
David menelepon rumahnya yang mengangkat Bi Henni.
bi henni : nona belom balik tuan.
David : baiklah Bi terimakasih.
David menutup teleponnya, dan ia mematikan laptopnya...sisa kerjaan David ost serahkan pada Rony untuk melanjutkan kerjaan David.
David : Ron..tolong kamu selesaikan kerjaan aku, bila sudah selesai kamu kirim saja email-nya ke aku biar aku cek.
Rony : baik bos.
David akhirnya pergi meninggalkan kantornya... saat Cindy baru sampai rumah dan mama Linda serta nenek baru saja pergi tidak lama David datang.
"Siang tuan." ucap Cindy menunduk.
"darimana.?" tanya David.
"rumah sakit, lalu pergi makan siang dan mama mengajak ke butik tuan." ucap Cindy.
" Kamu harus tahu, status kamu." ucap David lalu pergi meninggalkan Cindy.
" Iya tuan." jawab Cindy walau David sudah pergi.
__ADS_1
Cindy pergi kekamarnya ia mengeluarkan hasil periksa di dokter tadi dan hasil tespeck yang dia beli, lalu foto USG janin...Cindy memegang perutnya yang masi rata.
,"Sayang... terimakasih kamu sudah mau hadir di rahim mama, saya janji akan menjaga dan merawat kamu." ucap Cindy sambil mengelus perutnya yang rata.
pintu kamar Cindy di ketok oleh bi Juwita...
tok...tok...
Cindy bangun dari duduknya dan membukakan pintu kamarnya untuk melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya.
ceklek... suara pintu di buka.
"bi Juwita, ada apa.?" tanya Cindy yang sudah buka pintu.
"terimakasih banyak ya Bi." ucap Cindy sambil menerima nampan yang di bawa oleh bi Juwita.
"Sama-sama nona." jawabnya lalu pergi meninggalkan Cindy.
Saat bi Juwita berjalan ingin kembali ke dapur tiba-tiba ketemu dengan David yang baru keluar dari kamarnya.
"tuan muda." sapa bi Juwita yang melihat david. sementara yang di tegor hanya diam saja.
" bibi habis darimana.?" tanya david.
__ADS_1
"saya, dari kamar nona Cindy, tuan habis kasih sup disuru nenek." ucapnya lalu ijin pamit ke dapur.
Sementara David pergi kekamar Cindy tanpa mengetuk pintu kamar, Cindy yang lagi minum supnya. langsung berdiri memberi hormat pada David.
" Tuan, apa ada yang bisa saya bantu.?" ucap Cindy, karena tidak mungkin David kekamarnya kalau tidak menyuruh Cindy.
"Kamar kamu nyaman ya, apa sebaiknya kamu pindah kamar pembantu.?" ucap David sambil melingkarkan tangan di dada nya dan bersandar di pintu.
Cindy hanya diam...dan David langsung pergi meninggalkan Cindy dan pergi ke kolam renang untuk berenang... setalah pintu di tutup Cindy menghabiskan supnya lalu merapikan barangnya, untuk pindah kekamar pembantu seperti yang di ucapkan David tadi.
Sambil membawa koper Cindy bertanya pada Bi Juwita dan bi Hanny di mana kamar yang masi kosong...sementara Bi Juwita dan bi Hanny bingung Napa istri tuanya pindah ke kamar pembantu.
"Nona, kenapa anda pindah kamar.?" tanya Bi Juwita ya memang tuan dan Cindy walau suami istri tidur mereka berpisah...tapi tidak mungkin Cindy tidur di kamar pembantu.
" tuan menyuruh saya pindah." ucap Cindy.
"Tapi nona tidak ada kamar." ucap bi Hanny.
" bibi mau tidak mengajak saya tidur.?" tanya Cindy pada Bi Juwita dan bi Hanny yang lagi bingung.
"Biar nona tidur di tempat saya, dan saya akan pindah ke kamar Juwita." ucap bi Hanny.
" maaf kan saya jadi merepotkan kalian disini." ucap Cindy menahan air matanya.
__ADS_1
Bersambung...