya dia melihat seorang gadis yang menangis keluar dari rumah tersebut.
"Siapa dia?" Guman Dafi.
Dafi tersenyum ketika dia mulai memiliki ide yang membuat nya puas. Dafi melajukan mobil nya dan berhenti di depan gadis itu.
"Apa anda membutuhkan tumpangan nona?" Tanya Dafi dari dalam mobil nya.
__ADS_1
"Siapa kamu?" Tanya Eva.
"Masuk lah. Ada yang ingin aku tanyakan pada mu" Pinta Dafi.
"Tidak akan" Jawab Eva.
"Ini tentang Leta" Ucap Dafi.
Seketika Eva berbalik dan menatap Dafi.
"Silahkan masuk nona" Ucap Dafi.
Eva akhir nya masuk ke dalam mobil Dafi. Dafi membawa Eva ke rumah nya.
Di rumah Dafi.
Dafi mengajak Eva masuk ke dalam rumah nya. Dia duduk di sofa ruang tamu.
"Ada apa?" Tanya Eva.
"Kenapa Leta ada di rumah itu?" Tanya Dafi.
"Ada hubungan apa kamu dengan wanita kampung itu?" Tanya Eva balik.
Brack.
Dafi marah dengan ucapan Eva yang mengatai Leta sebagai gadis kampung.
"Jaga ucapan kamu. Kalau sampai aku mendengar kamu memanggil Leta seperti itu. Aku tidak akan melepaskan kamu" Ucap Dafi.
Eva yang mendapat ancaman dari Dafi hanya mampu meremas jemari nya karena dia marah dengan orang orang yang selalu membela Leta.
"Cepat jawab. Ada hubungan apa Leta dengan pria itu?" Tanya Dafi yang sudah mulai tenang.
"Dia Bara suami Leta" Jawab Eva.
Deg .
Jantung Dafi seperti terhenti berdetak ketika mendapat jawaban bahwa pria itu adalah suami Leta.
"Sebenar nya apa hubungan kamu dengan Leta?" Tanya Eva penasaran.
"Dia di jodohkan dengan ku. Dia calon tunangan ku" Jawab Dafi.
Eva awal nya terkejut dengan jawaban Dafi namun seketika ekspresi nya berubah.
"Kamu menginginkan Leta dan aku menginginkan Bara. Bagai mana kalau kita bekerja sama?" Tanya Eva yang memberi tawaran pada Dafi.
Dafi sempat terdiam karena dia merasa ragu dengan ajakan Eva.
"Apa aku harus melakukan ini?" Guamn Dafi dalam hati.
"Aku akan pikirkan nanti" Jawab Dafi yang berdiri dari duduk nya lalu masuk ke dalam kamar nya.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***
# selamat membaca kak
# terima kasih banyak
__ADS_1
šššššš