CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU

CEO TAMPAN MENGINGINKAN KU
PENGUNTIT LETA


__ADS_3

"Mik. Kamu kalau mau ketemu sama aku. Jangan sampai kamu datang ke sini sendirian. Kamu telfon aku saja agar aku menemui kamu" Ucap Riko.


"Kenapa?" Tanya Mika.


"Enggak papa sih. Aku takut saja kalau kamu di godain sama anak anak kos lain." Jawab Riko.


"Iya deh nggak akan aku datang ke sini sendirian" Jawab Mika.


Sore hari nya.


Riko mengantar Mika untuk pulang ke rumah. Riko kembali melajukan mobil Mika ke arah rumah Mika.


Di depan rumah Mika. Riko terpana dengan rumah yang sangat mewah dengan pagar yang menjulang tinggi.


"Wih kamu kaya juga ya Mik" Ucap Riko.


"Aku nggak punya apa apa kali Rik. Ini semua punyaoramg tua aku" Jawab Mika.


Mika menekan klakson mobilnya. Lalu gerbang tersebut membuka secara otomatis.


"Wih keren" Ucap Riko.


"Apaan sih Rik. Jangan kayak anak kecil deh" Ucap Mika tersenyum.


"Bener bener anak orang kaya " Sahut Riko.


Riko melajukan mobil Mika lalu masuk ke dalam pekarangan rumah Mika. Saat turun dari mobil Mika melihat Leta yangsedang duduk di kursi taman.


"Leta. Kamu ngapain?" Tanya Mika.


"Mika. Akhir nya kamu pulang juga. Aku bosan sekali. Kakak kamu tidak membolehkan ku untuk melakukan apa pun" Ucap Leta.


"Eh kamu sama mas penjual kue" Ucap Leta lagi.


"Sore kak" Ucap Riko.


"Sore. Yuk masuk" Ajak Leta.


"Ayo masuk" Ajak Mika lagi.


Mika Leta dan Riko masuk ke dalam rumah. Mika dan Riko duduk di sofa ruang tamu sedangkan Leta ke arah dapur untuk membuatkan minuman untuk Riko dan Mika.


Di ruang tamu.


"Rumah kamu besar banget ya Mik" Ucap Riko.


"Aku kan sudah bilang ini bukan rumah ku" Jawab Mika.


Tak lama Leta kembali ke ruang tamu dengan membawa minuman dan makanan ringan.


"Silahkan di minum Riko" Ucap Leta.


"Iya kak terima kasih" Ucap Riko sopan.


Di saat bersamaan Bara baru kembali ke rumah setelah bekerja seharian di kantor.

__ADS_1


"Sayang" Panggil Bara.


Leta berbalik lalu tersenyum ketika melihat Bara sudah berada di dalam rumah.


"Baru sampai?" Tanya Leta yang menghampiri Bara


"Iya. Siapa dia?" Tanya Bara balik.


"Teman nya Mika. Yuk ke kamar dulu" Ajak Leta dan di angguki oleh Bara.


Riko tersenyum dan menganggukkan kepala nya untuk menyapa Bara.


"Santai saja tidak usah sungkan" Ucap Bara.


"Iya kak terima kasih" Ucap Riko dan di angguki kembali oleh Bara


Bara dan Leta berjalan ke arah dalam rumah. Mereka menaiki tangga lalun masuk ke dalam kamar.


"Siapa cowok tadi? Kok seperti nya bukan orang berada?" Tanya Bara.


"Iya dia penjual kue di pasar" Jawab Leta.


"Mika. Mau berteman dengan penjual kue di pasar?" Tanya Baea terkejut.


"Kok terkejut gitu sih?" Tanya Leta heran.


"Iya lah. Secara Mika si anak manja yang semua dia lihat dari kekayaan mau berteman dengan penjual kue di pasar. Ini mah namanya keberuntungan si cowok" Ucap Bara.


"Ih Bara kok gitu sih ngomong nya" Ucap Leta melemparkan bantal ke arah Bara yang sedang berganti pakaian.


"Iya iya nggak gitu lagi. Tapi bagus deh kalau Mika kenal dengan anak pekerja keras seperti anak itu. Semoga hal baik akan terjadi jika Mika berteman dengan dia" Ucap Bara.


Ke esokan hari nya.


Pagi ini Ria sudah boleh pulang dari runah sakit. Leta dan 2 pengawal nya sengaja datang kenjemput Ria ke rumah sakit. Tentu saja atas persetujuan Bara dan sedikit berdebat dengan Bara tentu nya.


Di rumah sakit.


Leta berjalan sendiri masuk ke dalam rumah sakit. Sedangkan kedua pengawal nya berada di luar rumah sakit.


Saat Leta masuk ke dalam rumah sakit. Dia melihat seorang pria yang memakai topi dan mengintip ke arah ruang inap Ria.


"Siapa dia?" Guman Leta.


Leta perlahan menghampiri pria tersebut lalu memukul tengkuk dan mengunci leher pria tersebut menggunakan lengan nya.


"Mau apa kamu di sinj?" Tanya Lera dengan terusengunci leher pria tersebut.


"Leta Leta lepaskan ini aku Dafi" Ucap Dafi.


"Dafi" Ucap Leta yang melepaskan kuncian nya.


Dafi memegangi leher nya yang kesakitan lalu membuka topi nya.


"Dafi. Kamu ngapain mengendap endap seperti itu di rumah sakit?" Tanya Leta.

__ADS_1


"Aku mau cari kamu Ta. Aku dnegar kamu kecelakaan. Setiap aku ke sini selalu ada penjaga yang tidak memperbolehkan aku ketemu kamu. Makanya aku menyamar" Jawab Dafi.


"Nggak perlu. Aku nggak perlu jengukan kamu. Lebih baik kamu pergi atau aku akan memanggil penjaga lain untuk membawa kamu pergi?" Ancam Leta.


"Leta aku salah apa sih sama kamu? Kenapa kamu benci sama aku?" Tanya Dafi.


"Nggak usah sok baik deh kamu Daf. Aku benci dengan cowok yang sok baik kayak kamu. Aku tau kamu seperti apa. Nggak usah kamu semhunyikan sifat asli kamu" Ucap Leta.


"Pergi kamu dari sini" Imbuh Leta tegas.


Dafi yang merasa sakit akan penolakan Lera meremas tangan nya lalu berbalik untuk meninggalkan rumah sakit.


Leta yang melihat Dafi sudah pergi dari rumah sakit. Leta masuk ke dalam ruang perawatan Ria.


"Non Leta" Panggil Ria yang melihat Leta menghampiri nya.


"Hai Ria. Gimana keadaan kamu sekarang?" Tanya Leta.


"Sudah cukup baik untuk kembali bekerja menjaga anda nona" Jawab Ria.


"Halah keluar dari rumah sakit saja belum sok sokan mau jagain aku" Goda Leta.


"Iya kan hari ini mau keluar non. Jadi bisa jagain non Leta lagi" Ucap Ria.


"Iya deh. Kamu sudah siap kan? Yuk pulang" Ajak Leta.


"Baik non" Jawab Ria.


Ria membawa tas nya lalu keluar bersama Leta. Saat berjalan di lorong rumah sakit Ria melihat seseorang yang sedang mengawasi mereka.


"Ada apa?" Tanya Leta yang melihat ekspresi wajah Ria berubah serius.


"Ada yang mengawasi kita non" Jawab Ria pelan.


"Oh aku tau. Biarkan saja. Kalau dia mulai bertindak maka aku akan menghabisi nya" Ucap Leta.


"Iya non" Jawab Ria.


Mereka keluar dari rumah sakit dengan membiarkan orang yang terus mengawasi mereka.


Di parkiran mobil saat Leta akan masuk ke dalam mobil dia berbicara dengan pengawal nya.


"Tangkap orang itu dan bawa ke rumah. Aku ingin tau apa yang dia mau" Perintah Leta.


"Baik nona" Jawab pengawal.


Satu pengawal Leta kembali masuk ke rumah sakit untuk mengalihkan orang yang mengawasi Leta.


Sedangkan satu pengawal lain menyetir mobil untuk kembali ke rumah utama.


@DIYAH_NUR_ARROYAN


***Jangan lupa di LIKE VOTE dan KOMENTAR ya kak ***


# selamat membaca kak

__ADS_1


# terima kasih banyak


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ˜ŠšŸ˜ŠšŸ˜Š


__ADS_2