CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Kedatangan Tuan Doni


__ADS_3

🔔🔔 tring...cring..


"Papa...kak David juga ikot.?" sapa Lusi yang melihat dua cowok gagah yang baru masuk.


Tuan Doni langsung mendekat ke arah istri dan putrinya...nyonya Mira dan tuan Doni selalu tampil mesra walau didepan kedua anaknya...mereka tidak meras malu.


"kamu sudah siap sayang.?" tanya tuan Doni.


"Hai Cindy bagaimana kabar kamu.?" sapa tuan Doni...


Sementara David hanya diam saja...seakan orang yang ada di toko itu tidak ada penghuninya...


David memang sangat cuek...walau cuek pada orang lain, sebenarnya David adalah pria yang sangat baik dan sangat sayang keluarganya.


David terlihat sangat sempurna tinggi sekitar 180 badan atlentis kulit putih mulus bibir berwarna ke pink2an gitu...mata yang indah setiap gadis bila dapat tatapan mata dari David membuat gadis itu seperti di hipnotis.


"Cin..tolong bungkusin kue yang tadi kamu buat,saya mau kasih mama saya." ucap nyonya linda.


"baik nyonya.." ucap Cindy.

__ADS_1


Cindy membukus kue yang iya buat perintah dari nyonya Linda...


Didalam mobil nyonya Linda berbicara pada suaminya...membicarakan cindy..


"Pa..Cindy cantik ya setelah dewasa mirip sekali wajahnya dengan neneknya ya pah...mama yakin deh pah kalau mama ketemu dengan cindy mama akan suka sekali dengan Cindy.." ucap nyonya Linda


"Iya...menurut Lusi kak Cindy lebih baik daripada kak Lulu,Lusi gak suka liat gaya kak Lulu sok kencantikan dada di maju-majuin bicara manja..rasanya nak Lusi hapus make-upnya biar kelihatan wajah nenek lampir ya."


"Lusi...kamu ini gak boleh seperti itu." ucap mama Linda


Sementara tuan Doni hanya tersenyum melihat tingkah putrinya saat mempergakan gaya Lulu wanita yang selalu mengejar David kakaknya...sejujurnya tuan Doni juga tidak suka dengan Lulu..


"kak David awas ya kalau sampai nikah sama kak Lulu...Lusi akan marah sama kak David." ucap Lusi mengancam David kakaknya.


Mobil tuan Doni sudah masuk perkarangan rumahnya yang megah seperti istana..


kedatangan mereka di sambut oleh kepala pelayan rumah itu yang bernama pak Joni...


"Selamat datang tuan besar,nyonya dan tuan muda." sambil membungkukkan badan memberi hormat pada tuan rumah.

__ADS_1


"Paman gak nyapa aku.?" ucap Lusi yang baru keluar sambil membawa bingkisan.


"maaf nona,siang nona." sapa pak Joni


"Aku hanya becanda paman...ini paman ada kue buat nenek...bilang nenek dari calon istri kak David.." bisik Lusi ke paman Joni tapi terdengar oleh David..


David tidak pernah menghiraukan ucapan Lusi adiknya itu...baginya itu hanya sebuah candaan saja.tidak pernah di anggap serius oleh David..


"Baik nona..." ucap paman Joni lalu pergi ke dapur.


David langsung naik ke atas menuju kamarnya...tuan Doni dan Linda juga langsung masuk kamarnya...sementara Lusi langsung kekamar neneknya..


"Nenek lagi apa.?" sapa Lusi yang masuk kekamar nenek Widia.


"kamu sudah pulang lus..."


"iya nek...tadi Lusi mampir ke toko kue mama dulu,lalu papa sama kak Doni jemput kami di toko kue mama nek...ini kan hari Jumat." ucap Lusi.


iya setiap hari Jumat memang tuan Joni dan David selalu pulang cepat dan balik bersama karna. Sabtu mereka libur...

__ADS_1


tok...tok... suara pintu kamar nenek Widia di ketok oleh salah satu pelayan dirumah mereka...


"masuklah." ucap suara di dalam kamar adalah Lusi yang mempersilakan seorang yang mengetok kamar nenek untuk masuk.


__ADS_2