CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Maaf...


__ADS_3

Vina yang di jailiin oleh Rudy sahabat baik Arion dan juga asisten pribadi Arion.


"Kak, balikin... Vina mohon balikin." ucap Vina yang ponselnya di rebut Rudy.


"Kenapa sih kalian berdua." ucap Arion lalu merebut ponsel yang pegang Rudy.


"Kak Arion memang baik." ucap Vina lalu menadahkan tangannya mengharap Arion akan menyerahkannya.


Ternyata Arion juga ikot melihat...


"Kakak..." ucap Vina lalu memasang tampang sedih.


"Kalian berisik." ucap Dewi baru datang bersama Nita dan kak Jenni.


Melihat Nita Arion menyerahkan ponselnya ke Vina...


"Cowok kamu jelek." ucap Arion.


"Kaka jahat." ucap Vina pergi lari ke arah Nita.


"Kak Nita.." ucap Vina manja.


Nita hanya senyum...


"Sudah, biarkan saja orang menilai yang penting dia baik pada kamu." ucap Nita tersenyum mengelus wajah Vina.


"Kakak emang the best." ucap Vina mengacungkan jempol.


Arion hanya senyum dan berdiri merangkul pundak Nita... Vina menjulurkan lidahnya ke Arion.

__ADS_1


"Makanya jangan ketawa di hp, bikin penasaran aja." ucap Rudy.


"Lagian kakak, kenapa kepo.?" ucap Vina kesal.


"Ya... Ya ... Maaf ya." ucap Rudy menyatukan kedua tangannya. Memohon agar Vina mau memaafkannya.


"Kamu, kalau lagi jail sudah kayak anak anak... Tapi kalau kerja serius banget." ucap Dewi.


"Ya, habis sayang capek kerja terlalu serius aku juga mau dong happy." ucap Rudy.


"Tapi bukan, usillin orang." ucap Vina.


"Iya, maaf kita beli es cream mau.?" ucap Rudy.


"Mau... Mau Vini kak." ucap Vini yang tiba tiba datang." ucap Vini.


"Kamu mau es cream.?" ucap Arion melihat ke arah Nita yang sedang di rangkulannya.


"I... Iya tuan." ucap Nita gugup dan ragu tercampur malu juga.


"Oke baiklah akan di Rudy hari ini." ucap Arion.


"Loh kok saya, hehehe anda kan bosnya." ucap Rudy.


Akhirnya mereka pergi sambil menaiki sepeda yang ada di vila, Arion membonceng Nita, Rudy dan Dewi, Vina sendiri dan bibi bersama kekasih ya yang bernama Riki.


Menikmati cuaca sore sambil bersepeda bersama, hati Nita sangat senang tapu bercampur sedih dan takut. Dirinya takut kalau Arion hanya sementara saja dan akan bersikap kasar Nita harus tetap menjaga hatinya agar tidak terlalu terbawa suasana agar jangan ada kesalah pahaman.


"Kamu senang." tanya Arion.

__ADS_1


"Iya tuan." ucap Nita.


"Bisa jangan panggil saya tuan.?" ucap Arion.


"Jadi saya harus panggil apa pada anda tuan.?" ucap Nita.


"Panggilan untuk seorang suami." ucap Arion.


( Kenapa tuan muda jadi aneh, sehabis demam. ) ucap batin Nita.


"Saya tidak tahu tuan." kata Nita, yang takut menimbulkan salah paham.


"Kalau saya panggil kamu sayang, kamu akan panggil saya apa.?" ucap Arion.


"Saya, akan tetap panggil anda tuan." ucap Nita.


Mendengar ucapan itu Arion memberhentikan sepedanya di tepi jalan...


"Kenapa anda berhenti, kita akan ketinggalan sama yang lain." ucap Nita, jujur Nita takut kalau Arion marah dan meninggalkannya Disni sendirian.


"Sebelom kamu ubah panggilan mu pad ku, aku tidak akan jalan kita akan disini." ucap Arion.


"Atau kamu mau aku tinggal disini." sambung Arion.


"Tidak, tuan... Baik saya akan turutin apa perintah anda." ucap Nita.


"Saya tidak mau lagi dengar kata tuan." ucap Arion.


"Iya, tuan... Maaf maksud saya." Nita bingung dan berpikir panggilan apa yang di mau Arion pada dirinya sekarang.

__ADS_1


__ADS_2