CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Aku hanya bisa diam...


__ADS_3

Suasana makan malam sangat ramai di sertain tawa dan tangis bayi... Shereen memang selalu ketawa melihat papi nya datang, Shereen yang lagi di gendong David serta Irwan yang lagi di gendong Cindy...


Arion tau bayi ya g di gendong Cindy mama nya itu adalah putra nya dengan Nita, tapi ia bersikap cuek dan tidak peduli sama Irwan anaknya itu.


"Kami sudah selesai makan, jadi silakan kalian kalau mau makan." ucap Jenni yang mengambil Shereen.


"Makasih ya mah sudah jaga Irwan." ucap Nita.


"Kamu sudah sama orang lain saja, Irwan kan juga cucu mama." ucap Cindy.


"Kalau gitu Nita kekamar dulu ya mah." ucap Nita lalu pergi.


Seluruh isu rumah ini semua cuek pada Arion... Nenek yang biasanya bicara pada Arion kini seakan Arion tidak ada.


"Papa, besok meeting dengan pak Hartono biar aku sama Rudy." ucap Arion.


"Om Rony sudah bertemu dengan tuan Hartono buat meeting hari ini karena besok pak Hartono ingin kejepang." ucap David.


"Baiklah kalau gitu besok aku dan Rudy akan pergi ke proyek kota Q bersama Rudy." ucap Arion.


"Itu teserah kamu." ucap David.


"Mama jadi kangen dan ingin kumpul biar besok mama undang Vina dan Vini serta Lusi sama Rony untuk kerumah." ucap nenek Linda.

__ADS_1


"Ide bagus itu mah." ucap Cindy.


"Kenapa harus besok mama... Kita sudah datang karena mau liat si baby Irwan." ucap Lusi yang baru tiba.


"Kamu, panjang umur sekali... Sudah makan.?" ucap nenek Linda.


"Belom nek, kita lapar." ucap Vina.


"Kamu sudah makan Ron.?" tanya nenek Linda pada mantu ya g super sibuk ini.


"Belom mah." jawab Rony... Memang diri nya sangat capek HBS meeting dengan pak Hartono.


Susana rumah nenek Linda saat ini sangat ramai... Terlihat di wajah nenek Linda yang begitu ceria walau sebenarnya hatinya masih memikirkan rumah tangga Arion dan Nita.


"Iya dan sudah di tanda tangani suratnya tadi." ucap Rony.


"Bagus... Besok kamu libur saja, karena Arion yang akan pergi ke kota Q bersama Rudy." ucap David.


"Baiklah." ucap Rony.


Rony, David, Jimmy dan arion pada ngobrol di depan kolam renang... sementara Vina, Vini dan Lusi serta Jenni Cindy dan nenek Linda kekamar Nita untuk melihat dede bayi serta Shereen.


"Lihat Dede Irwan menguap lucu sekali." ucap Vina yang gemes pada Irwan dan Shereen.

__ADS_1


"Kalian sudah akan lulus kuliah.?" tanya Jenni.


"Satu tahun lagi kami akan lulus kak." ucap Vini.


"Iya lulus ini Vini langsung merid." ucap Vina.


"Kamu kali yang akan merid duluan." ucap Vini.


"Wah...kayak nya Vina iri sama Vini yang karena sudah punya pacar duluan." ucap Jenni.


"Kak Jenni siapa yang iri, aku tidak iri." ucap Vina.


"bilang saja kamu iri." ucap Vini, tiba tiba handphonenya berdering.


"Pasti ntu telepon dari pacarnya si Roby." ucap Vina.


"Itu kan kamu iri sama Vini." ucap Jenni.


"Kak, Nita enak tidak punya suami kayak kak Arion.?" ucap Vina mengalikan pembicraan.


"kamu mengahlikan topik saja." ucap Lusi.


"Mama." ucap Vina.

__ADS_1


Nita ketawa dan terhibur sekali kehadiran Vina dan Vini membuatnya happy dan melupakan masalah di hatinya saat ini walau sempat gugup sama pertanyaan Vina tadi.


__ADS_2