
Dewi dan Rudy datang menjenguk Nita... Nenek Linda sudah sadar dari pingsannya, Arion pun balik lagi setelah mendengar nenek Linda pingsan...
"Mama kenapa.?" ucap Cindy yang pergi ke kamar Jenni karena sudah ada Dewi yang temenin Nita Cindy izin pamit untuk mengambil beberapa pakaiannya.
"Mama bagaimana Nita.?" ucap Jenni.
"Sudah sadar nak, ayahnya juga sudah di kamar rawat." ucap Cindy.
"Kasian Nita." ucap Jenni.
"Mama Inging menjenguknya." sambung nenek Linda.
"Mama istirahat dulu saja ya." ucap Cindy.
"Mama, tidak bisa tenang kalau belum memastikan kondisi Nita." ucap nenek Linda.
"Biar Arion antar nenek." ucap Arion, membuat semua menoleh ke arahnya.
"Jimmi, tolong antar nenek ke kamar Nita." ucap nenek Linda yang sangat kesal pada sikap Arion.
"Baik nek." ucap Jimmi lalu menggandeng tangan nenek dan menuntunnya keluar.
Arion tetap biasa saja dan hanya berdiri..
"Kenapa kamu masi disini.?" ucap Jenni.
Arion menoleh ke Jenni kakaknya itu...
"Iya kamu susul nenek sana temuin istri kamu Arion." ucap Jenni...
__ADS_1
"Biarkan saja, Jen." ucap Cindy.
Arion benar benar membuat kecewa Cindy dan David. Atas sikapnya pada Nita istrinya yang sedang mengandung anaknya... Akhirnya Arion menyusul nenek ke kamar Nita.
Sesampai disana ada Rudy, Dewi dan Nita yang tertidur...
"Nenek, apa kabar.?" sapa Rudy dan Dewi yang melihat nenek dan Jimmi datang.
"Bagaimana ke adaan Nita.?" ucap nenek.
"Tadi dokter periksa dan kondisi bayi serta Nita sudah membaik nek, dokter habis bawa Nita USG bayinya tadi." ucap Dewy.
"Kalian ada disini.?" ucap Arion yang baru tiba...
"Nenek, tuan muda.." ucap Nita yang terbangun.
"Tidak apa apa kak Jimmi." ucap Nita.
"Kalau gitu kami permisi dulu." ucap Rudy pamit.
"Terimakasih kak." ucap Nita pada Rudy dan Dewi.
"Tidak masalah, jaga kesehatan ingat kata dokter." ucap Dewi yang pamit pada Nita.
"Iya kak.." jawab Nita.
Akhirnya Rudi dan Dewi pamit balik... Pada semuanya karena Dewi juga lagi hamil Rudy tidak mau Dewi kecapean.
"Aku balik dulu ya ion, soalnya Dewi lagi hamil." ucap Rudy sedikit menyindir Arion.
__ADS_1
"Jaga Nita ya Arion." ucap Dewi.
Mereka pun balik hanya tinggal, nenek, Jimmi serta Arion di kamar Nita...Selesai berbincang nenek dan Jimmi balik hanya tinggal Arion dan Nita di kamar ini.
"Tuan... Bagaimana kabar anda.?" ucap Nita sangat canggung, sementara Arion dia tenang dan santai sementara Nita dia gugup sekali.
"Baik..." jawab Arion singkat.
"Anda sudah makan.?" ucap Nita..
Sementara Arion hanya menatapnya saja...
"Besok saya sudah dapat balik tuan." ucap Nita... Arion tetap diam dan duduk sambil main hp... Suster masuk memeriksa kondisi Nita.
"Hallo... Nona bagaimana apa bayi anda bergerak.?" ucap suster.
"Iya sus, dari tadi aktif... Sus boleh saya tanya bagaimana kabar ayah saya sus, apa boleh saya menjenguknya.?" ucap Nita pada suster itu.
"Ayah ada, masi koma setelah operasi... Besok saja ya nona jenguk nya kan besok sudah bisa balik." ucap suster itu.
"Baiklah sus, makasih banyak." ucap Nita sedikit kecewa, tapi dirinya juga harus mikirin bayinya saat ini.
Suster pun pergi meninggalkan kamar Nita, jadi hanya tinggal Nita dan Arion.
"Tuan, bagaimana Jenni dan bayinya?" ucap Nita.
tapi Arion tetap diam saja dan fokus pada hp miliknya.
"Tuan ini sudah malam apa anda tidak pulang untuk istirahat.?" sambung Nita yang dari tadi di cuekin Arion terus.
__ADS_1