CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
PERJUANGAN RIKO


__ADS_3

"Iya. Hati hati di jalan" Ucap Leta.


"Iya sayang" Jawab Bara mencium kening Leta lembut.


Bara masuk ke dalam mobil nya lalu melajukan mobil nya meninggalkan rumah menuju ke kantor nya.


Setelah melihat Bara pergi. Leta kembali ke dalam rumah. Dia melihat Riko yang masih menunggu Mika di ruang tamu.


"Mika belum turun?" Tanya Leta.


"Belum kak. Mungkin benar yang di ucapkan kak Bara tadi. Mungkin Mika tidak mau menemui ku" Ucap Riko.


"Sabar ya Riko. Tetap lah berjuang Mika perlahan pasti akan bisa memaafkan kamu" Ucap Leta.


"Iya kak. Aku sunggu ingin minta maaf pada Mika kak. Aku sudah keterlaluan pada nya kemarin" Ucap Riko.


Leta melihat pantulan kaca di depan nya yang melihat Mika sedang bersembunyi di lantai 2 melihat ke arah ruang tamu.


"Riko. Apa benar kamu sudah memiliki kekasih?" Tanya Leta.


"Iya kak. Tapi kemarin kita putus" Jawab Riko.


Leta tidak ingin bertanya lebih jauh lagi karena dia tidak ingin ikut campur dengan urusan hati Riko dan Mika.


"Kamu kembali dulu. Aku akan bicara dengan Mika" Ucap Leta.


"Tapi kak...." Ucapan Riko terhenti.


"Biarkan Mika sendiri dulu. Beri dia waktu" Ucap Leta.


Riko yang tertunduk hanya mampu mengangguk lemah. Dia berdiri lalu berpamitan pada Leta.


Dia keluar dari rumah Mika dengan perasaan bersalah nya. Dia memutar motor nya namun dia melihat ke lantai atas.


Dia melihat Mika yang melihat nya dari jendela namun dengan cepat Mika menutup tirai nya.


"Maafkan aku Mika" Guman Riko


Riko menyalakan motor nya dan keluar dari pekarangan rumah Mika.


Mika yang berada di dalam kamar nya menangis melihat kepergian Riko dengan wajah putus asa nya.


Dia terduduk dengan memeluk kedua kaki nya dengan tertunduk.


Leta masuk ke dalam kamar Mika dan menghampiri Mika. Dia meraih tubuh Mika dan memeluk nya.


"Menangis lah. Nggak papa luapkan semua nya" Ucap Leta.


Mika menangis sesegukan karena hati nya sangat sangat sakit saat ini. Dia ingin sekali meluapkan perasaan nya itu.


Setelah Mika sedikit tenang. Leta membantu Mika naik ke atas kasur. Leta menidurkan Mika dan menyelimuti Mika.


"Kamu istirhat dulu ya." Ucap Leta.


"Iya. Makasih ya Leta" Ucap Mika.

__ADS_1


"Iya sama sama" Jawab Leta


Leta keluar dari kamar Mika dan menutup nya perlahan. Dia merasa sangat kasihan dengan Mika.


"Semoga kalian bisa bersatu dan melewati cobaan ini dengan baik" Guman Leta.


Malam hari nya.


Lagi lagi Riko berada di depan rumah Mika. Namun kali ini dia tidak masuk ke dalam rumah Mika.


Dia hanya menunggu dan memandangi kamar Mika saja dari luar.


"Mika" Ucap Riko lirih.


Di saat bersamaan Bara baru pulang dari kantor nya. Dia melihat Riko yang berada di depan rumah nya dengan terus melihat ke arah kamar Mika.


"Teguh juga nih anak" Ucap Bara.


Bara membiarkan Riko begitu saja. Dia masuk ke dalam pekarangan rumah nya dan melihat Leta yang berada di depan pintu utama menyambut Bara.


"Sayang kom di luar.?" Tanya Bara.


"Iya aku nungguin kamu" Jawab Leta tersenyum.


Bara mengusap kepala Leta lembut dan mencium kening nya.


"Ya sudah masuk yuk" Ajak Bara dan di angguki oleh Leta.


Mereka masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke dalam kamar. Leta membantu Bara agar lebih cepat membersihkan diri nya.


"Oh iya sayang. Sini deh" Pinta Bara yang ke arah jendela.


"Anak itu masih di situ " Tunjuk Bara ke arah Riko.


Leta terkejut Melihat Riko yang masih berada di depan rumah utama Bara.


"Dia sudah sejak tadi di sana. Aku kira dia sudah pergi" Ucap Leta.


"Mika tau kalau dia di sana?" Tanya Bara.


"Tau. Aku sudah bicara tadi sama Mika. Sudah 3 kali dia ke sini" Jawab Leta.


"Bagus lah. Jadi dia benar benar serius minta maaf dengan Mika" Ucap Bara.


"Iya tapi kasihan dia. Sudah mulai gerimis juga" Ucap Leta.


"Sudah biarkan saja. Biar dia tidak menyakiti Mika lagi" Ucap Bara.


"Semoga dia tidak sakit deh" Ucap Leta.


"Iya. Sudah ah aku mau mandi" Ucap Bara.


Bara masuk ke dalam kamar mandi dan mulai membersihkan diri nya. Tak lama hujan turun dengan begitu deras nya.


Mika mengintip dari jendela dan dia terkejut melihat Riko masih di depan rumah nya.

__ADS_1


"Dia gila ya. Kok masih di situ saja" Ucap Mika.


Mika turun ke bawah. Dia membawa payung dan jas hujan keluar dari rumah menemui Riko.


Di luar rumah Mika melemparkan jas hujan ke tubuh Riko dengan keras.


"Pergi kamu dari sini " Teriak Mika.


"Mika" Panggil Riko kedinginan dan menggigil.


"Kamu gila ya. Hujan lebat gini bukan nya pulang malah di depan rumah ku. Kamu mau buktikan apa sama aku dengan sikap kamu ini. Pergi kamu dari sini" Ucap Mika.


Perlahan Riko menghampiri Mika.


"Mika aku ke sini untuk minta maaf sama kamu" Ucap Riko yang terus menggigil.


"Pergi Riko. Aku tidak mau melihat kamu lagi" Ucap Mika menangis.


"Mika aku sungguh menyesal telah melakukan hal kajm itu pada kamu" Ucap Riko.


"Aku nggak butuh maaf kamu Riko. Pergi kamu" Ucap Mika yang mendorong tubuh Riko.


Riko yang tubuh nya kedinginan danenggigil terjatuh dengan hanya dorongan ringan dari Mika.


Mika membiarkan begitu saja Riko dan akan kembali masuk ke dalam rumah. Namun dia mendengar ucapan Riko yang membuat nya terhenti lagi.


"Aku suka sama kamu Mika" Teriak Riko.


Seketika Mika terhenti dan membatu. Riko menghampiri Mika dan membalik badan Mika.


"Maaf kan aku Mika. Maaf karena aku baru menyadari nya sekarang. Maaf karena aku terlalu bodoh untuk melihat perasaan mu sendiri terhadap kamu" Ucap Riko.


Mika menangis mendengar penjelasan Riko. Dia tidak tau harus bicara apa pada Riko untuk saat ini.


"Maaf Mika. Maaf karena aku telah menyakiti kamu dulu dengan aku mengutarakan perasaan ku pada orang lain. Maaf karena aku buta tidak bisa melihat kamu yang selalu ada untuk aku" Ucap Riko.


"Maafkan aku Mika. Maaf karena aku mencintai kamu" Ucap Riko lirih.


Dan Bruck.


Riko terjatuh pingsan di depan Mika. Mika menjatuhkan payung nya dan berjongkok menepuk pipi Riko.


"Riko bangun Riko. Jangan menakuti aku Riko aku mohon bangun Riko" Ucap Mika menangis.


Mika terus mencoba membangunkan Riko namun Riko tidak kunjung bangun. Tak lama para pengawal menghampiri Mika dan membawa Riko masuk ke dalam rumah.


"Bawa ke kamar tamu saja" Ucap Leta.


Ternyata Leta lah yang menyuruh para pengawal menghampiri Mika di luar rumah.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak ***


# selamat membaca kak

__ADS_1


# terima kasih banyak


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š


__ADS_2