CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
KETULUSAN HATI LETA


__ADS_3

Bara berjalan di belakang Leta dengan menggoda Sesa. Sesa yang geram melempar map yang dia pegang ke kepala Bara.


Bara yang kesakitan menatap Sesa tajam namun seketika dia tersenyum dan melempar kembali map tersebut dan menjulurkan lidah nya pada Sesa.


"Gila" Ucap Sesa.


Bara dan Leta masuk ke dalam lift. Bara melambaikan tangan nya pada pada Sesa.


"Awas kamu Bara. Aku akan membalas nya" Ucap Sesa marah.


Sesa kembali ke dalam ruangan nya dengan rasa marah yang sudah di kerjai oleh Bara.


Dalam perjalanan pulang.


Lita melihat penjual balon yang duduk di trotoar jalan. Dia merasa kasihan pada bapak bapak itu yang terlihat kelelahan.


"Bara berhenti dulu" Pinta Leta.


"Kamu mau apa sih. Aku ingin cepat sampai rumah" Ucap Bara.


"Kamu tunggu di sini sebentar" Ucap Leta ketika Bara sudah meminggirkan kendaraan nya.


Bima melihat Leta yang sedang memebeli banyak balon pada orang tua yang duduk di trotoar jalan.


"Sungguh mulia hati kamu Leta" Ucap Bara.


Tak lama Leta sudah kembali dengan banyak balon. Dia menaruh balon balon tersebut ke dalam mobil Bara.


"Mau kamu apakan balon balon ini?" Tanya Bara


"Nanti kamu jiga akan tau. Sekarang kita jalan saja dulu. Nanti aku kasih tau arah arah nya" Pinta Leta.


"Leta badan ku lemas. Aku ingin tidur" Ucap Bara manja.


"Nggak usah bohong. Aku tau kamu nggak kenapa kenapa. Sakit mag kamu juga sudah sembuh" Sahut Leta.


Dengan arahan arahan Leta. Kini mereka telah sampai di pinggiran kota. Mereka berhenti di sebiah bangunan yang sudah cukup tua. Ada papan nama yang bertuliskan panti asuhan.


"Kamu mau ikut masuk atau di sini saja?" Tanya Leta.


"Aku ikut masuk" Jawab Bara yang masih fokus dengan tulisan yang ada di papan mana bangunan tersebut.


Leta keluar dari mobil Bara. Dia membawa balon balon tersebut masuk ke dalam panti.


"Kak Leta bawa balon" Teriak salah satu anak.


Anak anak yang mendnegar Leta datang berlari ke arah Leta.


"Kak Leta" Panggil mereka bersamaan.


"Hai. Tunggu kalian jangan berebut. Kakak akan kasih satu satu ya?" Ucap Leta.


"Iya kak" Jawab mereka bersamaan.

__ADS_1


"Selamat sore. Anda siapa nya Leta?" Tanya ibu panti pada Bara.


"Saya Bara suami Leta. Anda...?" Tanya Bara balik.


"Saya ibu panti di sini. Mari silahkan masuk" Ucap Ibu panti ramah.


Bara ikut masuk ibu panti ke dalam panti asuhan tersebut. Di sepanjang jalan Bara melihat lihat keadaan panti yang sederhana namun nyaman.


"Kapan anda menikah dengan Leta?" Tanya ibu panti


"Belum lama bu" Jawab Bara.


"Silahkan teh nya" Ucap ibu panti menaruh cangkir berisi teh di meja depan sofa.


"Terima kasih" Ucap Bara.


Bara melihat ke luar jendela. Leta sedang bermain dengan anak anak panti tersebut.


"Leta sering ke mari. Setiap bulan dia selalu menyumbang panti ini dengan uang yang dia kumpulkan. Saya tau dia bukan orang berada. Saya sempat menolak nya namun dia bersikeras untuk menyumbang." Jelas ibu panti.


"Apa Leta dari panti ini?" Tanya Bara.


"Tidak. Leta dari kecil besar di daerah ini. Ibu nya dulu juga sering ke sini membawa dia bermain di tempat ini" Jawab Ibu panti.


Bara terus melihat tawa kebahaagiaan Leta dan anak anak panti itu.


"Aku benar benar sangat beruntung bisa memiliki kamu Leta. Kamu memiliki hati yang besar. Aku janji akan selalu membahagiakan kamu" Guman Bara dalam hati.


Bara kembali fokus pada ibu panti.


"Kami tidak memiliki syarat apapun. Kami menerima apa saja yang di sumbangkan pada kami" Jawab ibu panti lembut.


"Baik saya akan menyumbang di sini. Tapi saya harap jangansampai Leta tau. Saya ingin menyumbang atas nama dia" Ucap Bara.


"Kami sangat berterima kasih pada anda pak Bara. Anda sangat baik pada panti kami. Kami doa kan agar kebaikan anda dan Leta di balas oleh tuhn sendiri" Doa ibu panti.


"Amin bu terima kasih" Ucap Bara tersenyum.


Bara mengeluarkan cek dan menulis nominal di cek tersebut.


"Maaf saya tidak membawa uang tunai jadi saya memberi cek ini." Ucap Bara.


"Ini sangat besar jumlah nya pak" Ucap ibu panti terkejut.


"Tidak apa apa bu. Semoga semua anak anak di sini sehat selalu dan bisa sekolah dengan layak" Ucap Bara.


"Terima kasih. Terima kasih banyak pak Bara" Ucap ibu panti lagi.


Setelah puas bermain dengan anak anak panti. Leta dan Bara ber0amitan untuk pulang.


Di mobil Bara.


"Tidur lah jika kamu lelah" Ucap Bara.

__ADS_1


"Iya" Jawab Leta.


Leta mulai menutup mata nya. Namun dia susah untuk istirahat di mobil. Dia tetap menutup mata nya mencoba untuk tidur.


"Hallo Sesa. Aku kini di pinggiran kota. Aku tadi ke sebuah panti asuhan aku mau setiap bulan nya kamu kirim ke panti tersebut" Pinta Bata.


"Berapa nominal nya?" Tanya Sesa.


"Kalau soal itu kita bicarakan besuk saja. Aku sedang di jalan pulang saat ini" Jawab Bara.


"Baik" Ucap Sesa.


Bara mematikan ponsel nya. Dia melihat Leta yang terlihat sudah tidur.


"Kucing kecil ku yang manis" Ucap Bara.


Leta yang sedari tadi mencoba tidur tapi tidak bisa tidur mendengar semua pembicaraan Bara dengan Sesa.


"Kamu bukan gunung es yang tidak mampu mencair Bara. Kamu hanya perlu cahaya agar bisa mencair" Guman Leta dalam hari.


Tak lama Leta mulai tertidur pulas. Kini Bara dan Leta sudah sampai rumah. Karena perjalanan yang jauh. Saat sampai di rumah sudah malam hari.


"Agrh lelah nya" Ucap Bara meregangkan otot otot tubuh nya.


Dia membuka pintu mobil dan menggendong Leta masuk ke dalam rumah.


"Selamat datang tuan non" Ucap Ria kepala pembantu Bara.


"Siapkan makan malam" Pinta Bara.


"Baik tuan" Jawab Ria.


Bara membawa Leta masuk ke dalam kamar nya. Dia menidurkan Leta fi kasur. Sedangkan diri nya berjalan ke arah kamar mandi karena badan nya sudah sangat lengken dan ingin segera mandi.


"Argh. Lho sudah sampai rumah" Guman Leta yang baru bangun dari tidur nya.


"Kamu sudah bangun?" Tanya Bara.


"Sudah. Aku mau mandi dulu" Pamit Leta.


"Iya. Aku tunggu kamu di meja makan" Ucap Bara.


"Iya" Jawab Leta.


Leta turun dari ranjang menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak***


# selamat membaca kak


# terima kasih banyak

__ADS_1


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š


__ADS_2