CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
KEDATANGAN EVA 3


__ADS_3

"Terserah kamu Eva. Tante hanya tidak ingin kamu terluka saja. Tante pulang dulu" Pamit mamah Bara.


Mamah Bara keluar dari rumah Bara. Eva sangat marah hingga dia berteriak teriak di ruang tamu.


Leta yang melihat kegilaan Eva hanya melingkarkan tangan nya di depan dada nya dan berseder pada tembok rumah.


"Apa anda puas nona?" Tanya Ria.


"Tentu saja. Tapi aku masih belum puas. Jika memang dia ingin terus membuat masalah maka aku tidak akan diam saja" Jawab Leta.


"Ya sudah. Masak yuk nanti aku ingin ke kantor Bara" Ajak Leta.


"Baik nona." Jawab Ria.


Siang hari di rumah Bara.


Leta sudah bersiap siap untuk ke kantor Bara. Dia berjalan ke arah dapur untuk menyiapkan makanan yang akan dia bawa.


"Kok sepi? Dia ke mana?" Tanya Leta pada Ria.


"Mbak Eva keluar non menggunakan mobil yang ada di garasi" Jawab Ria.


"Yah bagus deh bisa tenang aku nggak lihat dia" Jawab Leta.


"Ya sudah. Yuk berangkat" Ajak Leta.


"Baik non" Jawab Ria.


Leta ke kantor Bara bersama Ria yang juga akan menyetir mobil untuk diri nya.


Di kantor Bara..


Eva ternyata datang ke kantor Bara. Dia melihat ke arah gedung bertingkat yang menjulang tinggi tersebut dengan tertulis BR Group.


"Aku tidak akan melepaskan kamu Bara. Aku akan terus membuat kamu dan dia bertengkar hingga pisah. Aku yang akan menjadi nyonya Bara. Hanya aku yang pantas mendapat sebutan itu" Guman Eva dalam hati.


Eva masuk ke dalam kantor Bara dan menuju ke resepsionis.


"Di mana ruangan Bara?" Tanya Eva sombong.


"Maaf apa anda sudah membuat janji?" Tanya resepsionis sopan.


"Kalian nggak tau saya siapa? Saya ini Eva calon istri bos kalian Bara." Ucap Eva marah.


"Maaf bu tapi peraturan di perusahaa ini jika ingin bertemu dengan pak Bara harus membuat janji terlebih dulu" Jawab resepsionis tersenyum.


"Kalian lancang ya. Lihat saja nanti kalau saya sudah bertemu dengan Bara. Aku akan membuat kalian di pecat saat itu juga" Ucap Eva marah.


Eva terus marah marah dengan 2 resepsionis yang ada di lobi kantor Bara. Sesa yang baru saja datang dari luar kantor melihat kerumunan yang ada di resepsionis.


Bersamaan dengan itu Leta dan Ria juga baru sampai. Leta menghampiri Sesa yang akan menghampiri kerumunan tersebut.


"Kak ada apa?" Tanya Leta.

__ADS_1


"Eh Leta. Entah lah aku juga belum tau. Kita ke sana saja yuk" Ajak Sesa.


"Iya kak" Jawab Leta.


Mereka bertiga mendatangi kerumunan tersebut. Mereka melihat Eva yang sedang marah marah dengan 2 resepsionis kantor Bara.


"Ada apa ini?" Tanya Leta.


Eva menengok ke arah sumber suara. Dia mengepalkan jemari nya karena berrambah marah dengan kedatangan Leta.


Eva berjalan ke arah Leta dan menampar wajah Leta hingga membuat Leta terkejut.


Plack.


"Ngapain kamu di sini. Di sini tidak menerima orang udik seperti kamu" Ucap Eva marah.


Plack.


Leta membalas memukul Eva.


"Jaga sikap kamu Eva. Kamu yang tidak pantas berada di kantor suami orang dan membuat keributan di sini. Apa kamu tidak malu dengan orang orang ini yang menonton kebodohan kamu" Ucap Leta yang juga marah.


"Satu lagi. Nyonya Bara hanya ada satu di sini dan itu hanya aku. Kamu sebagai benalu harus nya tau akan hal itu" Imbuh Leta.


Leta berbalik dan menuju ke lift di ikuti oleh Ria. Sedangkan Sesa tetap berada di lobi kantor.


"Satpam" Panggil Sesa.


2 satpam kantor datang kenghampiri Sesa.


"Bawa dia keluar jangan sampai dia membuat keributan lagi" Ucap Sesa.


"Baik bu" Jawab Satpam.


Sesa berjalan ke arah lift. Dia merasa bosan dengan tingkah Eva yang sedari dulu terus mengejar Bara.


"Kapan dia akan menyerah dengan tingkah bodoh nya itu?" Guman Sesa dalam hati.


Eva sangat marah dengan tindakan Sesa dan Leta yang mempermalukan diri nya. Dia pergi dari kantor Bara dan menuju ke rumah mamah Bara.


Di rumah keluarga Bara.


Eva telah sampai di rumah mamah Bara. Dia keluar dari mobil nya dan berlari masuk ke dalam rumah dengan menangis.


"Lho Eva kamu kenapa? Kenapa kamu menangis?" Tanya mamah Bara.


"Aku malu tante. Aku malu" Ucap Eva.


"Malu kenapa?" Tanya mamah Bara lagi.


"Aku tadi datang ke kanyor Bara. Aku di sana di permalukan oleh Leta dan Sesa sekertaris Bara tante" Jawab Eva.


"Apa? Berani sekali mereka membuat kamu sampai seperti ini. Ayo kita ke kantor Bara sekarang juga biar tante yang membuat dia sadar dengan apa yang sudah di lakukan" Ucap mamah Bara.

__ADS_1


Eva di peluk oleh mamah Bara. Dia tersenyum licik dengan ucapan mamah Bara yang akanmembalas Leta


"Tunggu pembalasan ku Leta. Aku nggak akan melepaskan kamu begitu saja" Guman Eva dalam hati dengan senyuman yang lucik.


Eva dan mamah Bara masuk ke dalam mobil. Mereka akan datang ke kantor Bara untuk membalas Leta.


Di akntor Bara.


Mamah Bara dan Eva langsung masuk begitu saja ke kantor Bara. Mereka menaikilift khusus yang di pakai oleh CEO.


"Ini ruangan Bara tante?" Tanya Eva yang takjub dengan interior yang berada di lantai 40 tersebut.


"Sudah ayo masuk" Ajak mamah Bara


Mamah Bara masuk ke dalam ruangan Bara tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Dia langsung menghampiri Leta lalu menamparnya.


Plack.


Leta yang kesakitan dengan tamparan mamah Bara hanya mampu memegangi pipi nya.


"Mamah. Apa yang mamah lakukan?" Tanya Bara marah.


"Mamah memberikan dia pelajaran agar dia tau identitas nya. Dia menantu yang tidak di harapkan pada keluarga kita. Mamah tidak sudi punya menantu wanita rubah seperti dia" Jawab mamah Bara.


"Mamah tidak perlu menampar Leta. Bara mencintai Leta apa pun yang di lakukan Leta Bara akan tetap mencintai dia" Jawab Bara marah.


"Buka mata kamu Bara. Dia hanya anak kampung yang tidak berpendidikan. Kamu tidak pantas dengan dia. Mamah kamu ceraikan dia" Pinta mamah Bara marah.


Eva tersenyum bahagia karena dia merasa berhasil menghasut mamah Bara.


Namun berbeda denganLeta dan Bara. Mereka terdiam bagai batu mendengar ucapan mamah Bara. Bara mulaisangat marah dengan ucapan mamah nya itu.


"Cukup mah. Mamah tidak bisa mengatur kehidupan ku. Aku bukan pion untuk memperkaya diri mamah. Asal mamah tau sampai mati pun aku tidak akan melepaskan Leta" Ucap Bara marah.


Sesa dan Ria yang mendengar keributan datang ke ruangan Bara. Mereka melihat Bara yang sedang bersitegang dengan mamah nya.


"Cukup. Hentikan semua nya" Teriak Leta.


Bara dan semua nya melihat ke arah Leta yang kini mulai menangis.


"Tante. Saya memang anak kampung. Saya memang tidak nerpendidikan tinggi seperti apa yang tante ucapakan. Tapi saya punya harga diri tante. Saya tidak akan membiarkan tante menginjak injak harga diri saya seenaknya. Jika tante inginmenikahkan dia denga Bara silahkan saja. Tapi jangan harap saya akan diam saja ketika suami saya di rebut oleh orang ini" Ucap Leta marah


Leta berjalan ke arah Eva. Eva yang merasa takut dengan tatapan mata Leta yang tajam hanya mampu berjalan mundur hingga menatap tembok.


"Aku cukup diam dengan ulah kamu selama ini Eva. Jangan kira aku tidak bisa membalas nya. Aku akan membalas nya dengan berkali kali lipat" Ancam Leta.


Keta berjalan meninggalkan Eva yang masih ketakutan. Dia keluar dari ruangan Bara dan di ikuti oleh Ria.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***


# selamat membaca kak

__ADS_1


# terima kasih banyak


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š


__ADS_2