CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Kabar duka...


__ADS_3

Tuan Jasper memberikan sebuah amplop ke Arion menantunya itu.


"Tuan, saya capek buat berbicara. Ini.!" ucap tuan jasper menyerahkan sebuah amplop putih.


Arion menerimanya dan di taruh nya di dalam kantong jasnya...


"Saya ingin istirahat." ucap tuan Jasper lalu memejamkan mata..


Ini pertama kalinya Arion bicara pada tuan Jasper sebagai menantu dan mertua.


"Saya pamit dulu." ucap Arion yang hanya di anggukan kepala oleh tuan Jasper.


Setelah lima belas menit atau dua puluh menitan gitu Nita dan Cindy datang kerumah sakit untuk menjenguk ayahnya, Cindy mengajak Nita bareng kerumah sakit menjenguk tuan Jasper ayah Nita.


Tapi apa yang terjadi pada tuan Jasper suster pada berlarian ke luar masuk dari kamar tuan Jasper... Membuat Nita dan Cindy ikot panik dan bertanya pada salah satu suster yang baru saja keluar dari kamar taun Jasper.


"Sus... maaf mau tanya apa yang terjadi pada ayah saya.?" ucap Nita.

__ADS_1


"Pasien kritis... Maaf nona saya buru buru..." ucap suster itu yang lengannya di pegang oleh Nita, dan akhirnya di lepas oleh Nita...


Nita syok sekali dan sangat panik pada kondisi ayahnya saat ini. Dari luar kamar Nita hanya melihat dari balik pintu yang ada kaca, tuan Jasper yang lagi di tangani oleh dokter dan para suster sedang membantu dokter yang menangani ayahnya itu.


"Mama, apa ayah akan baik baik saja.?" ucap Nita pada Cindy ibu mertuanya.


"Sabar ya nak... kita berdoa saja semoga ada ke ajaiban dari Tuhan." ucap Cindy memberi semangat pada menantunya itu agar tenang.


Tak lama dokter keluar, Nita dan Cindy menghampiri dokter tersebut.


"Dok, bagaimana dengan ayah saya.?" ucap Nita yang sudah panik sekali.


"Anda bohong dokter... Tolong selamatkan ayah saya dok." ucap Nita sambil memegang jas putihnya dengan air mata yang mengalir deras...


"Nita, kamu harus tenang ingat kamu lagi hamil." ucap Cindy.


"Mama... Ayah saya sudah meninggal." ucap Nita langsung di peluk oleh Cindy

__ADS_1


"Nak, kamu harus sabar dan kuat mama yakin ini pilihan Tuhan dan yang terbaik buat ayah mu, mama tahu itu sangat berat buat kita semua yang di tinggalkan sayang." ucap Cindy.


"Kamu harus ikhlas, ingat kamu lagi hamil sayang kalau kamu seperti ini ayah kamu pasti akan kecewa pada kamu nak." ucap Cindy.


Nita hanya diam dan menangis di pelukan Cindy.


"Ayah, sudah tidak sakit lagi sekarang ayah sudah sehat." ucap Nita memegang tangan ayahnya air matanya yang mengalir dan tidak berhenti membasahi wajah Nita.


Cindy menelepon David dan Arion memberikan kabar duka pada mereka... Arion segera datang kerumah sakit bersama Rudy sahabatnya.


"Mama, mana Nita." ucap Arion.


"Nita lagi di dalam." ucap Cindy.


Tuan Jasper keluar bersama Nita dan para suster untuk di bawa ke mobil jenazah, Nita bingung mau bawa kemana ayahnya saat ini karena dirinya sudah tidak punya lagi.


"Kamu tenang saja Nita, semua sudah papa urus." ucap David.

__ADS_1


"Terimakasih banyak pah, Nita benar benar minta maaf sudah selalu merepotkan papa dan yang lain." ucap Nita menangis.


"Kamu bicara apa, kamu sudah mama anggap seperti anak sendiri." ucap Cindy memegang pindah Nita dan memeluknya.


__ADS_2