CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Pergi bersama Yuli dan Nita.


__ADS_3

"Cin...sejak kapan kamu di perlakukan seperti ini oleh kak David.?" tanya Nita.


"Bukan ini wajar pekerjaan seorang istri, kamu juga tau kan Nit apa hayalan aku bilah menikah." ucap Cindy dengan sebuah senyum.


"Iya sih cin...tapi kan lain ini kak David Cindy, dia adalah bos dari suami kita berdua dan kamu adalah nyonya bos...sementara kita pakai jasa asisten rumah tangga yang mengerjakannya." ucap Nita.


" ya bukan aku juga ada Bu Hanni dan Bu Juwita.." ucap Cindy merapikan pekerjaannya.


Selesai melakukan pekerjaannya Cindy langsung bersiap, sekarang bukan sebuah rahasia lagi hubungan Cindy dan David di depan Nita dan Yuli...mereka tidak tega melihat Cindy di perlakukan lebih parah dari seorang pelayan oleh David suaminya.


Cindy,Yuli dan Nita akhirnya pergi dengan menggunakan mobil Nita, dan Nita sebagai supirnya.


"Jujur aku kalau jadi kamu sudah kabur Cindy.." ucap Yuli yang di dalam mobil.


"Kak, biar bagaimana aku tidak ingin membuat nenek sakit hanya karena aku kak." ucap Cindy.


"kamu sangat perduli pada keluarga David sementara David." ucap Nita.

__ADS_1


Cindy memilih diam saat kedua sahabatnya memberi nasehat...sebenarnya Cindy juga ingin kabur tapi apa dia punya keberanian, karena hutang pada David saat operasi ibunya serta hutang pada nyonya Linda biaya sehabis operasi di rawat.


Cindy hanya bisa mengorbankan hidupnya...walau sebenarnya hati Cindy sudah mulai menyukai David suaminya itu. tidak butuh berjam-jam akhirnya mobil Cindy memasuki perkarangan di sebuah gedung kantor yang sangat tinggi tersebut.


Cindy bingung kenapa dirinya di ajak kesebuah kantor...karena semenjak menikah baru pertama kali Cindy pergi ke gedong perkantoran milik suaminya.


"Kak buat apa kita kesini.?" tanya Cindy sedikit heran dan bingung dimana dirinya.


"jangan bilang kamu tidak tau cin.?" tanya Nita.


"iya aku tidak tau, Nit kita ada dimana?" ucap Cindy.


"Kamu ini bagaimana cin." sambung Yuli.


"Terserah kalian mau bilang aku apa, aku tidak peduli." ucap cindy.


Sesampai mereka di gedung tertinggi di gedung ini...dengan pintu yang terlihat beda dari yang lain, di depan ada sebuah meja yang ada seorang wanita duduk disitu.

__ADS_1


"maaf nona ingin bertemu dengan siapa.?"tanya sekertaris yang duduk itu.


"David ada CEO kamu.?" ucap Yuli.


"tapi tuan, sepertinya lagu rapat dengan pak Daniel dan pak William." ucap sekertaris itu.


"Hey aku ini istri Daniel, kami sudah janjian." ucap Yuli.


"Baik tunggu sebentar saya sampaikan." ucap sekertaris yang terlihat sangat cantik dan umur sekitar 35tahun itu.


tok...tok... sekertaris cantik itu mengetuk pintu ruangan David...dari dalam ruangan terdengar suara mempersilakan si pengeruk pintu masuk, setelah masuk memberi kabar akhirnya Yuli , Nita dan Cindy di persilakan masuk.


"Kalian sudah datang.?" ucap wiliam lalu mencium istrinya yang lagi hamil tiga bulan itu...setelah mencium istrinya William mencium perut istrinya.


Daniel juga melakukan hal yang sama pada Yuli istrinya...hanya Cindy langsung duduk...sementara David duduk di kursinya sambil melihat laptop.


"Yauda kalau gitu kami berangkat duluan kita ketemu Disana." ucap wiliam.

__ADS_1


Cindy ikot bangkit tapi di cegah oleh Daniel disuru tunggu David suaminya, Cindy akhirnya hanya pasrah dan duduk kembali di kursi...Yuli, Nita, William dan Daniel lebih dulu jalan. tinggal Cindy lagi menunggu David.


__ADS_2