
"Istirahat lah dengan baik" Ucap Bara menepuk bahu Dafi.
Bara Vero dan Sesa keluar dari ruang inap Dafi. Mereka kembali ke kantor Bara untuk bsrdiskusi lebih lanjut lagi dengan apa yang akan mereka lakukan kedepan nya.
Ke esokan hari nya.
Bara dan Vero kembali ke runah sakit. Namun kali ini tidak di temani Sesa karena Bara meminta Sesa untuk menemani Leta di rumah.
"Hai Dafi bagaimana istirahat kamu?" Tanya Vero.
"Baik baik saja" Jawab Dafi.
"Kami punya berita yang menggembirakan untuk kamu" Ucap Vero lagi.
"Berita apa?" Tanya Dafi.
"Eva hamil" Sahut Bara tenang.
"Eva hamil? Tau dari mana kamu?" Tanya Dafi lagi.
"Kamu akan tau nanti ketika kamu kembali ke rumah Eva" Jawab Bara.
Dalam hati Dafi ada sedikit perasaan senang. Dia sempat berfikir kalau anak yang di kandung Eva adalah anak nya. Namun dia kembali terdiam ketika mereka berhubungan badan Eva sudah tidak suci lagi.
"Mungkin dia bukan anak ku" Guman Dafi tertunduk.
"Siapa bilang?" Tanya Vero.
"Saat aku pertama kali berhubungan badan dengan dia. Dia sudah tidak suci lagi" Ucap Dafi.
"Tapi sejak kalian bekerja sama dia tidak pernah berhubungan dengan siapa pun" Ucap Vero.
"Tau dari mana kamu?" Tanya Dafi.
"Jangan bodoh Dafi. Bara memegang kendali di negri ini. Apa sih yang dia tidak ketahui. Dia bisa saja membinasakan kamu saat kamu mengurung Leta di dalam rumah Deva dulu" Ucap Vero.
"Tapi dia tidak lakukan karena dia ingin lihat apa lagi yang bisa kamu lakukan. Dia juga ingin sedikit menguji perasaan Leta" Jelas Vero.
Dafi tertunduk karena malu. Dia lupa akan siapa Bara sebenar nya. Dia tidak hanya seorang pengusaha muda tapi dia juga sesorang yang memegang kendali dalam negri ini.
"Atas ulah kamu itu Leta kini telah menjadi milik ku seutuh nya Dafi. Aku harus berterima kasih pada mu. Tapi aku tidak akan melakukan hal itu karenakamu hampir meleceh kan nya" Ucap Bara.
"Maaf. Maaf atas kebodohan ku selama ini. Aku janji tidak akan mengganggu hubungan kamu lagi dengan Leta. Aku akan fokus dengan Eva dan calon anak ku" Ucap Dafi menyesal.
"Baik kita akan bantu kamu mendapatkan dia" Ucap Bara.
"Tapi untuk mendapatkan hati nya. Kamu sendiri yang harus berusaha. Entah dengan cara apa itu terserah kamu" Sahut Vero.
__ADS_1
"Baik lah" Jawab Dafi.
Akhir nya rencana yang telah di susun rapi oleh Bara Vero dan Sesa berjalan lancar. Mereka akahir nya bisa membawa Dafi ke dalam kelompok nya.
"Aku akan memindahkan semua kekayaan Eva atas nama kamu. Ini adalah saru satu nya cara agar Eva tidak pergi dari kamu. Karena dia wanita yang boros" Jelas Bara.
"Tapi tidak sepenuh nya atas nama kamu. Karena kita masih belum percaya sepenuhnya dengan kamu" Ucap Vero
"Aku paham itu dan aku akan menerima nya" Jawab Dafi.
"Lalu bagaimana dengan luka kamu? Apa kamu akan melakuka oprasi?" Tanya Bara.
"Tidak. Aku akan tetap seperti ini sampai dia mau menerima ku apa ada nya" Ucap Dafi.
"Keputusan ada di tangan kamu. Kami permisi" Ucap Bara dan di angguki oleh Dafi.
FLASH BACK Off
Di klub malam.
Dafi selalu memesan minuman ketika sedang bertemu dengan Bara atau pun Vero. Setiap pulang dari klub dia selalu dalam keadaan mabuk.
"Apa dia selalu seperti ini?" Tanya Sesa.
"Iya. Dia selalu mabuk ketika ketemu kita di sini" Jawab Vero.
Sesa melihat Dafi dengan perasaan kasihan. Dafi seperti memendam sesuatu yang berat untuk dia hadapi.
"Banyak masalah bagi orang seperti aku yang penuh dengam dosa" Jawab Dafi.
"Ada apa?" Tanya Sesa lagi.
"Dia masih menginginkan Bara" Jawab Dafi tertunduk.
Sesa terdiama dengan jawaban Dafi. Karena sial perasaan dia sendiri lun bingung.
"Bro cara kamu salah untuk mendapatkan dia" Ucap Vero.
"Harus nya kamu lembut pada dia. Dia tengah hamil anak kamu. Seharus nya kamu perhatian dengan dia. Bukan malah sebalik nya" Ucap Vero santai.
"Tapi aku tidak ingin dia menerima ku karena kasihan Ver."Jawab Dafi.
"Perlahan bro. Kamu harus yakin akan perasaan kamu." Ucap Vero.
"Bro mulailah dari awal. Perhatikan dia berikan kasih sayang yang melimpah untuk dia. Aku yakin dia pasti bisa membuka hati nya untuk kamu" Imbuh Vero.
Dafi terdiam mencerna semua ucapan Vero. Dia sadar akan apa yang di lakukan nya selama ini salah.
__ADS_1
"Ok. Aku aka berubah seperti apa ya g kamu ucapkan tadi" Ucap Dafi.
"Semangat Dafi. Kamu pasti bisa membangun keluarga kecil kamu sendiri" Ucap Sesa memberikan semangat pada Dafi.
"Terima kasih" Ucap Dafi.
Dafi berdiri dari duduk nya lalu keluar dari klub malam tersebut. Dia kembali ke rumah untuk menemui Eva.
Ketika berpergian Dafi selalu memakai topeng atau pun topi yang menutupi wajah nya.
Begitu pun ketika bertemu dengan Bara Vero ataupun Sesa. Mereka bertiga juga tidak kaget akan wajah Dafi karena mereka sudah berkali kali membujuk Dafi untuk oprasi namun Dafi selalu menolak nya.
Di rumah Eva.
Dafi telah sampai di rumah. Dia masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar Eva.
"Eva" Panggil Dafi lirih.
Eva melihat ke arah Dafi. Dafi membuka topi nya dan terlihat luka bakar yang separuh wajahnya penuh dengan bekas luka.
"Mau apa kamu?" Tanya Eva singkat.
Dafi berjalan ke arah Eva dan berlutut di depan kaki Eva. Eva terkejut dengan tingkah Dafi. Dia juga merasa takut jika tiba tiba Dafi akan memukuli nya.
"Maafkan aku. Maaf aka semua salah ku pada mu. Maaf akan perlakuan buruk ku pada mu. Aku sungguh sungguh menyesal Eva" Ucap Dafi menyesal.
Eva terkejut dengan ucapan Dafi. Ini pertama kali nya seorang pria tulus meminta maaf pada diri nya. Dia sedikit terharu dengan ucapan Dafi barusan.
"Sudah lah. Aku tidak akan mempermasalahkan nya lagi. Aku ingin istirahat. Kamu kembali lah ke kamar kamu" Ucap Eva.
Dafi berdiri dengan lemas. Dia berfikir kalauEva tidak memafkan nya. Dia berjalan keluar dari kamar Eva.
"Aku akan memafkan kamu jika kamu tidak melakukan kekerasan pada ku lagi. Tapi untuk saat ini aku belum bisa memafkan kamu" Ucap Eva.
"Aku tau itu. Dan aku akan menerima nya" Jawab Dafi.
Dafi menutup pintu kamar Eva. Dia kembali ke kamar nya untuk istirahat.
"Aku akan berusaha mendapatkan cinta kamu Eva. Aku tidak akan menyerah begitu saja " Guman Dafi ketika masih berada di depan kamar Eva.
Dia berjalan kembali ke arah kamar nya. Dia mengistirahatkan tubuh dan fikiran nya untuk menyambut hari esok yang akan datang.
@DIYAH_NUR_ARROYAN
***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***
# selamat membaca kak
__ADS_1
# terima kasih banyak
šššššš