CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
pergi kerumah sakit 2


__ADS_3

Sepanjang jalan pulang dari apotik dirinya berdoa... memang kehamilannya sangat di nantikan oleh nenek Widia, serta mertuanya... tapi Cindy takut bila David tidak mau mengakui anaknya. ( Ya...tuhan aku harus bagaimana ).


Saat Cindy tiba di rumah David yang baru akan berangkat kerja, bertemu Cindy di depan pintu rumahnya, Cindy melewati David yang lagi baru akan masuk ke dalam mobilnya. David melihat Cindy yang berjalan tanpa menghiraukan dirinya.


Apa yang wanita itu pikirkan.? ( batin David ).


David tidak perduli ia tetap masuk ke dalam mobil dan mengendarainya dengan santai... sementara Cindy sudah di kamar mandi di kamarnya, ia mengambil benda kecil tipis itu. mengikoti petunjuk yang disuruh di kotaknya itu.


Setelah Cindy menunggu beberapa menit...dirinya takut dan ragu melihat hasilnya...betapa terkejutnya Cindy melihat hasilnya yang menunjukan dua garis merah ( positif ) ya Cindy positif hamil.


"apa yang harus aku lakukan, apa aku harus bilang padanya.? apa aku lebih baik diam saja.?" gumam Cindy di depan cermin yang melihat dirinya sendiri..


tok...tok...tok...


bi henny mengetuk pintu kamar Cindy.


Cindy yang mendengar kamarnya di ketuk ia langsung membukakan pintu, melihat siapa yang mengetuk pintu.


ceklek...suara pintu di buka.

__ADS_1


"Bi Hanni ada apa bi.?" tanya Cindy.


"di bawah ada nyonya dan nyonya besar, nona." ucap bi Hanni.


"ooh...baiklah Bi aku akan turun." ucap Cindy lalu mengambil tasnya. lalu turun menemui mama mertuanya dan neneknya.


"Maaf ma, maaf nek Cindy lama." ucap Cindy.


"sudah tidak apa-apa sayang, kamu sudah siap.?" ucap nyonya Linda.


"sudah ma." jawab Cindy.


"Yasudah kalau gitu kita pergi sekarang saja, nenek sudah menelepon Bella, mengabari kita akan kesana." ucap nenek...karena rumah sakit milik menantunya Doni.


Dirinya bertanya pada Cindy setelah mendapat penjelasan dari Cindy dokter yang bernama Bella menyuruh Cindy baring di atas tempat tidur agar di periksa melalui alat USG...seorang suster menuangkan sebuah gel yang terasa dingin dinperut Cindy.


Setelah gel di taruh, baru la dokter meletakan alatnya memutar dan memutar benda itu di atas perut Cindy... saat sudah ketemu dia baru menekan tambol keybod yang terhubung dengan alatnya.


"ini janin nona Cindy, nyonya." ucap dokter Bella.

__ADS_1


"jadi mantu saya hamil.?" tanya nenek Widia dengan senang sekali.


"Iya nyonya usia kehamilannya sudah masuk hampir 3 bulan." ucap dokter Bella lanjut.


"Apa bayinya sehat dok.?" tanya nyonya Linda.


"Sehat...janinnya sehat nyonya...yang penting nona cindy jangan terlalu stres, jangan terlalu capek. jaga kesehatan." ucap dokter Bella.


"iya dokter tenang saja." ucap nenek Widia.


"karena Masi dalam kondisi rentang di usia kehamilan nona Cindy sekarang." sambung dokter Bella.


"iya dok..." ucap Cindy.


Lalu dokter Bella menulis resep vitamin buat Cindy... dan di terima oleh mama Linda.


setelah menebus vitamin yang di berikan oleh dokter, akhirnya mereka pergi meninggalkan rumah sakit tersebut.


sepanjang jalan Cindy hanya diam antara sedih dan senang semua sudah bercampur.

__ADS_1


"Cin...apa kamu mau makan sesuatu.?" tanya mama Linda.


Bersambung....


__ADS_2