CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Air mata ku...


__ADS_3

Hari ini adalah malam terakhir Nita sebagai wanita singgel karena esok iya akan menjadi seorang istri tuan muda Arion ya g terkenal paling kaya... Nita menatap diri ya di cermin melihat pantulan bayangan dirinya di kaca menangis mengusap perutnya.


Mama sayang kamu, mama tidak tahu apa papa kamu akan mencintai mu.? maafin mama yang belom bisa jujur pada papa mu atas kehadiran dirimu. Ucap Nita dalam hatinya iya hanya bisa menangis atas nasibnya, seharusnya orang bahagia akan hari pernikahannya sementara Nita malah di banjiri oleh air mata.


"Nita...boleh nenek masuk?" ucap nenek Linda.


ceklek... suara pintu di buka.


"Nita, biar besok ayah kamu di jemput sama pak Joko."


"Nyonya terimakasih sudah mau menerima saya menjadi bagian dari keluarga ini." ucap Nita meneteskan air mata.


"Sayang kenapa kamu menangis.?" ucap nenek Linda.


"Nek, doakan saya agar bisa menjadi istri yang baik untuk tuan muda Arion." ucap Nita.


"iya sayang, tapi nenek yakin kamu bisa jadi istri yang baik, dan sabar menghadapi Arion." ucap nenek Linda. Maafkan saya tapi saya yakin kalian akan bisa bahagia. batin nenek Linda yang takut juga bila Arion bersikap kasar.


Sementara Cindy lagi berbicara pada Arion dan David di ruang kerja.


"Arion, papa tahu ini pernikahan kamu dan Nita yang tidak di dasari rasa cinta, maafkan papa nak. Tapi papa yakin Nita wanita yang baik kamu jangan membuatnya sedih." ucap David.


"Mama, juga agak curiga kalau Nita sepertinya hamil." ucap Cindy membuat Arion menatap ke arah nya.

__ADS_1


"Tapi mama belom berani bertanya padanya, sayang apa sebaiknya kalian tinggal disini setelah menikah?" ucap Cindy.


"Iya papa juga setuju sama mama kamu." ucap David.


"Apa wanita itu minta untuk tinggal misah?" ucap Arion yang sebenarnya dari kemarin bingung kenapa mamanya selalu menyuruhnya tinggal bersama.


"Iya mama dan nenek pernah tanya Nita, dia bilang dia ikot apa kamu saja. mama takut kamu akan mengajaknya tinggal di appertament kamu." ucap Cindy.


tok...tok...


"Masuk." ucap David dari dalam ruangan.


"Kalian disini.?" ucap Jenni yang baru datang bersama Jimmy suaminya.


"Kok pengantin lesu sekali." ucap Jenni menggoda.


"Apaan sih kakak ini." ucap Arion, Arion tidak bisa menyuekin Jenni kakak nya karena dirinya sangat sayang sekali pada Jenni.


"Arion, Kakak senang kamu ada pendamping hidup dan wanita itu Nita kakak merasa lega sekali." ucap Jenni.


"Iya kak.." ucap Arion.


"Kalian ada di sini.?" ucap nenek Linda.

__ADS_1


"Hai nek..." sapa Jenni dan Jimmy mereka cipika cipiki sama nenek Linda.


"Mama, habis dari mana.?" ucap Cindy.


"Mama habis dari kamar Nita, dan besok barang Nita akan di pindahkan pelayan ke kamar Arion." ucap nek Linda.


"Ooh.." ucap Cindy.


"Tapi dia tidak mau barangnya di pindahkan ke kamar Arion." ucap nenek Linda.


"Kenapa GK mau Nek.?" tanya Jenni.


"Iya katanya biarkan saja barangnya di kamarnya, karena takut nanti mengganggu kamar tuan muda katanya seperti itu." ucap nenek Linda.


"Anak itu lucu, kenapa masi panggil suaminya tuan muda." ledek Jimmy.


"Sayang..." ucap Jenni.


"Upssss... maaf." ucap Jimmy.


"Nanti aku rasa Nita bisa terbiasa panggil Arion dengan sebutan, sayang... Honey atau my baby." ledek Jenni.


Arion hanya diam dan memikirkan ucapan nenek tentang Nita yang tidak mau memindahkan barang barang miliknya kekamar nya."

__ADS_1


__ADS_2