CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Curhatan...


__ADS_3

Semua sudah berkumpul di ruang VIP yang di pesan oleh David untuk makan siang hari ini...bersama dua sahabatnya serta istri mereka. hanya David yang datang sendirian tanpa di temenin oleh pasangannya atau istrinya.


"Tidak." jawab David.


"apa sampai sekarang kakak membenci Cindy, emang apa salah Cindy kak.?" ucap Nita ya g kasihan pada nasib sahabatnya itu.


David hanya diam dan meminum kopi yang dia pesan tadi... sebelom memas makan siang mereka memesan minuman dan cemilan.


"Aku tidak membencinya, aku juga bingung dengan perasaan aku padanya." ucap David.


"Kak, seandainya bila Cindy di culik apa kakak akan membiarkannya.? tanya Nita.


"tidak aku akan menyuruh dan menyewa bodyguard untuk." ucap David.


"kamu tidak sadar bahwa kamu sudah mencintai Cindy, hanya kamunmasi egois." ucap Yuli.


"aku juga bingung, aku hanya ingin melindunginya, dan aku takut membuatnya sedih." ucap David.


"bagaimana bisa kamu membuatnya sedih kalau kamu, selalu membuatnya senang." ucap William.


"tapi aku takut dia menolak aku." ucap David.


"Cindy tidak akan menolak Kaka, buktinya dia mau menikah dengan Kaka." ucap Nita.

__ADS_1


"Apa di antara kalian belom terjadi sesuatu.?" ucap Yuli.


"Bagaimana kalau kita belibur, kamu ajak Cindy kita ke pantai atau ke puncak.?" ucap Daniel.


"boleh juga suntuk juga kali kerja terus." ucap William.


"Baikla." ucap David...


"Yul kamu siapkan semuanya, cari tempat untuk kita belibur akhir bulan." ucap David.


Pesanan makan siang mereka sudah, dia antar oleh pelayan...selesai maka David dan yang lain balik kerumah mereka masing-masing.. saat David dirinya melihat bi Juwita yang lagi membersihkan ruang tamu dan Bi Henny yang membersihkan ruang tengah.


"Bi mana nona.?" tanya David pada Bu Juwita.


Akhirnya David pergi ke kamar Cindy...tanpa mengetuk pintu kamar Cindy David langsung masuk...Cindy terkejut David masuk kekamarnya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, dirinya. yang habis mandi yang ingin memakai, melihat David yang masuk Cindy yang bertelancang tanpa sehelai benang dengan reflek Cindy berjongkok menutupi dua payudaranya dan kewanitaannya.


Mereka memang sudah pernah melakukannya, tapi semua itu di lakukan dmegan pengaruh obat.


"Maaf." ucap David lalu berbalik badan.


Cindy langsung kelemari mengambil pakaian...cindy langsung memakai.


"Saya sudah selesai tuan, ada perlu apa anda mencari saya.?" ucap Cindy.

__ADS_1


David langsung berbalik badan..


menatap Cindy yang sudah berdiri di hadapannya. sejujurnya David merasa kangen pada Cindy.


"kamu mau kemana.?" tanya David.


"tidak kemana-mana tuan, saya hanya merasa gerah...terus tadi Lusi telepon bahwa mama dan yang lain mau kerumah." ucap Cindy sambil menunduk karena Cindy sesikit gugup di pandang David.


"baikla, bangunkan aku kalau mereka sudah datang." ucap David lalu baring di tempat tidur Cindy.


"iya tuan." ucap Cindy yang bingung dengan sikap David yang baru pulang... Cindy langsung keluar kamarnya menunggu mertua dan adik iparnya serta nenek Widia datang.


15 menit Cindy menunggu akhirnya yang di tunggu datang...


"Kak, maaf lama... tadi papa teleponan sama sahabatnya di luar daerah..


"iya tidak apa-apa." ucap Cindy.


"Cindy...mana suami kamu.?" tanya nenek.


"Ada nek di kamar...lagi tidur." ucap Cindy.


"sudah biarkan saja jangan di bangunkan." ucap mama Linda.

__ADS_1


"tapi...tadi dia bilang kalau kalian datang harus bangunkan." ucap Cindy.


__ADS_2