
Semua berada dan berkumpul di depan villa di tepi pantai... mama Linda merasa curiga pada Cindy kenapa tadi pagi dia memuntahkan semua isi makanan di dalam perutnya...sedangkan malam Cindy sangat lahap memakan semua makanan.
(Apa mungkin Cindy hamil.?) ucap batin mama Linda.
"cin...pala kamu Masi sakit.?" ucap mama Linda yang duduk di sebelah Cindy.
sementara David menoleh ke arah mamanya.
"Tidak ma..." ucap Cindy dengan santainya...sementara tadi pagi membuat nyonya Linda sangat panik dengan keadaan Cindy.
"Syukurlah, mama senang kalau kamu sudah baikan." ucap mama Linda.
Cindy hanya tersenyum...jam sudah menunjukan pukul 23.55, Cindy sudah mulai merasa ngantuk di matanya... saat iya ingin beranjak pergi kekamar tiba- tiba ada bunyi.
Duarrr.......duarrrrrrr....
Ya...Daniel yang lain menyiapkan pesta kembang api untuk Cindy..
__ADS_1
"Kak...selamat ulang tahun." ucap Lusi.
" Selamat ulang tahun ya cin...semoga kamu bahagia selalu." ucap Nita dan Yuli yang datang membawa sebuah kue ulang tahun.
"selamat ulang tahun ya sayang..." ucap mama Linda dan nenek Widia.
"selamat ulang tahun." ucap tuan Doni dan Wiliam serta Daniel dan Rony.
Semua sudah mengucapkan hanya David yang diam...dirinya seperti orang bodoh yang tidak tahu sama sekali bahwa Cindy ulang tahun.
"Kak David tidak ucapin selamat sama kak Cindy.?" kata Lusi yang melihat kakaknya hanya diam saja di bangku.
" Sudah tidak apa...sekarang aku tiup lilin." ucap Cindy yang akan siap meniup lilin...tiba- tiba David berdiri mendekat ke arahnya.
"Terimakasih." ucap Cindy lalu meniup lilin ulang tahun.
Lusi dan yang lain pun ikot merasakan bahagia di --malam ini...mereka memang sengaja menyiapkan acara kejutan untuk Cindy..ya walau Cindy merasa bahagia tapi di hatinya ada yang kurang yaitu kehadiran ibu dan ponakannya.
Semua sudah kekamar masing-masing untuk beristirahat karena tadi pagi mereka habis banyak melakukan kegiatan...dan besok pagi sekali mereka sudah harus balik kerumah masing-masing.
__ADS_1
Saat Cindy ingin tidur di lantai David mencegahnya lalu menyuruhnya tidur di ranjang bersamanya.
"Tapi tuan, biar saya tidur di lantai saja. wajar orang miskin seperti saya tidur di bawah." ucap Cindy yang berdiri di depan tempat tidur.
"Sudah bicara kamu, sekarang naik dan tidur bila kamu tidak mau saya akan bungakan hutang kamu." ucap David yang sudah berbaring sambil memejamkan mata.
Akhirnya Cindy naik ke tempat tidur karena dia takut bila David menambahkan hutangnya.
06.00 pagi semua sudah bangun...David sudah mandi dan sudah siap sementara Cindy Masi di tempat tidur...tidak tau kenapa belakangan ini Cindy lebih bermalasan...akhirnya David membangunkan Cindy, setelah Cindy mandi. mereka langsung turun untuk sarapan bersama.
Seperti kemaren saat sarapan isi di perut Cindy terasa ingin keluar semua...Cindy tidak tahan lagi akhirnya iya berlari pergi kekamar mandi dan mengeluarkan semua yang semalam dan tadi di makannya.
hoooooeeek....hoooeeekk....
Nenek Widia tersenyum, kayaknya tidak sia-sia ia memberikan David obat perangsang .
"cin...jangan-jangan kamu hamil.?" ucap Nita saat Cindy baru keluar dari kamar mandi.
"tidak mungkin, dia hanya masuk angin laut semalam." ucap Yuli.
__ADS_1
"kayak benar apa kata kak Yuli, Nit kalau aku hanya masuk angin." ucap Cindy.
Dan semua akhirnya bersiap- siap untuk berangkat balik kerumah mereka.