CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Membersihkan Rumah...


__ADS_3

Nina sangat terkejut istri David tuan muda dirumah ini membersihkan,meja lalu sofa lemari kaca, jendela...tadinya Nina pikir seorang pelayan yang lebih dulu mengerjakan tugasnya. saat Cindy sudah di meja makan dan sedang mengelap meja yang cukup panjang itu.


"Nona, apa yang anda lakukan.?" tanya Nina sangat terkejut ternyata bukan seorang pelayan tetap istri tuan muda di rumah ini yang melakukannya.


"Pagi Emba." sapa Cindy dengan senyum yang sangat Rahma sekali...Cindy melanjutkan pekerjaannya.


"Nona saya mohon jangan kerjakan lagi,biar saya yang melakukannya saja." ucap Nina yang sudah mengambil pengelap dari tangan Cindy.


"Emba tidak apa-apa biarkan saya bantu." ucap Cindy karena Nina Masi keliatan muda sekitar 30an gitu usianya.


"Nona, nanti kami yang akan kena marah oleh tuan." ucap Bu Nina.


"Siapa yang akan marah Emba, kan saya sendiri yang mau Emba jadi Emba tenang aja makanya Emba jangan bilang-bilang." ucap Cindy meyakinkan Emba Nina agar tidak takut.

__ADS_1


Akhirnya Nina pun pasrah dan membiarkan Cindy mengerjakan yang ingin Cindy kerjakan...karena istri tua mudanya sangat keras kepala, tapi Nina salut biar sudah menikah dan menjadi nona muda dirumah ini Cindy tidak sombong.


Apalagi mereka tau Lulu...aduh untung aja yang jadi istri tuan mudanya bukan Lulu.


Seorang koki yang di bantu Cindy memasak juga,menyiapkan makanan di meja makan...membuat semua yang awalnya sungkan dan tidak nyaman karena Cindy membantu mereka, akhirnya mereka sangat senang dengan istri tuan mudanya ini yang sangat baik dan tidak sombong.


"Kak Cindy..!" ucap Lusi yang melihat Cindy di dapur saat dirinya baru mau mengambil minum.


"pagi Lusi,kamu sudah bangun.?" ucap Cindy dengan senyum yang manis. semua pelayan yang di dapur menjadi sangat takut,


"hanya sedikit membantu dan berkenalan saja lus." jawab Cindy.


"Kakak tau kalau papa tau pasti akan marah, dan kalian juga kenapa biarkan kak Cindy melakukannya.?" ucap Lusi sedikit meninggi.

__ADS_1


"Saya..mohon lus, jangan memberi tahu papa...ini saya yang mau lus...mereka juga sudah melarang saya tadi." ucap Cindy sedikit memohon pada Lusi.


"Ya sudah,Kaka sekarang mandi soalnya pasti sebentar lagi semua akan keluar." ucap Lusi.


Cindy akhirnya pun pergi ke kamarnya untuk siap-siap mandi sebelom David bangun... sementara Lusi masih di dapur, Lusi ketawa setelah Cindy pergi. sejujurnya papanya tidak akan marah dan para pelayan juga tau akan hal itu. Lusi hanya menakutin kakak iparnya yang sangat baik hati itu.


Sesampainya Cindy di depan kamarnya iya membuka pintu dengan sangat pelan-pelan sekali karena takut David suaminya belom bangun... tapi ternyata saat iya membuka pintu dirinya melihat David yang baru keluar kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melingkar di pinggangnya menunjukan dada yang kekar perut yang seperti roti sobek.


Cindy sangat kagum dengan keindahan tubuh suaminya yang yang kelihatan putih dan mulus.


"Hey mau sampai kapan kamu berdiri disitu menatap aku.?" ucap David membuyarkan lamunan Cindy.


"aah...maaf tuan." ucap Cindy langsung kekamar mandi.

__ADS_1


Cindy mandi di shower, menggunakan sabun yang sama dengan David aromannya yang sangat wangi aromaterapi buahan melon...selesai mandi Cindy baru sadar bahwa dirinya lupa membawa baju ganti. Terpaksa dirinya menggunakan handuk untuk membukus tubuhnya, sebelom keluar dia mengintip keluar untuk memastikan David sudah tidak ada dikamar.


__ADS_2