
Tak lama mereka sampai di sebuah restoran yang tidak jauh dari kantor.
Bara mengajak Leta masuk ke dalam restoran.
"Kamu mau makan apa?" Tanya Bara.
"Terserah yang paling pedas" Jawab Leta.
"Jangan yang paling pedas dong sayang. Nanti perut kamu sakit. Yang sedang saja ya pedas nya" Ucap Bara.
"Ya sudah terserah kamu" Jawab Leta.
Bara memesan makanan nya dan juga minuman. Bara memesan minuman berakohol rendah untuk menemani makan mereka.
"Kamu masih marah dengan kejadian tadi?" Tanya Bara.
"Iya jelas lah. Mereka bilang kalau aku menjual diri sama kamu karena menginginkan uang kamu" Jawab Leta.
"Kamu bisa saja memecat mereka jika kamu mau. Jangan pernah melawan mereka. Tinggal pecat saja karena mereka tidak sepadan dengan kamu" Ucap Bara.
"Iya" Jawab Leta.
"Senyum dong. Kucing kecil ku jadi jelek kalau cemberut terus kayak gini" Ucap Bara.
Leta tersenyum dan memukul bahu Bara karena malu dengan godaan Bara barusan.
"Yah dia malu. Merah tuh wajah nya" Goda Bara lagi.
"Bara cukup. Aku pulang sekarang kalau kamu godain aku terus" Ancam Leta.
"Eh jangan dong. Nah makanan nya sudah sampai. Cepat makan lah" Ucap Bara.
Bara dan Leta mulai memakan makanan mereka dengandi temani candaan candaan mereka.
Tak terasa malam telah datang. Bara dan Leta kembali ke rumah untuk istirahat.
Di rumah Bara.
Leta dan Bara baru sampai di rumah. Saat mereka masuk ke dalam rumah. Mereka melihat mamah Bara dan seorang gadis yang terlihat cantik dan sexy.
"Siapa dia?" Bisik Leta pada Bara.
"Itu mamah ku. Dan yang di sebelah nya Eva. Dia gadis yang akan di jodohkan dengan ku" Jawab Bara.
"Oh. Ok aku ingin tau seberapa hebat nya dia" Ucap Leta.
Leta berjalan masuk ke dalam rumah dengan tenang dan anggun.
__ADS_1
Plack.
Mamah Bara menampar pipi Leta dengan keras. Bara ingin marah namun di tahan oleh Leta.
"Selamat malam mamah. Maaf kami tidak menyambut kedatangan mamah ke mari tadi" Ucap Leta.
"Dasar wanita murahan. Apa yang telah kamu lakukan hingga anak saya menikahi kamu" Ucap mamah Bara marah.
"Maaf mah. Tapi aku juga tidak tau apa yang membuat Bara tertarik pada ku. Mungkin aku lebih SEMPURNA" Ucap Leta menatap ke arah Eva.
Eva marah dan akan menampar pipi Leta namun di cekal oleh Leta.
"Saya tidak akan membiarkan siapapun untuk menampar saya. Saya membiarkan mamah menampar saya karena saya merasa bersalah ketika tidak menyambut kedatangan mamah dengan baik. Tapi jangan pernah kamu menyentuh saya" Ucap Leta tegas.
Bara tersenyum dengan melingkarkan tangan ny di dada dan menyenderkan tubuh nya pada sofa ruang tamu nya.
"Lepaskan tangan ku" Ucap Eva meronta.
Leta menghempaskan tangan Eva hingga Eva terduduk dengan keras ke sofa.
"Bara. Apa ini gadis yang kamu pilih untuk menjadi istri kamu. Lihat lah kelakuan nya dia seperti anak kampung yang tidak berpendidikan " Ucap mamah marah.
"Kenapa mah? Bukan kah dia sangat cantik dan tangguh. Dia malah membuat ku tambahencintai nya" Ucap Bara menghampiri Leta dan merangkul bahu Leta.
"Kami lelah. Kami ingin istirahat" Imbuh Bara.
Bara mengajak Leta untuk naik ke lantai 2. Saat sampai di tangga mamah Bara berbicara dan membuat mereka terhenti.
"Terserah mamah. Tapi dia harus tau nyonyya di rumah ini hanya Leta istri ku seorang. Dia hanya numpang di sini" Jawab Bara tegas.
Eva sangat marah dengan jawaban Bara. Karena Bara merendahkan diri nya.
"Tante..." Ucap Eva merengek.
"Tenang saja sayang. Tante yakin kamu akan bisa mendapat kan Bara dan merebut nya dari wanita rubah itu" Ucap mamah Bara.
Leta yang sudah berada di lantai 2 masih mengawasi Eva dan mamah Bara. Dia mendengarkan setiap pembicaraan mamah Bara dan Eva.
"Jangan dengarkan mereka. Semua yang di rumah ini hanya tau kamu lah Nyonnya di sini." Ucap Bara.
"Aku tau itu. Aku hanya ingin tau apa yang akan dia lakukan pada kita nanti nya" Jawab Leta.
"Jangan takut. Aku yakin kamu pasti bisa membuat dia pergi dari rumah ini dengan pilihan nya sendiri" Ucap Bara.
Bara merangkul Let dan membawa Leta masuk ke dalam kamar mereka. Mereka tidak peduli dengan Eva yang akan tinggal bersama mereka di rumah ini.
Ke esokan hari nya.
__ADS_1
Leta kini sedang berada di dapur dengan di temani beberapa pelayan dan Ria tentu nya.
"Oh jadi kamu di sini jadi pelayan?" Tanya Eva yang keluar dari kamar nya dengan menggunakan baju tidur nya yang super sexy.
"Nggak punya baju yang bahan nya pas ya?" Tanya Leta balik.
"Kenapa? Kamu iri dengan tubuh ku kan?" Ucap Eva sombong dengan lekuk tubuh nya yang indah.
"Tidak. Aku hanya merasa risih dengan penampilan kamu yang seperti pelac**** itu" Jawab Leta tegas.
Brack.
Eva menggebrak meja makan dengan keras karena dia marah dengan ucapan Leta yang menghina diri nya.
"Jaga ucapan kamu wanita rubah. Kamu hanya beruntung karena Bara memungut kamu" Ucap Eva marah.
"Iya aku sangat beruntung apa lagi sekatang aku memiliki semua yang di miliki Bara. Aku sudah jadi Kaya sekarang. Aku sudah jadi angsa cantik di samping Bara" Jawab Leta santai.
Ria dan para pelayang yang melihat pertengkaran Eva dan Leta hanya tersenyum tipis mempermalukan Eva.
Eva yang marah kembali masuk ke dalam kamar nya dengan menutup pintu kamar nya dengan keras.
"Kalau sampai pintu itu rusak maka kamuharus mengganti nya. Aku tidak mau rumah ku ini terlihat berantakan" Teriak Leta pada Eva.
Bara yang baru turun ke ruang makan mendnegar teriakan Leta.
"Ada apa sih?" Tanya Bara.
"Bukan apa apa. Makan lah aku buatkan kopi dulu" Ucap Leta.
Leta kembali ke dapur untuk mwmbuatkan kopi. Di saat bersamaan Eva keluar dari kamar nya dan duduk di sebelah Bara.
"Bara. Aku di hina gadis rubah itu" Ucap Eva manja dengan bergelayutan di lengan kekar Bara
Leta kembali dengan kopi di tangan nya melihat Eva yang bergelayutan manja pada lengan Bara.
"Lihat lah wajah kamu itu Leta. Aku akan membuat kamu dan Bara bertengkar dan aku akan masuk pada saat itu untuk mendapatkan Bara" Guman Eva dalam hati.
Leta menaruh kopi Bara ke atas meja dengan keras.
"Ganti pakaian kamu jangan sampai kuman kuman itu menempel pada tubuh kamu" Ucap Leta.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***
# selamat membaca kak
__ADS_1
# terima kasih banyak
šššššš