CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
PERTEMUAN SESA & VERO


__ADS_3

Sedari tadi ternyata Bara melihat dan mendengar percakapan Leta dan Sesa. Dia merasa lega karen Sesa mau untuk mencoba membuka lembaran baru bersama Vero.


"Semoga kalian bisa bersama" Ucap Bara tulus.


Bara menutup pintu ruangan Sesa. Dia kembali ke ruangan nya dengan hati yang lega.


Jam makan siang.


Leta Sesa dan Bara makan di akntin kantor. Mereka duduk bertiga dengan makanan yang tersaji di depan mata mereka.


"Kak makan dulu" Ucap Leta.


"Kalian saja yang makan. Aku ingin kembali ke ruangan ku" Ucap Sesa.


"Kamu tidak mau makan. Aku juga tidak mau memberikan informasi tentang Vero pada mu" Ancam Bara.


Sesa terdiam mendengar ucapan Bara. Leta tersenyum lalu menarik kembali Sesa untuk makan suang bersama.


"Makan dulu siap kan tenaga untuk bertemu dengan kak Vero" Ucap Leta.


Sesa mengangguk dan mulai makan makanan nya. Setelah makan Bara memberikan secarik kertas yang tertulis alamat kerja Vero.


"Kamu yakin kalau dia di sana?" Tanya Sesa.


"Sejak kapan kamu meragukan kemampuan ku?" Tanya balik Bara.


"Sudah. Kak Sesa kan sudah mendapat kan alamat nya. Segeralah temui kak Vero." Ucap Leta.


"Semangat ya kak. Semoga kalian bisa bersama" Imbuh Leta.


"Makasih ya Leta." Ucap Sesa dan di angguki oleh Leta.


Sesa melihat ke arah Bara. Bara mengagguk dan Sesa bergegas keluar dari kantor nya menuju ke alamat yang sudah di berikan Bara tadi.


Dalam mobil Sesa.


"Aku akan menemui kamu Vero. Sekarang aku lah yang akan meminta maaf dengan kamu" Guman Sesa.


Grup grup.


Mobil Sesa menyendat yendat dan akhir nya mati di pinggir jalan.


"Lho kenapa ini mobil nya?" Tanya Sesa.


"Ini kenapa sih" Ucap Sesa yng sudah turun dari mobil nya.


Sesa melihat sekitar namun tidak menemukan bengkel.


"Aku nggak akan menyerah begitu saja" Ucap Sesa.


Sesa melepaskan sepatu hak nya. Dia melempar begitu saja sepatu nya itu dan mulai berlari ke alamat Vero.


Di Bengkel.


Sesa terus berlari hingga terhenti di sebuah bengkel mobil. Dia mencari celingukan seseorang yang telah dia rindukan.


Tak lama Sesa tersenyum dan berlari ketika melihat Vero yang sedang memperbaiki sebuah mobil.

__ADS_1


Vero melihat Sesa yang berlari ke arah nya. Dia hanya terdiam melihat Sesa yang tidak seperti biasa nya.


Sesa menghamburkan diri pada Vero dan memeluk dengan erat. Sesa menangis dalam pelukan Vero untuk melepaskan kerinduan nya.


"Sesa kamu kenapa? Kenap kamu menangis?" Tanya Vero khawatir.


Namun Sesa tidak menjawab dan terus saja menangis.


"Tenangkan di ruang istirahat saja mas. Biar aku yang selesaikan ini" Ucap Eko.


"Iya. Makasih ya Ko" Ucap Vero.


"Iya mas. Sama sama" Jawab Eko.


Vero menggendong Sesa masuk ke dalam ruabg istirahat nya. Dia menduduk kan Sesa di kursi kayu.


"Kamu kenapa? Kenapa kamu menangis?" Tanya Vero lembut.


"Kenapa kamu meninggalkan aku Vero? Apa kamu tidak mencintai ku lagi?" Tanya Sesa menangis.


"Tidak Sa. Aku sangat sangat mencintai kamu. Bukan maksud ku untuk meninggalkan kamu." Ucap Vero.


"Lalu kenapa? Kenapa kamu mengucapkan itu tadi malam?" Tanya Sesa lagi.


"Aku hanya malu Sesa. Aku sekarng bukan lh Vero yang dulu. Aku sudah tidak memiliki apa apa. Aku merasa tidak pantas dengan kamu" Jawab Vero tertunduk.


Plack.


Sesa menampar pipi Vero dengn keras.


"Apa kamu anggak aku ini cewek matre yng hanya mau jika kamu orang yang bergelimang harta? Aku tidak peduli dengan setatus atau pun kekuasaan kamu." Ucap Sesa tegas.


Vero tersenyum dengan jawaban Sesa. Dalam hati nya. Dia merasa sangat bahagia karena Sesa telah menerima nya.


"Apa kamu yakin?" Tanya Vero.


"Aku sangat yakin Vero. Mari kita mulai semua dari awal. Hanya kita berdua" Ucap Sesa.


Vero berdiri dari jongkok nya dan mulai memelukSesa dengan erat. Dia sangat bahagia saat ini dan dia tidak ingin bangun jika ini hanya mimpi.


Vero melepaskan pelukan nya. Dia kembali berjongkok di depan Sesa. Vero terkejut ketika melihat kaki Sesa yang penuh dengan luka.


"Kaki kamu kenapa?" Tanya Vero khawatir.


"Nggak papa kok. Nanti juga sembuh sendiri" Ucap Sesa.


"Di mana sepatu kamu?" Tanya Vero tegas.


"Aku buang." Jawab Sesa.


"Buang. Kenapa?" Tanya Vero lagi.


"Mobil ku mogok. Aku sudah cari bengkel di sekitar situ tapi nggak ada juga. Ya sudah aku buang sepatu ku dan aku lari ke sini" Jawab Sesa.


"Kenapa kamu harus sampai seperti ini Sesa. Jangan pernah kamu lakukan hal itu lagi. Kamu kan bisa menghubungi ku. Kenapa juga kamu harus lari ke sini" Ucap Vero.


"Aku ingin bertemu dengan kamu Vero. Aku ingin minta maaf karena aku sudah keterlaluan dengan kamu tadi malam" Ucap Sesa lembut.

__ADS_1


"Sa. Kamu nggak ada salah sama sekali. Aku saja yang kurang berkorban demi kamu" Ucap Vero.


"Kamu tetap di sini. Aku akan beli obat buat mengobati luka kamu"Pinta Vero dan di angguki oleh Sesa.


Vero keluar dari bengkel untuk membeli obat luka Sesa.


Tak lama Eko masuk ke dalam ruang istirahat dengan membawa gelas yang berisi es teh.


"Minum dulu mbak" Ucap Eko.


"Makasih mas" Ucap Sesa.


"Jangn panggil mas mbak. Panggil Eko saja" Jawab Eko.


"Iya Eko. Makasih" Ucap Sesa tersenyum.


Eko keluar dari ruang istirahat untuk kembali bekerja. Sedangkan Sesa tetap di ruang istirahat dan mulai terasa kakinya yang sakit penuh dengan luka.


"Aduh sakit nya" Ucap Sesa.


"Kenapa sekarang baru kerasa sakit nya?" Tanya Vero yang sudah datang dengan membawa obat.


"Enggak kok" Jawab Sesa yang berpura pura tegar.


"Tidak usah berbohong Sayang" Ucap Vero mencium kening Sesa.


Sesa teraenyum dengannperlakuan manis dari Vero. Dia juga suka denganpanggilan dari Vero tadi.


"Sini biar aku obati luka mu" Ucap Vero.


"Iya" Jawab Sesa.


Vero mulai mengobati kaki Sesa dengan telaten. Sesa selalu tersenyum ketika melihat Vero yang serius.


"Jangan menatap ku terus. Nanti kamu semakin mencintai ku" Ucap Vero yang masih fokus dengan mengobati luka Sesa.


"Ih kepedean" Ucap Sesa.


Vero hany tersenyum mendengar jawaban dari Sesa.


"Sudah selesai. Ini pakai sendal ini dulu" Ucap Vero.


"Iya" Jawab Sesa.


"Kamu tetap lah di sini. Aku mau menyelesaikan pekrjaan ku dulu. Setelah itu kita ke tempat mobil kamu tadi" Ucap Vero.


"Iya. Aku akan tetap di sini" Jawab Sesa tersenyum.


"Tunggu sebentar ya" Pinta Vero mengusap kepala Sesa dan mencium nya sekilas.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***


# selamat membaca kak


# terima kasih banyak

__ADS_1


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š


__ADS_2