
Pihak rumah sakit belom bisa mengoperasi Bu Mira bila biaya administrasi belom lunas...Cindy yang mendengarnya sangat terkejut melihat biaya yang tertulis yang harus iya bayar, dirinya ingin meminjam uang dengan nyonya Linda...tapi akan sampai kapan dirinya melunasi bila harus di potong dari gajinya di toko kue.
Apa dirinya harus menelepon kakaknya kak Rena...tapi selama ini aja kak Rena tidak pernah memberi kabar pada Cindy dan ibunya....sudah hampir satu bulan Rena pergi.
Saat Cindy lagi duduk di kursi tepi lorong rumah sakit...David melihat dan mendekat ke Cindy, yang sudah berdiri tegak di depan Cindy...namun Cindy tidak sadar akan kehadiran David.
David yang heran ada apa dengan wanita ini sehingga membuatnya duduk di samping Cindy...lalu sedikit menendang kaki Cindy, membuat Cindy sadar dan melihat siapa yang melakukannya. kedua matanya membulat dan terkejut melihat David yang duduk disebelahnya.
"Ada apa.?" tanya David dengan datar.
"Tuan...maaf saya tidak tau kalau ada anda." ucap Cindy yang masih sedikit menangis.Mungkin sudah dikit kali air matanya sekarang.
David hanya menoleh menatap Cindy,lalu mengambil kertas yang dari tadi di pandang Cindy sampai membuatnya melamun dan menangis...
"Tuan balikan...itu punya saya." ucap cindy yang sudah tidak ada tenaga lagi.
"Aku bisa bantu...tapi dengan satu syarat." ucap David yang mengembalikan kertas milik Cindy.
__ADS_1
"Benar tuan, anda mau menolong saya.? terimakasih banyak tuan, apapun syaratnya tuan akan saya lakukan." ucap Cindy yang tanpa sadar memegang lengan David.
"Baiklah sekarang kita kebagian kasir untuk mengurus biaya ini." ucap David yang sudah bangkit berdiri.
Cindy akhirnya berdiri dan mengikoti David dari belakang...selesai melakukan administrasi Bu Mira langsung di tangani oleh dokter buat melakukan operasi...sudah hampir Dua jam Cindy menunggu di depan pintu yang bertulis ( R.operasi.)
Akhirnya operasi berjalan lancar Bu Mira sudah di taruh di ruangan ICU...sementara Cindy menjenguk Jenni ponakannya di ruang pasien, Jenni yang baru sadar merasakan sakit di setiap tubuhnya yang terkena luka. Cindy tidak tega pada Jenni yang masi kecil.
David yang melihat pun sedikit sedih karena biar bagaimana David adalah manusia, sejujurnya David baik hanya sikap dan tampangnya saja yang sangat dingin dan cuek. selesai menjenguk Jenni David pamit pada Cindy untuk keruangan nenek Widia.
sesampai David di ruangan nenek Widia...ada mama Linda,Lulu dan kedua orang tuanya.
David hanya memberi senyum...pada mereka.
"bagiamana usahamu.?" tanya papa nya Lulu yang bernama tuan Roy.
"lancar om." jawab David.
__ADS_1
"Maafin sikap Lulu...dia terlalu Tante manja." ucap mama nya Lulu Tante dini.
David hanya menarik nafasnya lalu memanggilkan kepalanya.."iya Tante tidak apa-apa, untung saja saya juga tidak suka gadis manja." ucap David yang memasang muka datarnya.
"Kamu habis dari mana vid." tanya nyonya Linda.
"habis jenguk ibunya Cindy ma." ucap David.
"ibu Cindy, Mira maksud kamu.?" tanya nyonya Linda.
"iya." jawab David.
"kenapa dengan Mira vid.? tanya nenek Widia.
"kecelakaan bersama cucu nya." jawab David.
Nyonya Linda langsung keluar mengambil ponselnya...dan menghubungi seseorang...
__ADS_1
"Cindy di ruangan apa ibu dan ponakan kamu di rawat.?" tanya nyonya Linda pada Cindy dari handphone nya.